Sukses

Gado-Gado dan Pecel Indonesia Masuk Daftar 50 Salad Terbaik di Dunia

Gado-gado dan pecel berhasil bertengger di posisi atas, mengalahkan berbagai sajian salad dari negara lain.

Liputan6.com, Jakarta - Ada banyak makanan khas Indonesia yang bahan utamanya sayur-sayuran, seperti gado-gado dan pecel. Kedua makanan ini biasanya disantap dengan limpahan bumbu kacang gurih-manis. Bagi yang suka pedas, tentunya selalu menambahkan cabai saat mengolah bumbu makanan tersebut.

Dua makanan tradisional ini memang membuat siapa saja tergoda untuk menikmatinya. Tidak heran mereka berhasil masuk daftar 50 Salad Terbaik di Dunia versi laman ulasan makanan terkemuka, TasteAtlas, yang diumumkan pada Juli 2022, mengutip akun Instagram pihaknya.

Kedua makanan ini berhasil bertengger di posisi atas, mengalahkan berbagai sajian salad dari negara lain. Pecel menempati urutan ke-13 sebagai Salad Terbaik di Dunia dengan skor 4,38. Skor atau penilaian ini berdasarkan pilihan audiens TasteAtlas yang mengirimkan pilihan ke akun Instagram resmi TasteAlas.  Penilaian ini bersifat dinamis dan bisa saja berubah di bulan mendatang.

Pecel sendiri merupakan makanan khas Jawa ini terkenal dengan bumbu kacang yang menggoda selera. Pecel lengkap umumnya disajikan dengan berbagai macam sayuran, seperti taoge, kacang panjang, mentimun, kemangi, kecipir, dan lain sebagainya. Ada juga yang menambahkan tempe dan tahu untuk memperkaya rasa dan isian.

Berikutnya, gado-gado berhasil menempati urutan ke-24 dengan skor 4,17. Makanan khas Jakarta ini berisi berbagai sayuran yang direbus, irisan telur, tahu, tempe, lengkap dengan kerupuk. 

Gado-gado juga disajikan dengan sambal kacang layaknya pecel dan ditambah taburan bawang goreng. Gado-gado semakin nikmat dan mengenyangkan bila disantap dengan lontong maupun nasi putih.

 

* Fakta atau Hoaks? Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor Cek Fakta Liputan6.com 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.

* Follow Official WhatsApp Channel Liputan6.com untuk mendapatkan berita-berita terkini dengan mengklik tautan ini.

2 dari 4 halaman

Apa Salad Terbaik di Dunia?

Sementara itu, posisi pertama ditempati ovcharska salad dari Bulgaria dengan skor 4,67. Warna salad dingin yang populer di seluruh Eropa Tenggara ini mengingatkan pada bendera Bulgaria: putih, hijau, dan merah. Bahan utamanya adalah timun, tomat, bawang merah, lada, keju, dan terkadang ditambah jamur, serta telur.

Urutan kedua diraih dakos. Dakos sendiri termasuk kategori kuliner klasik dari Yunani karena sudah eksis sejak lama. Meski namanya salad, dakos menggunakan bahan dasar roti kering yang sudah direndam dengan minyak zaitun.

Itu lalu disajikan dengan irisan tomat segar, keju feta, dan aneka bahan tambahan lain. Rasanya sangat menyegarkan dan bisa membuat perut kenyang karena ada karbohidratnya.

Posisi ketiga diraih goma wakame dari Jepang. Goma wakame adalah salad rumput laut yang dicampur dengan bumbu khas, yakni kecap asin dan minyak wijen. Wakame sendiri merupakan jenis rumput laut yang umum diolah sebagai makanan pendamping di Jepang.

