Sukses

Bermanfaat Buat Kesehatan tapi Berbau Busuk, Ilmuwan Jepang Ciptakan Natto Tanpa Bau Menyengat

Liputan6.com, Jakarta - Natto merupakan makanan tradisional khas Jepang yang terbuat dari fermentasi kacang kedelai. Proses pembuatannya meliputi tahap perendaman, pemasakan, inokulasi dengan starter, dan inkubasi selama 48 jam.

Masyarakat Indonesia mungkin belum begitu familiar dengan Natto. Namun makanan yang memiliki tekstur yang berlendir, lengket, dan berserabut ini termasuk disukai di Jepang.

Natto biasanya disantap dengan tambahan kecap, mustard, daun bawang atau bumbu lainnya dan disajikan dengan nasi. Bagi Anda yang belum terbiasa mungkin akan sedikit terganggu dengan baunya yang khas serta agak menyengat ke hidung.

Baru-baru ini Natto sedang menjadi viral di media sosial TikTok karena banyak yang mencoba memakan natto dan mereview rasanya. Tak sedikit yang beberapa kali menahan mual karena ingin muntah lantaran baunya yang tak sedap dan menyengat.

Meski termasuk makanan yang disukai, bukan berarti orang Jepang tidak terganggung dengan aroma Natto yang menyengat. Melansir laman merdeka.com, beberapa orang bahkan menyebut aroma Natto sangat busuk seperti bau kaki. Ilmuwan di sana pun menemukan cara untuk menciptakan Natto tanpa bau kaki tersebut.

Para ilmuwan memanfaatkan bakteri dari debu China (yellow dust) untuk membuat Natto tanpa bau menyengat namun rasanya tetap sama. Yellow dust sendiri merupakan debu yang berasal dari China bagian utara selama musim semi.

Angin membawa pasir dan debu tersebut sampai bermil-mil jauhnya. Yellow dust bahkan bisa mencapai sebagian daerah Jepang dan pesisir Korea.

 

* Fakta atau Hoaks? Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor Cek Fakta Liputan6.com 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.

2 dari 4 halaman

Resep Baru

"Ada organisme mikroskopis yang ditemukan dalam debu China yang mirip dengan bahan yang ditambahkan dalam kedelai untuk proses dekomposisi," jelas Teruya Maki, asisten profesor dari Kanazawa University, dikutip dari NY Daily.

Natto tanpa bau kaki tersebut kemudian diberi nama Sky Natto. Menurut ilmuwan, penemuan ini akan bermanfaat bagi orang yang selama ini tidak bisa menikmati Natto karena membenci baunya.

Maki dan tim peneliti lain kemudian mendesak pabrik Natto setempat untuk mengadopsi resep baru dan memproduksi Sky Natto. Sky Natto nantinya akan dijual di kampus dan tetap dipantau angka penjualannya."Rasanya tetap sama seperti Natto pada umumnya, hanya aromanya yang tidak terlalu menyengat. Nutrisi yang ada di dalamnya, seperti magnesium dan kalsium, juga tetap bisa dinikmati," ungkap Maki.

Di sisi lain, Meski memiliki aroma tak sedap, Natto mengandung banyak nutrisi yang penting bagi kesehatan tubuh.Natto dikenal sangat bergizi karena menjalani proses fermentasi dan mengandung probiotik.

Probiotik adalah bakteri baik yang memberikan berbagai macam manfaat untuk kesehatan. Salah satu manfaat tersebut membuat makanan lebih mudah dicerna agar lebih mudah bagi usus untuk menyerap nutrisinya.

3 dari 4 halaman

Manfaat Natto

Bukan itu saja, Natto juga baik bagi kesehatan tulang agar lebih kuat, menjaga kesehatan jantung hingga meningkatkan sistem kekebalan pada tubuh. Melansir kanal Citizen6 Liputan6.com, setidaknya ada lima manfaat Natto bagi kesehatan tubuh yang dilansir dari healthline.

1. Meningkatkan Sistem Pencernaan

Natto mengandung probiotik yang mampu berperan sebagai pertahanan pertama untuk usus Anda terhadap racun dan bakteri yang berbahaya. Para peneliti mengungkapkan bahwa bakteri probiotik dapat membantu mengurangi gas, sembelit, diare dan kembung, serta gejala radang usus.

2. Tulang Jadi Lebih Kuat

Natto mengandung beberapa nutrisi yang berkontribusi pada kesehatan tulang. Selain itu, Natto merupakan salah satu tumbuhan vitamin K2 yang langka. Vitamin K2 memainkan peran penting dalam kesehatan tulang dengan mengaktifkan protein untuk tulang yang membantu membawa kalsium ke dalam tulang Anda.

Studi menunjukkan bahwa vitamin K2 bisa memperlambat hilangnya kekuatan pada tulang akibat penuaan usia dan Natto juga dapat mengurangi risiko patah tulang.

4 dari 4 halaman

3. Menjaga Kesehatan Jantung

Natto juga dapat menjaga kesehatan jantung. Natto mengandung serat dan probiotik yang keduanya bisa membantu mengurangi kadar kolesterol. Selanjutnya, fermentasi Natto juga menghasilkan nattokinase, sejenis enzim yang membantu melarutkan gumpalan darah. Selain itu, peneliti Jepang melaporkan bahwa Natto dapat membantu menurunkan tekanan darah dan membantu mengontrol tekanan darah.

Selain memperkuat tulang, vitamin K2 dalam Natto juga membantu mencegah penumpukan kalsium di arteri Anda. Vitamin K2 yang dikonsumsi per hari akan membantu penurunan risiko penyakit jantung sebesar 9 persen.

4. Meningkatkan Sistem Kekebalan Tubuh

Selain itu, Natto mengandung beberapa nutrisi yang dapat membantu memperkuat sistem kekebalan tubuh Anda. Makanan kaya probiotik seperti Natto berkontribusi untuk membantu mencegah pertumbuhan bakteri berbahaya.

Natto bahkan dapat meningkatkan produksi antibodi pada tubuh Anda, mengurangi risiko infeksi dan dapat membantu Anda kembali fit lebih cepat jika Anda sakit. Selain kandungan probiotiknya yang tinggi, Natto kaya akan vitamin C, zat besi, dan tembaga yang semuanya berperan penting dalam fungsi kekebalan tubuh.

5. Kaya Nutrisi

Natto mengandung banyak nutrisi yang penting bagi kesehatan yang optimal. Natto dikenal sangat bergizi karena menjalani proses fermentasi dan mengandung probiotik. Probiotik merupakan bakteri baik yang memberikan berbagai macam manfaat untuk kesehatan. Salah satu manfaat tersebut membuat makanan lebih mudah dicerna agar lebih mudah bagi usus untuk menyerap nutrisinya.