Sukses

Tren Makeup Bikin Kantong Mata Palsu, Tertarik Coba?

Liputan6.com, Jakarta - Sebagaimana bidang lain, tren kecantikan juga silih berganti menghiasi jagat maya. Screen time yang meningkat selama pandemi, mengingat mayoritas komunikasi dilakukan secara digital, pun mendorong lebih banyak konten baru. Tak jarang, gelombang ini memunculkan tren makeup tak biasa.

Tren makeup aneh yang baru-baru ini viral adalah membuat kantong mata palsu. Jika selama ini area hitam di area bawah mata ditutupi dengan concealer lebih terang, "aksen" ini justru sekarang malah sengaja ditambahkan agar semakin mencolok.

Tren ini pertama kali muncul pada akhir tahun 2020, di mana seorang influencer bernama Sara Carstens dengan pengikut TikTok mencapai 119 juta menggunakan concealer berwarna gelap di bawah mata.

Melansir The Independent, Kamis, 21 Januari 2021, kala itu, Carstens mencoba membuat kantong mata palsu diiringi alunan lagu Greek Tragedy dari The Wombats. Unggahan itu disukai lebih dari satu juta pengguna, dan menuai berbagai komentar.

Beberapa merasa tak terkesan atas aksi Carstens yang mengubah kantong mata jadi sebuah tren makeup. Bahkan, ada yang menuduh Carstens tengah mengejek orang-orang dengan kantong mata.

Tapi, tak jarang juga yang memberi pujian."Tren (makeup) kantong mata di TikTok ini sebenarnya membuat saya merasa lebih baik karena (kantong mata) saya sangat dalam, gelap, dan jelas," tulis salah seorang pengguna.

 

2 dari 4 halaman

Bikin Lebih Percaya Diri

Memang, sejak pertama kali tenar, tren makeup ini mendapat berbagai sambutan dari warganet. Saat dihubungi Independent, Carstens mengatakan, ia ingin menunjukkan betapa "cantiknya" lingkaran hitam itu.  

Beberapa menganggap kantong mata palsu tak layak dijadikan sebagai tren makeup. Pasalnya, kantong mata ibarat momok yang membuat banyak orang tak percaya diri dengan penampilan mereka.

Terlepas dari berbagai penilaian yang diberikan, tren makeup itu pun perlahan diikuti banyak orang di TikTok. Salah satunya TikToker Abby Roberts yang membuat video tengah memulas kantong mata palsu tersebut.

Dalam videonya, Roberts mengatakan, "Ini adalah tren yang bisa saya terima karena saya sudah lama ingin kantong mata ini."

Setelah menerima banyak tuduhan untuk video pertamanya, Carstens kemudian membuat video lanjutan. Di sana, ia menjelaskan bahwa dirinya tak berniat mengejek orang-orang dengan kantong mata.

Alih-alih mengejek, Carstens justru ingin merangkul orang-orang dengan kantong mata untuk lebih percaya diri. Ia mengaku bahwa dirinya pun memiliki kantong mata, dan keberadaannya membuat Carstens tak nyaman.

"Kantong mata tak boleh masuk atau keluar dari tren (kecantikan). Maksud dari video (pertama) itu, saya hanya ingin membuatnya (kantong mata) terlihat sebagai sesuatu yang normal. Saya sendiri tahu bagaimana rasa tak nyaman akibat kantong mata," kata Carstens. (Melia Setiawati)

3 dari 4 halaman

Pakai Masker Boleh Gaya, Biar COVID-19 Mati Gaya

4 dari 4 halaman

Saksikan Video Pilihan di Bawah Ini: