Sukses

5 Destinasi Wisata Favorit Pangeran Philip Semasa Hidup, dari Skotlandia hingga Kenya

Liputan6.com, Jakarta - Pemakaman Pangeran Philip di Kastil Windsor, Inggris, pada Sabtu, 17 April 2021, berjalan lancar. Sejumlah anggota keluarga kerajaan ikut menghadiri pemakaman suami Ratu Elizabeth II itu.

Sebelum pemakaman, Ratu Elizabeth II sempat mengunggah sebuah potret  kenangan kebersamaan dengan suaminya itu saat liburan di Skotlandia. Semasa hidup, Pangeran Philip dikenal sebagai seorang penjelajah dunia dan telah mengunjungi sekitar 119 negara sambil mewakili Inggris bersama sang istri.

Sebelum mewakili kerajaan, dia juga bepergian secara luas di masa mudanya. Melansir dari Express.co, berikut lima destinasi favorit Pangeran Philip yang meninggal dunia pada 9 April 2021.

Skotlandia

Pangeran Philip menjadi Duke of Edinburgh tepat sebelum pernikahannya dengan Elizabeth. Ia secara reguler mengunjungi Skotlandia, menghadiri sekolah asrama Gordonstoun, perkebunan Balmoral selama kehidupan pernikahannya, dan tentu saja kota yang menjadi namanya.

2 dari 7 halaman

Venesia

Selain Skotlandia, destinasi favorit Pangeran Philip lain adalah Venice. atau Venesia di Italia Ia pertama kali mengunjungi Venesia saat liburan sekolah dari Gordonstoun saat berusia 17 tahun, setahun sebelum pertemuan pertamanya dengan Putri Elizabeth.

Selama kunjungannya, dia tinggal bersama bibinya Aspasia. Philip muda sering mengunjungi Harry's Bar yang terkenal dan menikmati beberapa romansa dengan latar belakang gondola, pulau, dan pantai laguna. Dia kembali lagi pada Mei 1961 bersama Ratu sebagai bagian dari kunjungan kenegaraan empat hari ke Italia.

3 dari 7 halaman

Australia

Pangeran Philip mengunjungi Australia untuk pertama kalinya saat dinas militer pada 1940, melakukan perjalanan di atas kapal perang Ramilles. Ia mengunjungi Australia sebanyak 23 kali.

Duke of Edinburgh melakukan kunjungan terakhirnya pada 2011. Pangeran Philip dianugerahi gelar kebangsawanan atas jasanya ke Australia pada 2015.

4 dari 7 halaman

Malta

Tak lama setelah pernikahan, Pangeran Philip dan Ratu Elizabeth menghabiskan beberapa tahun tinggal di Malta. Pasangan muda kerajaan itu tinggal di sebuah vila di luar ibu kota Valletta dari 1949 hingga 1951.

Masa itu disebut sebagai salah satu periode paling bahagia dalam hidup mereka. Ini kemungkinan besar karena ia bisa hidup dalam kebebasan relatif sebelum Ratu naik takhta.

 

5 dari 7 halaman

Kenya

Putri Elizabeth baru berusia 25 tahun ketika suaminya Pangeran Philip harus menyampaikan kabar kepadanya bahwa ayahnya, Raja George VI, telah meninggal, menjadikannya Ratu Kerajaan Inggris dan Persemakmuran.

Mereka berada di Kenya sebagai bagian dari kunjungan resmi mewakili Raja. Pada malam Raja meninggal, dia menginap di penginapan di Taman Nasional Aberdare, tempat mereka menonton gajah.

6 dari 7 halaman

Prosesi Pemakaman Pangeran Philip

7 dari 7 halaman

Saksikan Video Pilihan di Bawah Ini: