Resep Dendeng Daging Sapi Balado Pedas, Enak, Tidak Alot, dan Praktis Ala Rumahan

0(0)

Kini Anda bisa membuat resep dendeng daging sapi balado pedas yang tidak alot, untuk menikmati kelezatan hidangan khas Minang ini.

Diterbitkan 05 Februari 2026, 21:00 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Berikan Rating Untuk Resep Ini

closecheck

Thanks For Rating!

Terima kasih sudah membantu banyak orang dengan ratingmu

Liputan6.com, Jakarta - Kelezatan dendeng daging sapi balado pedas tidak hanya terletak pada bumbunya yang khas, tetapi juga pada tekstur dagingnya yang renyah dan tidak alot. Hidangan ini merupakan cara tradisional masyarakat Minangkabau untuk mengawetkan daging sapi dengan proses pengeringan.

Dendeng balado adalah hidangan khas Padang, Sumatera Barat, yang terkenal dengan cita rasa pedas dan gurihnya. Kombinasi daging sapi kering yang renyah berpadu sempurna dengan balutan sambal balado yang menggugah selera, menjadikannya favorit banyak orang.

Mempelajari resep dendeng daging sapi balado pedas yang enak dan tidak alot,kini semakin mudah dilakukan di dapur Anda sendiri. Berikut Liputan6.com ulas lengkapnya melansir dari berbagai sumber, Kamis (05/02/2026).

Resep Dendeng Daging Sapi Balado Pedas yang Enak dan Praktis

Membuat dendeng daging sapi balado pedas yang enak dan tidak alot di rumah memerlukan perhatian pada pemilihan bahan dan proses memasak. Berikut adalah resep praktis ala rumahan yang bisa Anda coba.

Bahan Daging:

  • 500 gram daging sapi (disarankan bagian gandik/silverside)
  • 4 siung bawang merah
  • 2 siung bawang putih
  • 2 ruas jahe
  • 1 ruas kunyit
  • 1 batang serai, memarkan
  • 2 lembar daun salam
  • 2 lembar daun jeruk
  • 1 sendok teh ketumbar bubuk
  • 1/2 sendok teh garam
  • Air secukupnya (bisa diganti air kelapa untuk hasil lebih empuk)

Bahan Bumbu Balado:

  • 10-15 buah cabai merah keriting
  • 5-7 buah cabai merah besar (opsional, untuk warna)
  • 5-8 siung bawang merah
  • 2-5 siung bawang putih
  • 1 batang serai, memarkan
  • 2 cm lengkuas, memarkan
  • 2 lembar daun jeruk
  • 1/2 sendok teh garam
  • 1/2 sendok teh kaldu bubuk
  • 1 sendok teh gula pasir
  • 1 sendok makan air jeruk nipis (opsional, untuk kesegaran)
  • Minyak goreng secukupnya

Cara Membuat:

  1. Persiapan Daging: Pilih daging sapi tanpa lemak seperti bagian gandik atau silverside. Iris daging tipis-tipis (sekitar 1 cm) dan lebar, searah serat agar tidak mudah hancur. Untuk memudahkan pengirisan, daging bisa dibiarkan setengah beku di freezer terlebih dahulu.
  2. Merebus Daging: Rebus irisan daging sapi bersama bawang merah, bawang putih, jahe, kunyit, serai, lengkuas, daun salam, daun jeruk, ketumbar bubuk, dan garam hingga empuk. Perebusan tidak perlu terlalu lama, cukup sampai daging padat.
  3. Tiriskan dan Geprek: Setelah direbus, tiriskan daging hingga airnya benar-benar kering. Geprek daging menggunakan ulekan atau pemukul daging hingga pipih dan lebar secara perlahan.
  4. Menggoreng Daging: Sebelum digoreng, daging bisa dioven terlebih dahulu pada suhu 150 derajat Celsius selama 40 menit untuk menghilangkan kandungan airnya agar lebih renyah. Goreng daging yang sudah dipipihkan dalam minyak panas dengan api kecil hingga kering dan renyah. Angkat dan tiriskan.
  5. Membuat Bumbu Balado: Haluskan cabai merah keriting, cabai merah besar, bawang merah, dan bawang putih. Bumbu bisa diulek kasar untuk tekstur yang lebih otentik. Tambahkan air jeruk nipis saat mengulek cabai agar tidak cepat hitam.
  6. Menumis Bumbu Balado: Panaskan sedikit minyak sisa menggoreng daging. Tumis bumbu balado yang sudah dihaluskan bersama serai, lengkuas, dan daun jeruk hingga harum dan matang. Bumbui dengan garam, gula, dan kaldu bubuk. Koreksi rasa.
  7. Penyelesaian: Setelah bumbu balado matang, biarkan sedikit dingin. Masukkan dendeng sapi yang sudah digoreng ke dalam tumisan bumbu balado. Aduk rata hingga semua bagian dendeng terlumuri bumbu. Sajikan dendeng balado pedas dengan nasi hangat.

