Liputan6.com, Jakarta - Tren tantangan video "Terima Kasih Thailand" kian populer di kalangan wisatawan asing yang berbagi ringkasan liburan mereka di negara tersebut. Klip yang dimaksud mencantumkan semuanya, mulai dari makanan dan pijat hingga sakit perut dan pertemuan dengan monyet.
Melansir The Thaiger, Rabu, 25 Februari 2026, tantangan video dilaporkan dimulai akhir tahun lalu. Banyak klip yang difilmkan di bandara Thailand dan diunggah dengan keterangan yang merangkum perjalanan menggunakan daftar aktivitas lokal yang mereka alami.
Sebagian besar keterangan dimulai dengan, "Terima kasih, Thailand," diikuti jumlah orang yang bepergian, jumlah hari yang dihabiskan di Negeri Gajah Putih, dan pilihan pengalaman, sering disajikan sebagai ringkasan yang lucu. Banyak video menggunakan lagu Thank You for the Music milik ABBA.
Advertisement
Satu keluarga yang menghabiskan 21 hari di Thailand mengunggah klip mereka berpegangan tangan dan membungkuk di akun TikTok @martynaxx_sv. Keterangan videonya berbunyi, "Terima kasih, Thailand. Hari: 21 Perjalanan perahu yang menakutkan: 7 'Terlalu Pedas': tak terhingga Pijat: 12 Matahari terbenam: 2 Pad Thai: tak terhingga Hotel: 5 Pulau: 15 Khob Khun Ka: 1000+ Perjalanan 7-Eleven: 2x setiap hari Smoothie: tak terhingga Foto: 300.000 Kenangan seumur hidup."
Pengguna TikTok lainnya, @lucasollie, membagikan unggahan serupa dan menulis, "Terima kasih, Thailand. Hari: 12 Perut Thailand: tak terhingga Demam: 1 Perjalanan Grab: 230 Perjalanan perahu yang menakutkan: 7 Nasi ketan mangga: 51 7-Eleven: setiap hari Matahari terbenam: 12 Gigitan nyamuk: 15 Sunburns: 2 'Apakah ini pedas': 466 Serangan monyet: 5 Pengeluaran uang: Terlalu banyak Kenangan yang dibuat: tak terhingga."
Makanan dan Makanan Penutup Thailand
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/2363512/original/008314400_1537425631-Pedagang-Kaki-Lima-di-Bangkok5.jpg)
Merujuk tren tersebut, banyak turis menyoroti makanan dan makanan penutup Thailand, terutama Pad Thai dan mango sticky rice. Toko serba ada 7-Eleven juga sering disebutkan dalam unggahan.
Sementara beberapa video menyertakan referensi untuk transportasi yang mendebarkan, makanan pedas, dan sakit perut, banyak turis berakhir menikmati waktu mereka di Thailand dan menggambarkan perjalanan itu sebagai kenangan yang positif.
Warganet Thailand meninggalkan komentar di bawah video, berterima kasih pada pelancong yang telah datang dan mendorong mereka untuk kembali. Dalam cerita serupa yang dilaporkan Agustus lalu, sekelompok pria asing menjadi viral di antara pengguna internet Thailand setelah melakukan tantangan pertukaran pakaian di Bandara Internasional Phuket.
Advertisement
Wisatawan Asing di Thailand
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5483932/original/088368000_1769407052-000_9QR938.jpg)
Selain membagikan video mereka sendiri, para pria ini juga muncul di akun TikTok seorang wanita Thailand yang menyaksikan kejenakaan mereka dan menganggapnya lucu. Sebagian besar pakaian yang ditampilkan dalam video tampaknya telah dibeli di Thailand, termasuk celana pendek gajah, kemeja 7-Eleven, dan sarung bergaya Thailand.
Di sisi lain, wisatawan Tiongkok kini menyumbang sekitar seperempat dari kedatangan mingguan di Thailand, yang menggarisbawahi kembalinya pasar pariwisata terpenting negara tersebut.
Selama pekan yang berakhir pada 22 Februari, yang mencakup musim puncak perjalanan Tahun Baru Imlek, kunjungan turis China ke Thailand mencapai 23 persen, mendekati level sebelum pandemi dan naik dari hanya sembilan persen pada awal tahun 2026, menurut perhitungan Bloomberg berdasarkan data Kementerian Pariwisata Thailand, melansir The Strait Times.
Dampak Ketegangan Tiongkok-Jepang
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5489116/original/005486800_1769826255-red-lotus-lake-4676547_1280.jpg)
Meski kedatangan mingguan dari Tiongkok sedikit menurun, negara tersebut tetap menjadi sumber pengunjung terbesar Thailand selama tujuh minggu berturut-turut, dengan volume yang masih jauh di atas pengunjung dari Malaysia, yang memimpin pariwisata masuk selama sebagian besar tahun 2025.
Pemulihan ini sangat signifikan bagi Thailand, di mana pariwisata menyumbang sekitar seperlima dari output ekonomi. Negara ini berada di jalur yang tepat untuk menerima 40 juta pengunjung setiap tahun sebelum COVID-19, tapi belum sepenuhnya mendapatkan kembali momentum tersebut, sebagian karena perjalanan keluar negeri dari Tiongkok lebih lambat untuk kembali normal.
Penculikan seorang aktor Tiongkok di Thailand pada awal tahun 2025 membuat beberapa calon wisatawan enggan berkunjung ke negara tersebut.. Namun, Ketegangan geopolitik terkini antara Beijing dan Tokyo kembali membentuk pola perjalanan ke Negeri Gajah Putih.
Advertisement
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5226996/original/003118400_1747799527-Putin.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8528276/original/060137100_1782459682-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2026-06-26T143742.924.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8259258/original/056986600_1781493541-3549582318816429688.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/avatars/342404/original/077297200_1734360117-IMG_3333.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5513659/original/079563600_1772054533-Terima_Kasih_Thailand.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/1412040/original/046833700_1479720100-thailand.jpg)

:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8256534/original/027399300_1781161052-Vertical_500x656_-_Pentas_Bola_Dunia_2026__3_.png)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8260720/original/014464000_1781645481-HK9wcDqXAAAOMgO.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8389795/original/062452300_1782269925-inggris.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5476731/original/083749300_1768796381-000_936R8YN.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8309678/original/024525200_1782176074-AP26174009363435-Prancis.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8263769/original/046217200_1782009540-Jeremy_Doku.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8258188/original/054428500_1781325475-AP26164102653511.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8264097/original/098152700_1782090739-AP26172582885325.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4891677/original/000043600_1721008752-10_AP24196756280349.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8504143/original/019730100_1782424741-jerman.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8260740/original/033303400_1781654609-063_2281951293.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8380798/original/058541300_1782259430-Didier_Deschamps.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/934935/original/034536700_1437647124-AP_173328494831.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4053699/original/004680000_1655281227-pexels-dario-fernandez-ruz-6827322.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8338677/original/007228800_1782210512-61dnX_3f.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8305200/original/089109800_1782170597-dadan.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5564499/original/097351100_1776946494-1000723469.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/2523097/original/072242400_1544599817-thailand.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3516299/original/005494500_1626843346-20210721-Kasus-COVID-19-Thailand-1.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/2790050/original/050695300_1556343121-photo-1521017432531-fbd92d768814.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5378276/original/022019100_1760236620-sasun-bughdaryan-e11Oa3kvx4c-unsplash.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/thumbnails/8257214/original/084376100_1781231655-putri-mahkota-thailand-meninggal-dunia-usai-koma-3-tahun-lebih-cb7c49.jpg)