Sukses

Menyatukan Pelanggan, Komunitas dan Petani Kopi di Starbucks Dewata Coffee Experience Center

Liputan6.com, Jakarta - Gerai minuman kopi belakangan ini semakin banyak bermunculan. Dengan persiangan yang semakin ketat, tentu butuh inovasi dan terobosan agar selalu jadi pilihan banyak orang. Begitu juga dengan Starbucks Indonesia.

Mereka juga terus berinovasi dengan melakukan sejumlah terobosan. Yang terbaru, Starbucks melakukan pembukaan Coffee Experience Center yang merayakan kekayaan warisan kopi Indonesia dan menunjukkan bagaimana proses penyangraian dapat meningkatkan kualitas, keunikan serta beragam profil rasa kopi dari Indonesia.

Berlokasi di dalam kompleks Starbucks Dewata, Coffee Experience Center (CEC) ini merupakan tambahan fasilitas terbaru dalam serangkaian pengalaman interaktif yang merayakan perjalanan seed-to-cup, menyatukan sumber kopi, penyangraian, penyeduhan, dan penyajian untuk dijelajahi pelanggan di satu tempat.

Gedung berlantai satu ini menyambut para pelanggan dari hari Senin hingga Minggu dari pukul 08.00 sampai 22.00 Wita dengan kapasitas hingga 30 kursi. Coffee Experience Center berada di area seluas lebih dari 140 meter persegi.

Desainnya terinspirasi oleh kekayaan warna tembaga dan keranjang Besek tradisional Bali, dibuat dengan bahan yang sama dengan Dewata Coffee Sanctuary, termasuk bata terakota dan lantai teraso.

Para pelanggan yang mengunjungi CEC dapat melihat bagaimana kopi disangrai, berinteraksi dengan partner (sebutan untuk karyawan) yang mengoperasikan alat penyanggraian, dan menjelajahi kopi melalui aktivitas interaktif yang diselenggarakan di tempat. Pembukaan ini juga menandai 20 tahun kehadiran ritel Starbucks di Indonesia.

 

* Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.

2 dari 4 halaman

Kekayaan Budaya

"Di sini kami menyajikan berbagai kopi Starbucks. Semua kopi yang ditanam, bersumber, dan disangrai secara lokal, eksklusif hanya di Indonesia, dimulai dengan kopi dari wilayah Aceh," jelas Chief Marketing Officer Starbucks di PT Sari Coffee Indonesia, Liryawati dalam jumpa pers yang digelar hybrid, Jumat 21 Januari 2022.

Ia menambahkan, Dewata Coffee Experience Center memperkuat kepemimpinan dan semangat mereka terhadap kopi, serta komitmen mereka terhadap kekayaan dan budaya kopi Indonesia. "Dimulai dengan kopi dari wilayah Aceh. Dewata Coffee Experience Center memperkuat kepemimpinan dan semangat kami terhadap kopi. Ini juga menjadi komitmen kami terhadap kekayaan dan budaya kopi Indonesia," lanjutnya.

Sejalan dengan misi global Starbucks untuk menginspirasi dan memelihara semangat kemanusiaan, Dewata Coffee Experience Center juga merupakan destinasi kopi yang dirancang untuk merayakan hubungan antara pelanggan, komunitas, dan petani kopi yang merupakan bagian terpenting dalam penyajian kopi.

3 dari 4 halaman

Pertanian Berkelanjutan

"Dengan memperhatikan dedikasi, kepedulian dan keterlibatan terhadap para petani dalam pembuatan kopi, kami optimis akan semakin lebih menghargai dan memastikan masa depannya," imbuhnya.

"Kami pun ingin menegaskan kembali komitmen kami untuk mendukung petani kopi di Indonesia. Salah satunya dengan mempererat kerja sama dengan Farmer Support Center untuk memastikan keberlanjutan masa depan kopi untuk semua," sambung Liryawati.

Di CEC, para pelanggan bisa mempelajari bagaimana Starbucks secara bertanggung jawab menjalankan praktik pengadaan kopi. Selain itu bisa mengetahui dan bagaimana perusahaan bekerja sama dengan para petani kopi Indonesia melalui Farmer Support Center di Sumatera Utara untuk memastikan praktik pertanian secara berkelanjutan, meningkatkan ketahanan, kualitas, dan meningkatkan hasil panen.

4 dari 4 halaman

Kopi-Kopi Indonesia yang Jadi Primadona