Tips Memasak Dendeng Daging Sapi Agar Tidak Alot

Untuk menghasilkan dendeng daging sapi balado pedas yang renyah dan tidak alot, ada beberapa tips penting yang perlu diperhatikan saat memasak.

  • Pemilihan Daging yang Tepat: Gunakan daging sapi tanpa lemak seperti bagian gandik (silverside) yang merupakan bagian terluar dari paha belakang. Daging ini memiliki serat yang pas dan tidak mudah hancur saat diolah.
  • Mengiris Daging dengan Benar: Iris daging tipis-tipis dan searah serat. Untuk memudahkan, bekukan daging di freezer hingga setengah beku sebelum diiris.
  • Perebusan yang Efektif: Rebus daging tidak perlu terlalu lama hingga sangat lembut, cukup sampai padat dan matang. Beberapa koki menyarankan merebus daging dengan air kelapa untuk membantu mengempukkan daging.
  • Pengeringan Optimal: Setelah direbus, tiriskan daging hingga benar-benar kering. Mengoven daging pada suhu rendah sebelum digoreng dapat membantu menghilangkan kadar air dan membuat hasilnya lebih renyah.
  • Proses Menggeprek: Geprek daging secara perlahan dan berulang kali hingga pipih dan lebar. Jangan terlalu keras agar daging tidak hancur, namun pastikan cukup tipis untuk tekstur renyah.
  • Teknik Menggoreng: Goreng dendeng dengan api kecil setelah dioven, dan jangan terlalu lama agar tidak menjadi alot. Angkat segera setelah berwarna kecoklatan dan terlihat renyah.
  • Pencampuran Sambal: Untuk menjaga kerenyahan dendeng, lumuri dendeng dengan sambal balado sesaat sebelum disajikan atau setelah sambal balado sudah dingin. Jika dicampur saat sambal masih panas, dendeng bisa menjadi lembek atau alot.

Variasi dan Penyajian Dendeng Daging Sapi Balado

Dendeng balado memiliki beberapa variasi, terutama dalam tekstur dan jenis sambalnya. Secara umum, terdapat dendeng kering dan dendeng lambok (basah), yang perbedaannya terletak pada cara memasak dan tekstur akhir.

Dendeng balado sendiri bisa memiliki tekstur tipis-kering atau tebal dan kenyal. Salah satu variasi populer adalah dendeng batokok. Dendeng batokok memiliki bahan dasar yang sama dengan dendeng balado, namun bumbu baladonya menggunakan cabai hijau yang diiris kasar.

Selain itu, daging sapi pada dendeng batokok dipukul-pukul dengan batu cobek setelah diiris tipis melebar agar lebih lembut. Dendeng balado sangat cocok disajikan sebagai lauk utama dengan nasi putih hangat. Hidangan ini juga sering dilengkapi dengan telur goreng atau beberapa jenis sayuran sebagai pelengkap.

FAQ

  1. Apa itu dendeng balado? Dendeng balado adalah hidangan khas Sumatera Barat berupa irisan daging sapi tipis yang digoreng kering dan dilumuri sambal balado pedas.
  2. Dari mana asal dendeng balado? Dendeng balado berasal dari Sumatera Barat, Indonesia, dan merupakan bagian dari tradisi kuliner Minangkabau.
  3. Bagaimana cara agar dendeng tidak alot? Untuk menghindari dendeng alot, pilih daging tanpa lemak, iris tipis searah serat, rebus tidak terlalu lama, geprek hingga pipih, dan goreng dengan api kecil.
  4. Bagian daging sapi apa yang cocok untuk dendeng? Bagian daging sapi gandik atau silverside sangat direkomendasikan karena tidak banyak lemak dan memiliki serat yang pas.
  5. Apakah dendeng balado bisa disimpan lama? Dendeng yang sudah digoreng kering dapat disimpan dalam wadah kedap udara, dan sambal balado sebaiknya dicampur sesaat sebelum disajikan agar tetap renyah.
  6. Apa perbedaan dendeng balado dan dendeng batokok? Dendeng balado umumnya menggunakan cabai merah, sedangkan dendeng batokok menggunakan cabai hijau dan dagingnya dipukul-pukul hingga lembut.
  7. Mengapa daging dendeng perlu digeprek? Daging dendeng perlu digeprek agar menjadi lebih tipis, lebar, dan renyah setelah digoreng, serta bumbu lebih mudah meresap.

Berikan Rating Untuk Resep Ini

closecheck

Thanks For Rating!

Terima kasih sudah membantu banyak orang dengan ratingmu