Liputan6.com, Jakarta - Seorang turis asal Jerman ditahan di Iran dan dituduh "memata-matai wilayah sensitif" negara tersebut di tengah perang dengan Israel, menurut kantor berita Tasnim, pekan lalu. Tersangka mata-mata itu ditangkap saat bersepeda melalui zona keamanan terbatas di Provinsi Markazi.
Kantor berita Tasnim melaporkan, dikutip dari Euronews, Rabu, 25 April 2025, bahwa pria tersebut memasuki Iran sekitar waktu serangan udara Israel dimulai. Garda Revolusi Iran dilaporkan telah menangkap 22 orang di kota Qom, menuduh mereka jadi mata-mata untuk Israel.
"Dua puluh dua orang diidentifikasi dan ditahan karena diduga terkait dinas intelijen Zionis dan karena mengobarkan keresahan publik," kata kantor berita Fars dan dikutip oleh kantor berita Portugis Lusa.
Advertisement
Selama seminggu terakhir, otoritas Iran diyakini telah mengeksekusi beberapa orang yang dituduh sebagai mata-mata Israel. Sejak dimulainya operasi militer Israel, 13 orang dilaporkan telah dieksekusi.
Penahanan terhadap Turis
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5262850/original/063006700_1750755532-20250624-Serangan_Iran-AP_1.jpg)
Dalam beberapa tahun terakhir, tujuh warga negara Prancis telah ditahan otoritas Iran, dengan dua orang masih ditahan. Pada Sabtu, 21 Juni 2025, Presiden Prancis Emmanuel Macron mengatakan bahwa ia telah berbicara dengan mitranya dari Iran melalui telepon, menuntut pembebasan segera kedua tahanan yang tersisa.
"Saya tegaskan kembali tuntutan tegas saya: Cécile Kohler dan Jacques Paris harus dibebaskan. Penahanan mereka yang tidak manusiawi, tidak adil. Saya berharap mereka segera kembali ke Prancis," kata Macron.
Ia juga menyuarakan "kekhawatiran mendalam" atas ambisi nuklir Iran. "Posisi saya tetap jelas: Iran tidak boleh diizinkan memperoleh senjata nuklir, dan harus memberi jaminan penuh bahwa niatnya damai. Saya yakin ada jalan untuk mengakhiri perang dan menghindari risiko lebih besar. Untuk itu, Prancis dan mitra Eropanya akan meningkatkan negosiasi dengan Iran," tulis Macron di X.
Cécile Kohler dan pasangannya, Jacques Paris, ditangkap pada 2022 saat berkunjung ke Iran untuk berwisata. Teheran menuduh mereka melakukan spionase, tuduhan yang dibantah keras keluarga mereka.
Advertisement
Pembebasan Turis
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5262854/original/070773700_1750755558-20250624-Serangan_Iran-AP_5.jpg)
Pada Maret 2025, lapor BBC, seorang turis Prancis, Olivier Grondeau, yang ditahan otoritas Iran selama lebih dari dua tahun telah dibebaskan dan dipulangkan ke Prancis, Grondeau ditangkap di Iran selatan pada Oktober 2022 dan dijatuhi hukuman lima tahun penjara karena "berkonspirasi melawan republik Islam." Keluarganya selalu membantah tuduhan tersebut.
Rezim Iran telah menangkap banyak turis dan warga negara ganda dalam beberapa tahun terakhir, sebagian besar atas tuduhan mata-mata dan keamanan nasional. Menteri Luar Negeri Prancis Jean-Noel Barrot mengunggah foto Grondeau di pesawat saat kembali ke rumah.
"Setelah disandera di Iran selama 887 hari, ia telah dipertemukan kembali dengan keluarganya, orang-orang terkasih, dan negaranya. Ini melegakan sekali," tulisnya. Berbicara di depan umum untuk pertama kalinya sejak penangkapannya, Grondeau mengatakan bahwa ia "disandera" pihak berwenang.
Keluarganya menggambarkannya sebagai penggemar berat puisi Persia yang telah melakukan perjalanan ke Iran dengan visa turis sebagai bagian dari tur keliling dunia.
Fokus Kembali ke Gaza
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5226456/original/049528700_1747736688-20250520-Israel-AFP_4.jpg)
Sementara itu, militer Israel mengatakan pada Selasa, 24 Juni 2025, bahwa mereka mengalihkan fokusnya kembali ke Gaza setelah perjanjian gencatan senjata dengan Iran.
"Kami telah menyelesaikan fase yang signifikan, tapi kampanye melawan Iran belum berakhir. Kami memasuki fase baru berdasarkan pencapaian fase saat ini," kata Kepala Staf Angkatan Darat Eyal Zamir dalam penilaian situasional seperti dikutip kanal Global Liputan6.com dari Anadolu Agency, Rabu.
Eyal Zamir mengklaim, Israel telah berhasil menunda program nuklir Iran selama bertahun-tahun. "Sekarang fokusnya beralih kembali ke Gaza, untuk membawa pulang para sandera dan membubarkan rezim Hamas. Saya bangga memiliki hak istimewa untuk memimpin organisasi tersebut selama periode ini."
Gencatan senjata Israel dan Iran─yang diusulkan Amerika Serikat (AS)─mulai berlaku pada Selasa dini hari, 24 Juni 2025, setelah 12 hari pertempuran udara antara Israel dan Iran sejak 13 Juni 2025.
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5255319/original/048910700_1750155869-1080x1080_01__1_.jpg)
Advertisement
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5463779/original/049305200_1767670885-Screenshot_2026-01-06_103951.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4919749/original/034086800_1723781524-000_36EC7XK.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8208033/original/056349800_1781066890-063_2280813255.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3267613/original/079814300_1602679710-Kejahatan_Siber.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/avatars/342404/original/077297200_1734360117-IMG_3333.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4704625/original/091597300_1704245593-male-cyclist-sitting-bicycle-beautiful-night-sky_1_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/1411708/original/048619800_1479708636-Iran.jpg)

:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8256534/original/027399300_1781161052-Vertical_500x656_-_Pentas_Bola_Dunia_2026__3_.png)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8260379/original/084688000_1781589230-tj_verde.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8259296/original/035877100_1781495343-_____________FIFAWorldCup.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8621898/original/023575700_1782614127-063_2283622576.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5540345/original/069396100_1774710516-jerman.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8560764/original/057361200_1782508647-000_B8GJ8DG.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8618866/original/035352900_1782607831-063_2283624619.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5243047/original/051478600_1749093312-AP25155771563061.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3529388/original/056973400_1627972342-000_9767F7.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8260382/original/054470700_1781590662-063_2281748273.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8261539/original/051141200_1781743137-IMG-20260618-WA0008.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8625922/original/005183100_1782620553-063_2283651686.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8625483/original/070181900_1782619556-000_B8K37NR.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8262362/original/004312800_1781781844-3.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8041615/original/089158800_1780883975-Screenshot_2026-06-08_085824.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/6901408/original/072734100_1779672067-Untitled.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5546340/original/050246100_1775287307-7.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8594524/original/094588600_1782563810-WhatsApp_Image_2026-06-27_at_18.02.06.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8578726/original/087210500_1782537285-063_2283517405.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8578725/original/075292300_1782537284-063_2283517529.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4721214/original/094318300_1705710833-fotor-ai-202401207334.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/916085/original/009668100_1435788780-Cover.jpg)