15 Kuliner Khas Indonesia Berbahan Dasar Singkong, dari Tradisional hingga Modern

Indonesia memiliki beragam kuliner khas berbahan dasar singkong yang melegenda. Dari getuk hingga keripik, rasakan kelezatan olahan singkong yang tak lekang oleh waktu dan bikin penasaran.

Diterbitkan 19 September 2025, 07:00 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta Indonesia dikenal sebagai negara dengan kekayaan kuliner yang melimpah, salah satunya berasal dari singkong. Bahan pangan sederhana ini tidak hanya menjadi sumber karbohidrat, tetapi juga telah lama diolah menjadi aneka jajanan tradisional yang melegenda. Singkong dapat diolah dengan cara digoreng, direbus, hingga dikukus, menghasilkan cita rasa yang khas dan disukai lintas generasi.

Di berbagai daerah, singkong bukan sekadar bahan makanan, melainkan bagian dari identitas budaya kuliner. Misalnya, di Gunung Kidul, Yogyakarta, singkong diolah menjadi tiwul yang sempat menjadi makanan pokok pengganti nasi. Di Jawa Tengah, getuk menjadi camilan wajib di pasar tradisional. Bahkan, di beberapa daerah lain, singkong diolah dengan inovasi modern seperti singkong keju dan kroket singkong.

Keberagaman olahan ini menunjukkan bahwa kuliner khas Indonesia berbahan dasar singkong mampu bertahan menghadapi zaman. Singkong tidak hanya menjadi pilihan karena murah dan mudah didapat, tetapi juga karena fleksibilitasnya untuk dijadikan hidangan gurih maupun manis. Mari kita telusuri lebih jauh ragam kuliner nusantara yang berbahan dasar singkong. Berikut ulasan Liputan6.com, Kamis (18/9/2025).

1. Getuk

Getuk adalah salah satu jajanan tradisional yang mudah ditemui di Jawa Tengah dan Yogyakarta. Singkong yang sudah dikukus kemudian ditumbuk hingga lembut, dicampur gula, lalu dibentuk sesuai selera. Varian populer antara lain getuk lindri dengan warna-warni cantik, getuk goreng khas Sokaraja, serta getuk trio dengan tiga warna berbeda.

2. Combro

Nama combro berasal dari singkatan “oncom dijero” atau oncom di dalam. Kudapan ini dibuat dari singkong parut yang dibumbui lalu diisi tumisan oncom pedas. Setelah itu, adonan digoreng hingga renyah di luar namun tetap lembut di dalam. Camilan ini gurih, pedas, dan pas disajikan hangat sebagai teman minum teh.

3. Misro

Misro mirip dengan combro, tetapi isinya berupa gula merah sisir. Saat digoreng, gula merah di dalamnya meleleh dan menghasilkan rasa manis legit. Perpaduan gurih dari singkong parut dan manisnya gula merah menjadikan misro salah satu camilan sederhana namun digemari.

4. Gatot

Kuliner khas dari Yogyakarta ini terbuat dari gaplek atau singkong kering. Proses pengolahannya cukup panjang karena gaplek perlu direndam, diiris tipis, lalu dikukus. Gatot biasanya disajikan dengan parutan kelapa dan gula, memberikan rasa manis-gurih sekaligus aroma khas singkong kering.

5. Sentiling

Jajanan pasar satu ini terbuat dari singkong parut yang diberi pewarna makanan sehingga tampil menarik. Setelah dikukus, sentiling biasanya disajikan dengan taburan kelapa parut. Teksturnya kenyal dan rasanya manis, membuatnya jadi favorit anak-anak.

6. Lemet

Lemet adalah camilan yang dibungkus daun pisang, berisi campuran singkong, kelapa parut, dan gula merah. Cara memasaknya dengan dikukus, menghasilkan aroma khas daun pisang yang menambah cita rasa. Kudapan ini kerap ditemukan di pasar tradisional atau penjual tenongan pagi hari.

7. Tiwul Manis

Tiwul semula dikenal sebagai makanan pokok pengganti nasi, terutama di daerah Gunung Kidul. Kini, tiwul juga diolah menjadi camilan manis dengan tambahan gula merah cair. Teksturnya kenyal dengan rasa manis yang ringan, cocok untuk disantap sore hari.

8. Sawut

Sawut dibuat dari singkong yang diparut kasar lalu dikukus bersama gula merah. Setelah matang, biasanya ditambahkan taburan kelapa parut. Rasanya sederhana namun mengenyangkan, sering dijadikan camilan tradisional saat sarapan.

9. Kue Koyabu

Kue tradisional khas Manado ini terbuat dari singkong parut yang dibungkus daun pisang berbentuk segitiga. Isiannya berupa gula merah, mirip dengan lemet, tetapi teksturnya lebih pulen. Kudapan ini menghadirkan perpaduan rasa manis dan gurih yang pas.

10. Kue Mata Roda

Kue ini cukup unik karena di tengah singkong parut terdapat potongan pisang. Setelah dikukus, kue disajikan dengan taburan kelapa parut. Bentuknya yang menarik membuat mata roda sering disajikan dalam acara keluarga atau hajatan.

11. Apem Singkong

Apem biasanya dibuat dari tepung beras, tetapi ada juga versi singkong. Singkong yang sudah diparut dicampur dengan tape singkong dan adonan lainnya, lalu difermentasi sebentar. Hasilnya adalah kue empuk dengan rasa sedikit asam manis.

12. Ongol-Ongol Singkong

Meski biasanya dibuat dari tepung sagu, ongol-ongol juga bisa dibuat dari singkong parut. Teksturnya kenyal dengan cita rasa manis. Sebelum disajikan, permukaannya dilumuri parutan kelapa agar semakin gurih.

13. Singkong Keju

Inovasi modern dari camilan tradisional, singkong keju menjadi favorit anak muda. Singkong direbus, digoreng, lalu diberi taburan keju parut. Rasanya gurih, lembut, dengan sensasi renyah di luar.

14. Bubur Singkong

Olahan sederhana namun menghangatkan ini dibuat dari singkong halus yang dimasak dengan santan dan gula. Disajikan dengan kelapa parut, bubur singkong pas disantap saat cuaca dingin.

15. Keripik Singkong

Siapa yang tidak kenal keripik singkong? Camilan ini sudah mendunia. Singkong diiris tipis lalu digoreng garing, kemudian diberi bumbu berbagai rasa seperti pedas, keju, hingga balado. Keripik singkong juga populer sebagai oleh-oleh khas dari berbagai daerah.

 

FAQ seputar Kuliner Berbahan Singkong

1. Apa saja contoh kuliner khas Indonesia berbahan dasar singkong?

Beberapa di antaranya adalah getuk, combro, misro, tiwul, sawut, keripik singkong, hingga singkong keju.

2. Mengapa singkong banyak dijadikan makanan tradisional?

Karena singkong mudah didapat, murah, dan bisa diolah menjadi berbagai jenis makanan manis maupun gurih.

3. Apakah singkong sehat untuk dikonsumsi?

Ya, singkong mengandung karbohidrat, serat, dan beberapa vitamin. Namun, tetap perlu dikonsumsi dalam jumlah wajar.

4. Apakah kuliner berbahan singkong hanya ada di Jawa?

Tidak. Singkong diolah di hampir seluruh wilayah Indonesia, misalnya kue koyabu dari Manado atau tape singkong yang ada di banyak daerah.

5. Bisakah kuliner singkong dijadikan usaha?

Tentu saja. Banyak camilan berbahan singkong yang memiliki nilai jual tinggi, seperti keripik singkong, singkong keju, dan combro.