 

* BACA BERITA TERKINI LAINNYA DI GOOGLE NEWS

3 dari 4 halaman

Daftar 50 Salad Terbaik

Daftar 50 Salad Terbaik di Dunia Juli 2022 versi TasteAtlas

1. Ovcharska Salad (Bulgaria)

2. Dakos (Yunani)

3. Goma Wakame (Jepang)

4. Mechouia Salad Tunisia)

5. Salata de Rosji (Rumania)

6. Snezhanka Salad (Bulgaria)

7. Shopska Salad (Bulgaria)

8. Poke (Amerika Serikat)

9. Fattoush (Lebanon)

10. Greek Salad (Yunani)

11. Salata Orientala (Rumania)

12. Piyaz (Turki)

13. Pecel (Indonesia)

14. Mizeria (Polandia)

15. Patatosalata (Yunani)

16. Papa a la Huancaina (Peru)

17. Kyopolou (Bulgaria)

18. Surówka z Białej Kapusty (Polandia)

19. Panzanella (Italia)

20. Kisir (Turki)

21. Treska (Slovakia)

22. Salade Lyonnaise (Prancis)

23. Tabbouleh (Lebanon)

24. Gado-Gado (Indonesia)

25. Ardel Copti (Rumania)

26. Askordoulakous (Yunani)

27. Salada de Malonese (Brasil)

28. Surowka z Marchewski (Polandia)

29. Pantzarosalata (Yunani)

30. Kartoffesalat(Jerman)

31. Houria (Tunisia)

32. Caprese Salad (Italia)

33. Safatka Ziemniaczana (Polandia)

34. Salatka Wiosenna (Polandia)

35. Salata de Sfecla (Rumania)

36. Sapicao (Brasil)

37. Oivier Salad (Rusia)

38. Tonosalata (Yunani)

39. Lahanosalata (Yunani)

40. Samizotu Salarasi (Turki)

41. Zaalouk (Tunisia)

42, Som Tam (Thailand)

43. Horta (Yunani)

44. Huzarensalade (Belanda)

45. Cwikia (Polandia)

46. Salade Nicoise (Prancis)

47. Caesar Salad (Meksiko)

48. Waldorf Salad (Amerika Serikat)

49. Cobb Salad (Amerika Serikat)

50. Israeli Salad (Salad)

4 dari 4 halaman

Prestasi Indonesia Sebelumnya

Makanan khas Indonesia lainnya yang sudah mendunia adalah kue putu. Belum lama ini, kue putu masuk dalam daftar 100 Kue Terpopuler di Dunia dan 100 Kue Terbaik di Dunia, juga versi TasteAtlas.

Kue putu berada di peringkat 86 dalam daftar Kue Terpopuler di Dunia, dan 52 untuk 100 Kue Terbaik di Dunia. "Adonan (kue putu) secara tradisional dikukus dalam tabung bambu, sementara bagian tengah kue diisi gula aren. Saat dikukus, kue ini biasanya ditaburi kelapa parut segar," tulis Taste Atlas yang dikutip dari laman resmi mereka.

 

Kue putu biasanya dijajakan saat matahari mulai terbenam hingga larut malam. Penjualnya memutari perumahan menggunakan gerobak dan punya suara melengking yang sangat khas saat kue dimasak. Bunyi tersebut berasal dari uap yang dihasilkan selama proses memasak.

Melansir kanal Jateng Liputan6.com, kue putu merupakan hasil percampuran dari budaya Tiongkok. Kue putu ditemukan pada zaman dinasti Ming. Di negara asalnya, kue ini disebut kue Xian Roe Xiao Long yang bermakna kue kukus dengan isian kacang hijau dalam cetakan bambu. Di Indonesia, kue ini telah dimodifikasi.

Tidak hanya kue putu, kue lapis juga masuk dalam 100 Kue Terpopuler di Dunia. Kue yang umumnya berwarna-warni ini berada di peringkat 70.

"Kue lapis adalah makanan penutup tradisional Indonesia yang juga populer di Malaysia, Suriname, Brunei, dan Singapura. Kue ini biasanya disiapkan seperti puding berlapis lembap yang terdiri dari tepung beras, sagu, gula, garam, santan, dan pewarna makanan merah, hijau, atau merah muda," tulis TasteAtlas.

* Fakta atau Hoaks? Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor Cek Fakta Liputan6.com 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.