Sukses

Hian Tjen Ungkap Detail Gaun Pengantin Eva Celia yang Sudah Dipesan Sejak Tahun Lalu

Liputan6.com, Jakarta - Anak pertama Sophia Latjuba dan Indra Lesmana, Eva Celia resmi mengikat janji suci dengan tunangannya, Demas Narawangsa. Pernikahan berlangsung di Gereja Katedral, Jakarta Pusat, Jumat, 3 Juni 2022.

Pernikahan Eva Celia dan Demas Narawangsa hanya dihadiri keluarga dan kerabat terdekat. Meski begitu prosesi pernikahan tetap berlangsung khidmat bagi kedua mempelai. Eva terlihat tampil anggun dalam balutan gaun pengantin bernuansa putih rancangan desainer Hian Tjen.

Desainer itu sebelumnya juga bertanggung jawab atas gaun pengantin yang dikenakan Maudy Ayunda saat menggelar resepsi pernikahan di Bali. Gaun pengantin Eva Celia berwarna putih dengan atasan menggabungkan model basque dan sentuhan halter neck.

Sementara, bawahannya berpotongan duyung yang menyapu lantai. Potongan itu menonjolkan tubuh langsing Eva yang dikenal rajin berolah raga.

"Konsepnya adalah modern sensuality. Jadi, saat itu, Eva memberi tahu bahwa dia menyukai potongan pada korset, karena itu, kami mengembangkan ide basic korset dan menaruh elemen-elemen struktur korset ke dress, dan menyematkan kancing berbentuk simpul tali yang unik sebagai details, buah karya Rinaldy Yunardi," terang Hian Tjen dalam keterangan tertulis pada Liputan6.com, Minggu (5/6//2022).

Ia menambahkan, Eva sudah menghubunginya sejak tahun lalu, namun proses pembuatannya efektif selama dua bulan ini. Bahan yang digunakan ada bermacam-macam, yaitu lada jacquard, scuba, tulle. Jacquard yang digunakan di bagian atas dress ini telah melalui proses kerajinan tangan dulu yaitu quilting untuk dapat memberi tekstur pada gaun, serta penyematan kancing unik berbentuk simpul tali, untuk menambah kesan modern dan unik.

 

* Fakta atau Hoaks? Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor Cek Fakta Liputan6.com 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.

* Fakta atau Hoaks? Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor Cek Fakta Liputan6.com 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.

2 dari 4 halaman

Memikirkan yang Terbaik

Hian Tjen merancang dua gaun untuk pernikahan Eva, yaitu untuk bridal look, dan untuk after party.  "Dress pertama merupakan gaun dengan fitted halter strap neckline, yang dibuat untuk menangkap lekuk tubuh yang cantik pada Eva dengan menggunakan potongan korset yang telah dimodifikasi," jelasnya.

Gaun tersebut walaupun terlihat simpel, tetapi telah dibuat tekstur yang didapatkan dari quilting. Ditambah lagi dengan kancing custom-made yang memiliki bentuk ikatan tali yang berbeda-beda

"Untuk detail gaun yang kedua merupakan sebaiknya menunggu per rilis besok, tapi, tetap sesuai konsep awal yaitu modern sensuality yang ditangkap juga dengan potongan korset yang telah dimodifikasi, dengan tambahan details glam sehingga bisa menggambarkan kata party di dress tersebut," ungkap Hian Tjen.

Dalam membuat penampilan veil tersebut, Hian Tjen mengaku selalu memikirkan apa yang terbaik dari bagian ujung kepala hingga ujung kaki, dengan memikirkan persona sang pengantin.

Gaunnya sendiri punya berbagai elemen yang unik sendiri, dan sangat disayangkan jika tertutup veil yang tradisional, seperti veil yang menutupi semua penampilan pengantin. Karena itu, Hian Tjen ingin membuat veil yang melengkapi bridal look, melainkan bukan menutupi.

3 dari 4 halaman

Mahkota Emas

"Jadi terpikirlah blusher veil dimana veil nya itu memiliki panjang yang hanya menutup bagian muka. Dan ditambah dengan payetan crystal yang menyebar, sehingga berkesan unik dan glam," pungkasnya.

Gaun pengantin Eva memang termasuk unik. Ia memadukan kebaya warna oranye keemasan dengan sarung sutra khas Bugis, lipa sabbe, berwarna biru dan ungu. Tak ketinggalan, ia menambahkan mahkota emas karya Rinaldy Yunardi.

"Aku pakai lipa sabbe karena kakek aku (pihak Sophia Latjuba) orang Bone, kebaya karena papa (Indra Lesmana) kan Jawa," kata Eva dalam jumpa pers virtual pada Jumat malam, 3 Juni 2022.

Sementara, Demas sepenuhnya mengenakan baju pengantin adat Jawa. Ia memadukan beskap sikepan ageng warna cokelat keemasan dengan kain batik motif sidomukti. Motif itu jamak dikenakan pengantin baru sebagai simbol harapan kedua mempelai akan memiliki masa depan yang baik dan penuh kebahagiaan.

Mendampingi kedua mempelai, Sophia Latjuba terlihat cantik mengenakan baju bodo rancangan Vera Kebaya, desainer yang juga merancang baju pengantin adat yang dikenakan Eva. Ia menambahkan aksesori dari Rinaldy Yunardi untuk melengkapi penampilan perdananya sebagai ibu mertua baru.

4 dari 4 halaman

Ragam Budaya

Sementara, Puri, ibunda Demas, terlihat mengenakan kebaya jawa. "Ayah pake adat Bali, daddy Ambon. Bener-bener campur-campur, kayak masuk Taman Mini kan? Tapi, aku seneng banget karena banyak ragam budaya," terang Eva.

Konsep dekorasi resepsi pernikahan yang diusung untuk malam itu adalah classic wedding in white. Dekorasi serba putih dipilih untuk menonjolkan warna-warninya busana yang dikenakan mempelai dan keluarga.

Mereka juga ingin pesta digelar dalam secara terbatas, dihadiri oleh keluarga dan kerabat dekat saja. Konsep intimate wedding itu bahkan sudah dicita-citakan keduanya sejak awal. "Kita cuma ingin satu, thats intimate, hanya teman dekat, keluarga dekat, who play big role in our live," ucap Eva.

:Nggak ada pandemi pun, kita pengennya intimate. Thankfully, pihak keluarga mendukung juga sih," timpal Demas.  Sebelum pesta digelar, mereka menggelar pernikahan di Gereja Katedral, Jakarta Pusat.

Indra Lesmana mengantarkan Eva menuju altar, sedangkan sang ibu menunggu di bangku jemaat gereja. Prosesi itu hanya dihadiri segelintir teman dekat mereka. Dari barisan bridesmaid terlihat sosok sang adik, Manuela Azizah, dan Tara Basro yang kompak bergaun ungu gelap.

* BACA BERITA TERKINI LAINNYA DI GOOGLE NEWS