Liputan6.com, Jakarta - Resep puding susu 2 lapis menjadi pilihan favorit bagi pencinta hidangan manis yang ingin menyajikan dessert cantik sekaligus lezat di rumah. Puding susu dua lapis selalu menjadi primadona dessert karena teksturnya yang super lembut dan perpaduan visual yang menggoda selera.
Kudapan manis ini tidak hanya cocok sebagai camilan keluarga di sore hari, tetapi juga sangat menarik untuk dijadikan ide jualan atau suguhan acara spesial. Oleh karena itu, simak panduan lengkap resep puding susu 2 lapis dari Liputan6.com beserta tips rahasia agar tiap lapisannya menempel sempurna dalam pembahasan berikut ini, Sabtu (14/2/2026).Â
Resep Puding Susu 2 Lapis
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5502160/original/093627500_1770970440-Gemini_Generated_Image_a5n61xa5n61xa5n6.png)
Bahan Lapisan Coklat:
- 1 bungkus agar-agar bubuk cokelat
- 650 ml susu cair full cream
- 80 gram gula pasir
- 2 sdm coklat bubuk
- 40 gr dark compound chocolate/cokelat batang yang dicincang kasar
- Sejumput garam
Bahan Lapisan Vanila:
1 bungkus agar-agar bubuk plain
650 ml susu cair full cream
100 gram gula pasir
1 sdt pasta vanila atau ekstrak vanila
1 sdm tepung maizena
Cara Membuat Puding Susu 2 Lapis
Langkah 1: Membuat Lapisan Pertama (Cokelat)
1. Ambil panci, lalu masukkan agar-agar cokelat, gula, cokelat bubuk, dan sedikit garam. Aduk dulu semuanya saat masih kering supaya nanti tidak ada bagian yang menggumpal saat disiram susu.
2. Tuangkan susu cair secara bertahap sambil terus diaduk rata.
3. Nyalakan api sedang dan masak adonan puding. Begitu mulai hangat, masukkan potongan cokelat batang agar teksturnya lebih kaya.
4. Aduk terus sampai adonan benar-benar mendidih dan semua cokelat sudah larut sempurna.
5. Matikan api, lalu aduk sebentar untuk membuang uap panas yang berlebih. Setelah itu, tuang adonan ke dalam cetakan.
6. Biarkan di suhu ruang sekitar 15–20 menit. Pastikan permukaannya sudah cukup padat tapi bagian dalamnya masih terasa agak kenyal atau goyang saat disentuh. Hal ini penting supaya lapisan kedua nanti bisa menempel sempurna.
Langkah 2: Membuat Lapisan Kedua (Vanila)
1. Sambil menunggu lapisan cokelat tadi memadat, siapkan panci baru. Campur agar-agar plain (bening), gula pasir, dan susu cair.
2. Panaskan di atas kompor sambil terus diaduk. Pastikan adukan tetap stabil supaya susunya tidak pecah dan teksturnya tetap halus.
3. Saat adonan sudah mulai panas dan hampir mendidih, masukkan larutan maizena serta pasta vanila agar aroma dan teksturnya makin mantap.
4. Lanjutkan memasak sampai mendidih sempurna, lalu matikan api.
Langkah 3: Menggabungkan Lapisan Puding
1. Pastikan lapisan cokelat sudah cukup kuat untuk menahan beban adonan cair, namun jangan sampai benar-benar dingin atau keras karena akan membuat lapisan lepas saat dipotong.
2. Tuangkan adonan vanila secara perlahan menggunakan sendok sayur tepat di atas lapisan cokelat. Jangan langsung dituang dalam jumlah besar agar tidak merusak permukaan bawah.
Langkah 4: Pendinginan
1. Biarkan puding mendingin sepenuhnya di suhu ruang.
2. Setelah dingin, simpan di dalam kulkas (chiller) selama minimal 3-4 jam. Jangan simpan di dalam freezer karena kristal es yang terbentuk akan membuat puding cepat berair saat dikeluarkan.Â
Advertisement
Tips Rahasia agar Lapisan Puding Menempel Sempurna
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5502161/original/059968000_1770970441-Gemini_Generated_Image_2tis0q2tis0q2tis.png)
1. Perhatikan Waktu Penuangan yang Tepat
Tuangkan lapisan kedua saat permukaan lapisan pertama sudah mulai set atau berkulit, namun bagian dalamnya masih terasa agak goyang. Kondisi ini memungkinkan suhu panas dari adonan baru sedikit melelehkan permukaan bawah sehingga keduanya bisa mengunci dengan kuat dan tidak terpisah.
2. Gunakan Teknik Tusuk Garpu
Jika lapisan pertama terlanjur terlalu keras atau dingin, tusuk-tusuk permukaannya secara perlahan menggunakan ujung garpu di beberapa titik. Lubang-lubang kecil ini berfungsi sebagai jangkar agar adonan cair yang baru bisa meresap masuk dan mencengkeram lapisan bawah dengan lebih solid.
3. Tuang Perlahan dengan Sendok Sayur
Gunakan sendok sayur untuk menuangkan adonan kedua sedikit demi sedikit agar tekanan air tidak merusak atau menjebol lapisan pertama yang masih lembut. Teknik ini menjaga tampilan transisi warna tetap rapi sekaligus memastikan kedua tekstur menyatu secara merata di seluruh permukaan.
4. Pastikan Suhu Adonan Tetap Panas
Pastikan adonan lapisan kedua masih dalam kondisi panas saat akan dituang agar daya rekat alaminya bekerja maksimal pada lapisan bawah. Jika adonan sudah mulai dingin atau mengental di panci, kedua lapisan tersebut akan sulit menyatu dan sangat mudah lepas saat puding dipotong.
Pertanyaan Umum tentang Topik
1. Kenapa lapisan puding saya sering lepas saat dipotong?
Hal ini biasanya terjadi karena lapisan pertama sudah terlalu dingin atau keras sebelum lapisan kedua dituang. Pastikan menuang lapisan berikutnya saat permukaan bawah baru saja set atau berkulit agar keduanya menempel kuat.
2. Bagaimana cara mencegah puding agar tidak cepat berair?
Pastikan adonan dimasak sampai benar-benar mendidih sempurna untuk mengaktifkan fungsi agar-agar secara maksimal. Selain itu, tunggu uap panas hilang sebelum dimasukkan ke dalam kulkas agar tidak terjadi kondensasi air.
3. Bolehkah menggunakan susu kental manis sebagai pengganti susu cair?
Boleh, namun perlu dilarutkan dengan air sesuai takaran resep dan kurangi jumlah gula pasir agar tidak terlalu manis. Teksturnya mungkin akan sedikit berbeda, namun tetap bisa membentuk lapisan yang cantik.
4. Berapa lama waktu ideal menunggu antar lapisan?
Biasanya dibutuhkan waktu sekitar 5–10 menit di suhu ruang hingga permukaan cukup kuat menahan beban adonan baru. Jangan menunggu sampai benar-benar dingin agar daya rekat antar lapisan tetap terjaga.
5. Bagaimana cara mengeluarkan puding dari cetakan agar tidak hancur?
Gunakan bantuan tusuk gigi atau lidi di pinggiran cetakan untuk memberikan jalan masuk udara. Balikkan cetakan di atas piring datar secara perlahan agar puding meluncur turun dengan utuh tanpa pecah.
Advertisement
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8336960/original/043977000_1782207955-cek_fakta_-_bibit_Ikan_lele.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8968722/original/090452400_1782980277-cek_fakta_-_tenaga_pendamping_masyarakat.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5562012/original/067915900_1776772441-Cek_fakta_Anies_baswedan.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8810983/original/080616100_1782907341-cek_fakta_-_bibit_ayam_dan_ikan.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4934989/original/037764800_1725327628-pudding-702960_1280.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8256534/original/027399300_1781161052-Vertical_500x656_-_Pentas_Bola_Dunia_2026__3_.png)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5342603/original/068582000_1757396190-AP25248015186096.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9107326/original/029939500_1783043802-063_2284407272.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9102315/original/016806000_1783041300-063_2284404120.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9102311/original/030973200_1783041297-063_2284405483.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8369442/original/037177900_1782246021-Portugal_s_Cristiano_Ronaldo.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8397156/original/089293200_1782278283-AP26174690236290.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8442423/original/051297200_1782335693-063_2283164257.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9076838/original/076638200_1783028282-000_B8H386V.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9072363/original/048211400_1783026161-000_B9476UW.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9072362/original/069449700_1783026157-000_B94788B.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8411138/original/071923000_1782295017-leao.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3259337/original/097443000_1601975293-pudding-1107_1280.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/7594303/original/047691500_1780377312-Puding_Roti_Kopi_Kukus_Sederhana_dari_Roti_Tawar_Sisa_Enak_dan_Lembut.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/6490800/original/098124700_1779348802-12116119047807761776.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/6490698/original/005487200_1779348748-Untitled1.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5564254/original/056634300_1776931594-unnamed_-_2026-04-23T150357.409.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5502160/original/093627500_1770970440-Gemini_Generated_Image_a5n61xa5n61xa5n6.png)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5139695/original/039179000_1740120164-Puding_Roti_Tawar_Santan.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/2979293/original/099582700_1574844487-2.jpg)