Sukses

Singapore Airlines Jualan Seragam Pramugari Versi Anak-Anak, Sampai Kehabisan Stok

Liputan6.com, Jakarta - Pramugari bisa jadi profesi yang diidam-idamkan anak kecil. Berangkat dari hal itu, Singapore Airlines menjual seragam mereka versi mini lewat online.

Seragam batik yang dijual mirip dengan yang dikenakan para awak kabin ketika sedang bertugas. Pakaian terdiri dari dua pasang atas bawah berbahan batik dengan motif warna-warna terdiri dari biru, cokelat, merah, dan hijau.

Materialnya terbilang ringan dan nyaman untuk dikenakan. Terlebih, seragam pramugari itu tidak dibuat ketat seperti versi dewasa agar anak-anak bisa bergerak lebih leluasa.

Seragam yang disebut kebaya tersebut tersedia dalam ukuran XS hingga XL. Sementara, roknya dipakaikan tali karet agar mudah dikenakan.

Busana itu dihargai 75 dolar Singapura atau sekitar Rp806 ribu. Tetapi, pelanggan maskapai bisa mendapatkannya dengan menukarkan miles mereka.

Ternyata, minat konsumen terhadap seragam pramugari junior cukup tinggi. Singapore Airlines sampai kehabisan stok. Meski begitu, peminat tetap bisa mengirimkan email agar diberitahu bila stok kembali tersedia.

 

**Ibadah Ramadan makin khusyuk dengan ayat-ayat ini.

2 dari 4 halaman

Rancangan Desainer Prancis

Kebaya Singapore Airlines sudah lama dikenakan, bahkan sudah jadi ikon yang melekat. Para pramugari biasanya memadukan dengan sepatu sandal dan tatanan rambut up do, mengingatkan pada gaya pramugari Garuda Indonesia.

Dikutip dari laman AsiaOne, Jumat (26/2/2021), kebaya itu dirancang oleh Pierre Balmain, seorang desainer fesyen berdarah Prancis sekaligus pendiri label atas namanya sendiri. Motif batik diangkat sebagai penghormaatan atas identitas sebagai bangsa Melayu dan simbol keramahtamahan.

Seragam kebaya versi mini yang dijual hanya tersedia dalam versi warna dasar biru saja, meski Singapore Airlines sebenarnya terdiri dari empat warna. Biru dikenakan oleh pramugari junior, hijau untuk pramugari senior, merah untuk pramugari kepala, dan ungu untuk supervisor penerbangan. (Muhammad Thoifur)

 

3 dari 4 halaman

Singapura Masuk Resesi

4 dari 4 halaman

Saksikan Video Pilihan Berikut Ini: