Liputan6.com, Jakarta - Resep kue dari tepung beras yang dikukus khas tradisional Indonesia selalu memiliki daya tarik tersendiri, memadukan cita rasa autentik dengan nilai budaya yang kaya. Salah satu bahan utama yang sering dijumpai dalam kreasi jajanan pasar adalah tepung beras, yang dikenal mampu menciptakan tekstur lembut dan kenyal yang khas pada hidangan. Penggunaan tepung beras dalam resep kue kukus sangat populer karena menghasilkan kudapan yang ringan dan mudah dicerna oleh tubuh.
Proses pengukusan juga berperan penting dalam menjaga kelembapan kue, menjadikannya alternatif camilan yang lebih sehat dan cocok untuk dinikmati dalam berbagai kesempatan, mulai dari acara keluarga hingga hidangan spesial.
Beragam kue dari tepung beras yang dikukus ini senantiasa berhasil memikat selera dengan keunikan rasanya. Bagi Anda yang tertarik untuk mencoba membuat sendiri hidangan lezat ini di rumah, berikut 5 resep kue dari tepung beras yang dikukus, dirangkum Liputan6.com dari berbagai sumber pada Jumat (30/1/2026).Â
Advertisement
1. Kue Mangkok Mekar
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5488313/original/085870700_1769746315-Pembersihan_Kepala_Lele__13_.jpg)
Kue mangkok adalah jajanan tradisional dengan bentuk mekar cantik, tekstur empuk, dan rasa manis lembut.
Bahan-Bahan
- Gula pasir
- Air
- Tape singkong
- Tepung beras
- Tepung terigu
- Ragi instan
- Baking powder
- Garam
- Daun pandan
- Pewarna makanan
Cara Membuat
- Rebus gula, air, daun pandan, dan garam hingga larut, lalu dinginkan.
- Haluskan tape singkong dan campurkan dengan tepung serta ragi.
- Tuang larutan gula hangat sedikit demi sedikit sambil diaduk.
- Diamkan adonan 30–60 menit hingga mengembang.
- Tambahkan baking powder dan pewarna, aduk rata.
- Kukus 15–20 menit dengan api besar hingga mekar.
Advertisement
2. Kue Apem Gula Merah
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5488314/original/087804400_1769746315-Pembersihan_Kepala_Lele__14_.jpg)
Kue apem gula merah memiliki rasa manis legit dengan tekstur lembut dan aroma khas.
Bahan-Bahan
- Tepung beras
- Tepung terigu
- Gula merah
- Santan
- Ragi instan
- Daun pandan
- Garam
- Kelapa parut
Cara Membuat
- Campur tepung beras, tepung terigu, dan ragi.
- Masak santan, gula merah, pandan, dan garam hingga panas.
- Tuang santan hangat ke adonan tepung, aduk hingga licin.
- Saring adonan dan diamkan 1 jam hingga mengembang.
- Kukus adonan dalam cetakan hingga matang.
3. Nagasari Pisang
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4931140/original/085829900_1724906277-Sebungkus_kue_nagasari_pisang.__Liputan6.comWikimedia_Commonsbolakeluarga_.jpg)
Nagasari adalah kue tradisional berisi pisang dengan tekstur lembut dan aroma daun pisang.
Bahan-Bahan
- Tepung beras
- Santan
- Gula pasir
- Garam
- Daun pandan
- Pisang kepok atau tanduk
- Daun pisang
Cara Membuat
- Kukus pisang hingga matang, potong-potong.
- Larutkan tepung beras dengan sebagian santan.
- Masak sisa santan, gula, garam, dan pandan.
- Masukkan larutan tepung dan aduk hingga kental.
- Bungkus adonan dan pisang dengan daun pisang.
- Kukus 30 menit hingga matang.
Advertisement
4. Kue Lapis Tepung Beras
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5480190/original/055314400_1769047307-Untitled_design__5_.jpg)
Kue lapis dikenal dengan lapisan warna-warni dan tekstur lembut kenyal.
