Sukses

Cara Mudah Membuat Pocky Love yang Viral di TikTok

Liputan6.com, Jakarta - Saat ini sedang viral tantangan membuat Pocky Love di TikTok. Pocky Love merupakan buket atau bingkisan yang terbuat dari Pocky untuk seseorang atau orang-orang terdekat yang dianggap spesial.

Kemasan kotak Pocky ditata dengan rapi sehingga tersusun bentuk hati. Dari situlah sebutan Pocky Love berasal.

Unggahan dengan tanda pagar Pocky Love sudah mencapai 2,2 juta kali. Hal itu yang membuat banyak orang kian penasaran.

Cara membuat Pocky Love sebenarnya tidak sulit. Bahan-bahan untuk membuat Pocky Love juga mudah untuk didapat.

Saat ini harga sekotak Pocky relatif terjangkau, sekitar Rp8 ribuan. Namun, harga Pocky untuk satuan akan lebih mahal dibandingkan dengan harga Pocky satu dus.

Cara membuat Pocky Love terbilang mudah. Biasanya untuk membuat Pocky Love dimulai dengan menyediakan bungkus Pocky. Setelah itu, bungkus Pocky ditempel dengan menggunakan lem.

Sebelum disusun, isi Pocky dikeluarkan lebih dahulu. Hal tersebut dilakukan agar bentuk love-nya yang dibuat jadi lebih baik dan tidak terlalu berat. Bila kemasan terlalu berat, bentuk love-nya akan mudah terlepas. Setelah selesai, Pocky Love tersebut bisa diberikan kepada orang-orang tercinta, disertai biskuit Pocky dikemas terpisah. 

 

* Fakta atau Hoaks? Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor Cek Fakta Liputan6.com 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.

2 dari 4 halaman

Sejarah Pocky

Secara umum, Pocky adalah stik biskuit berlapis cokelat. Selain Pocky cokelat sebagai rasa orisinal, Pocky juga tersedia dalam beragam rasa, di antaranya stroberi, susu cokelat, matcha, almond, serta produk terbaru yang memiliki rasa cookies and cream, dan milk chocolate. Sementara di Indonesia, Pocky tersedia dalam rasa cokelat, cookies dan cream, stroberi, double choco, banana, colourful, watermelon, cococnut dan brown sugar, dan Pocky Sakura.

Awalnya, Pocky dari Butter Pretzel berbentuk stik yang diperkenalkan oleh Ezaki Glico pada 1963 di Jepang. Kehadiran Butter Pretz menandai masuknya Ezaki Glico ke dalam pasar makanan ringan.

Stik biskuit lalu dilapisi cokelat dengan menyisakan sedikit bagian yang tidak diberi lapisan cokelat sebagai pegangan. Karena banyak orang yang tertarik, produk tersebut lalu dipasarkan dengan nama Pocky Chocolate mulai 1966.

Japan Anniversary Association menetapkan 11 November sebagai Hari Pocky dan Pretz. Hal tersebut dilakukan sebagai kampanye Pocky. Rupanya kampanye tersebut sengaja bertepatan dengan wisata musim gugur di Jepang. Dengan begitu, orang-orang di sana akan banyak mengonsumsi Pocky.

3 dari 4 halaman

Makanan Jepang Terkenal di Indonesia

Selain Pocky, makanan Jepang banyak yang terkenal di Indonesia. Masyarakat Indonesia bahkan sudah terbilang akrab dengan yang namanya Sushi.

Sushi merupakan makanan khas Jepang yang sangat terkenal. Berbahan dasar nasi, sushi merupakanan makanan yang cukup sederhana. Orang hanya memerlukan nasi, telur, sayuran seperti mentimun, belut ataupun daging salmon.

Bahan tersebut kemudian digulung dengan nori atau rumput laut panggang di atas anyaman bambu persegi panjang. Setelah berbentuk gulungan, potong sushi dengan ukuran yang bisa langsung dimakan. Jenis sushi pun bermacam-macam, bukan hanya sushi yang digulung dengan nori saja yang terkenal.

Ramen juga termasuk makanan khas Jepang yang sangat populer di Indonesia. Mie ini biasanya disajikan dengan kuah kaldu serta berisi daging, ikan dan juga irisan daun bawang. Kaldu pada ramen sendiri ada 4 varian, yaitu shoyu atau kecap, shio atau garam, miso berupa pasta kacang yang telah difermentasi serta tonkotsu atau kuah daging babi. Jika ramen yang halal menggunakam daging sapi.

 

4 dari 4 halaman

Mochi

Selain Sushi dan Ramen, makanan Jepang lain yang juga dikenal di Indonesia adalah Mochi. Mochi adalah kue Jepang yang terbuat dari beras ketan, ditumbuk sehingga lembut dan lengket, kemudian dibentuk bulat lonjong dan kaya akan warna seperti warna hijau, kuning, merah dan putih. 

Berikutnya adalah takoyaki yang tergolong dalam jajanan khas Jepang. Makanan ini berbahan dasar tepung yang memiliki isian potongan cumi-cumi atau gurita.

Makanan khas Jepang ini cukup populer dan digemari karena rasanya yang lembut namun bisa memanjakan lidah. Bila sedang berkunjung ke Jepang, Anda bisa menemui makanan ini di pinggir jalan, festival ataupun pasar malam. Sementara di Indonesia, makanan ini sangat mudah ditemui di festival budaya Jepang.

Makanan khas Jepang selanjutnya ialah onigiri atau nasi kepal. Onigiri ini merupakan salah satu makanan yang sering dijadikan bekal. Hal ini karena cara makan onigiri dirasa cukup praktis dan bisa langsung dimakan.