Perubahan Iklim dan Air Bersih: Mengatasi Krisis yang Semakin Meningkat

Perubahan iklim memengaruhi ketersediaan dan kualitas air melalui curah hujan yang tidak menentu, pencairan es, kenaikan permukaan laut, dan cuaca ekstrem, yang memperburuk kelangkaan air dan meningkatkan polusi. Sekitar dua miliar orang kekurangan akses air bersih, dan permintaan untuk air tawar terus meningkat, terutama untuk pertanian. Lalu bagaimana solusi praktis dan kebijakan adaptasi untuk memastikan ketahanan air di tengah dampak perubahan iklim?

Diperbarui 19 Maret 2025, 16:09 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta Perubahan iklim memengaruhi ketersediaan dan kualitas air melalui curah hujan yang tidak menentu, pencairan es, kenaikan permukaan laut, dan cuaca ekstrem, yang memperburuk kelangkaan air dan meningkatkan polusi. Sekitar dua miliar orang kekurangan akses air bersih, dan permintaan untuk air tawar terus meningkat, terutama untuk pertanian. Lalu bagaimana solusi praktis dan kebijakan adaptasi untuk memastikan ketahanan air di tengah dampak perubahan iklim?