Bahan-Bahan
- Tepung beras
- Tepung tapioka
- Gula pasir
- Santan
- Garam
- Vanili
- Daun pandan
- Pewarna makanan
Cara Membuat
- Masak santan, pandan, garam, dan vanili hingga mendidih.
- Campur tepung beras, tapioka, dan gula.
- Tuang santan hangat dan aduk hingga licin.
- Bagi adonan dan beri pewarna.
- Kukus adonan selapis demi selapis.
- Kukus terakhir 20–30 menit hingga matang.
5. Putu Ayu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5473687/original/068159300_1768452518-putu_ayu__2_.jpg)
Putu ayu adalah kue kukus hijau dengan rasa manis gurih dan taburan kelapa.
Bahan-Bahan
- Telur
- Gula pasir
- SP
- Tepung beras
- Tepung terigu
- Susu bubuk
- Santan
- Baking powder
- Pasta pandan
- Kelapa parut
Cara Membuat
- Kukus kelapa parut dengan sedikit garam.
- Kocok telur, gula, dan SP hingga mengembang.
- Masukkan bahan kering, aduk rata.
- Tambahkan santan dan pandan.
- Masukkan adonan ke cetakan berisi kelapa.
- Kukus 10–15 menit hingga matang.
Advertisement
Tips agar Hasil Maksimal
Kualitas bahan baku serta teknik pengukusan yang tepat merupakan faktor kunci yang sangat memengaruhi tekstur, rasa, dan tampilan akhir kue Anda. Mengikuti pedoman ini akan membantu Anda menciptakan kudapan yang lezat dan menarik.
- Perhatikan Kualitas Tepung Beras: Selalu gunakan tepung beras yang berkualitas baik dan pastikan masih baru untuk hasil terbaik. Tepung beras yang sudah lama atau berkualitas rendah dapat secara signifikan memengaruhi tekstur dan cita rasa akhir kue yang Anda buat. Tepung beras yang baik akan memberikan kelembutan dan kekenyalan yang diinginkan.
- Pastikan Ragi Aktif: Jika resep yang Anda ikuti menggunakan ragi instan, sangat penting untuk memastikan ragi tersebut masih aktif sebelum digunakan. Anda bisa mengujinya dengan mencampurkan sedikit ragi dengan air hangat dan sedikit gula; jika muncul busa, berarti ragi masih aktif dan siap digunakan. Ragi yang tidak aktif dapat menyebabkan kue tidak mengembang.
- Saring Adonan: Untuk mencapai tekstur kue yang benar-benar halus dan bebas dari gumpalan yang mengganggu, disarankan untuk menyaring adonan setelah semua bahan tercampur rata. Proses penyaringan ini akan menghilangkan partikel-partikel kasar atau gumpalan tepung yang mungkin masih ada. Hasilnya adalah kue dengan konsistensi yang lebih seragam.
- Panaskan Kukusan dengan Baik: Pastikan air dalam kukusan sudah mendidih sempurna dan menghasilkan uap yang banyak sebelum adonan kue dimasukkan ke dalamnya. Suhu kukusan yang stabil dan uap yang cukup adalah kunci agar kue dapat mengembang dengan sempurna dan matang merata. Jangan terburu-buru memasukkan adonan sebelum kukusan siap.
- Gunakan Tutup Kukusan Berbalut Kain: Untuk mencegah tetesan uap air jatuh kembali ke adonan kue, yang dapat menyebabkan kue menjadi bantat atau permukaannya tidak mulus, bungkuslah tutup kukusan dengan kain bersih. Ini adalah trik sederhana namun efektif untuk menjaga kualitas kue kukusan Anda. Kain akan menyerap kondensasi uap air.
- Jangan Membuka Kukusan Terlalu Sering: Hindari kebiasaan membuka tutup kukusan terlalu sering selama proses pengukusan, terutama pada tahap awal. Tindakan ini dapat menyebabkan suhu di dalam kukusan turun drastis, yang pada akhirnya akan menghambat proses pengembangan kue dan membuatnya tidak mekar sempurna. Biarkan kue matang tanpa gangguan.
- Dinginkan Sebelum Dipotong: Khusus untuk kue lapis, sangat disarankan untuk membiarkan kue dingin sepenuhnya sebelum Anda mulai memotongnya. Memotong kue saat masih dalam keadaan panas dapat merusak tekstur dan bentuk lapisan-lapisannya, sehingga tampilannya menjadi kurang menarik. Kesabaran adalah kunci untuk hasil yang rapi.
Pertanyaan dan Jawaban Seputar Topik
Apa ciri khas kue tradisional Indonesia seperti kue mangkok dan kue apem?
Kue tradisional Indonesia umumnya memiliki tekstur lembut, rasa manis alami, dan dibuat dengan cara dikukus menggunakan bahan sederhana seperti tepung beras, santan, dan gula.
Mengapa banyak kue tradisional menggunakan daun pisang?
Daun pisang memberikan aroma khas saat dikukus, menjaga kelembapan kue, serta berfungsi sebagai pembungkus alami yang ramah lingkungan.
Apa fungsi ragi pada kue mangkok dan kue apem?
Ragi berfungsi sebagai bahan pengembang yang membantu adonan mengembang sehingga menghasilkan tekstur empuk dan tampilan kue yang mekar atau berpori.
Mengapa kue lapis harus dikukus secara bertahap?
Pengukusan bertahap bertujuan agar setiap lapisan matang merata, menyatu dengan baik, dan menghasilkan tampilan lapisan yang rapi serta kenyal.
Apa keunggulan kue tradisional dibanding camilan modern?
Kue tradisional umumnya lebih minim bahan pengawet, menggunakan bahan alami, serta memiliki nilai budaya dan cita rasa khas daerah.
Advertisement
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3267613/original/079814300_1602679710-Kejahatan_Siber.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8471519/original/070085400_1782374653-Tugas__40_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8519902/original/067689300_1782446978-Tugas__41_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8262299/original/014349800_1781777647-Tugas__37_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/avatars/3812570/original/003638900_1721276093-11038741_663053793805693_2579242043740350740_n.png)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4027659/original/060342700_1652963536-white-rice-flour-small-bowl-with-rice-plant.jpg)

:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/avatars/1860538/original/012031000_1557478700-IMG_20190307_174224_257.jpg)

:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8256534/original/027399300_1781161052-Vertical_500x656_-_Pentas_Bola_Dunia_2026__3_.png)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8261539/original/051141200_1781743137-IMG-20260618-WA0008.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8625922/original/005183100_1782620553-063_2283651686.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8625483/original/070181900_1782619556-000_B8K37NR.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8479065/original/058215800_1782390523-afsel.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8315631/original/085066700_1782183105-AP26173665939735.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8621093/original/089503900_1782612244-063_2283639746.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8269025/original/029326100_1782119069-063_2281966729.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8620430/original/011957700_1782610877-000_B8JY4LY.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8620429/original/007432300_1782610876-000_B8JY7M2.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8322679/original/008420700_1782191790-Amine_Gouiri.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8615608/original/002262500_1782601852-063_2283621934.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8389880/original/043940700_1782270022-AP26174722689391.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5553360/original/056092100_1775962626-Gemini_Generated_Image_kf79rdkf79rdkf79.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8218085/original/041138200_1781077635-15475646451035007697.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5488313/original/085870700_1769746315-Pembersihan_Kepala_Lele__13_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8224529/original/025120400_1781084632-Gemini_Generated_Image_ibqb4ibqb4ibqb4i.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8207353/original/095395200_1781066064-jenang_jagung.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8126176/original/082284600_1780977744-1260898066122285218.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8123393/original/075647300_1780974549-17601106352046146748.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/7739764/original/078842100_1780546470-bcdec3fa-08b9-48ac-9373-4273ef4d9a8c.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/7745815/original/070180100_1780553256-41795ca0-f40a-487e-ab7c-3a741a10c501.jpg)