Sukses

Tolak Pakai Masker di dalam Pesawat, Penumpang Pukul Pramugari

Liputan6.com, Jakarta -  Masker termasuk alat pelindung diri yang harus dikenakan saat naik pesawat terbang di masa pandemi ini. Sayangnya, masih saja ada orang yang tidak mau memakainya di pesawat.

Beberapa kali terjadi peristiwa yang membuat penerbangan terganggung karena masalah masker. Yang terbaru terjadi di maskapai penerbangan Amerika Serikat, Delta Airlines.

Seorang penumpang wanita yang belum diketahui identitasnya menolak mengenakan masker saat pesawat tengah boarding. Parahnya lagi penumpang tersebut malah meninju pramugari yang memperingatkannya. Dilansir Daily Mail, 24 Oktober 2020, hal tersebut terjadi pada rute penerbangan dari Miami menuju Atlanta pada 19 Oktober 2020.

Kejadian tersebut pun viral di media sosial Twitter setelah diunggah oleh salah seorang jurnalis bernama Suzanne Kianpour pada 20 Oktober 2020.

"Seorang penumpang di maskapai @Delta menolak untuk memakai masker. Lalu dia menolak turun dari pesawat dan memukul pramugari. Pengumuman selanjutnya kepolisian Miami sedang dalam perjalanan," tulis @kianpourworld.

Dalam video berdurasi sekitar 30 detik tersebut memperlihatkan saat-saat menegangkan perdebatan antara penumpang pesawat dan pramugari Delta Airlines. Penumpang wanita itu terlihat kesal dan marah-marah saat ditegur untuk mengenakan masker sampai kemudian meninju pramugari di bagian wajahnya.

Kejadian tersebut terjadi di lorong pesawat saat penumpang mulai masuk pesawat atau boarding. Seorang penumpang yang mencoba melerai pertikaian itu juga terkena imbasnya. 

Akibat kejadian itu, sang pilot akhirnya memutuskan untuk memanggil pihak kepolisian setempat. Kepolisian Miami pun mengamankan wanita tersebut dan ia akhirnya dikeluarkan dari pesawat. Banyak warganet menyayangkan kejadian tersebut dan berharap wanita itu di-blacklist dari daftar penumpang.

2 dari 3 halaman

Sedang dalam Penyelidikan

"Penjara. Dilarang terbang di setiap maskapai penerbangan," komentar akun @natalie4health. Juru bicara Delta Airlines menyatakan pihaknya tidak mentolerir segala bentuk kekerasan apa pun dan kejadian ini sedang dalam penyelidikan. Pihak maskapai juga meminta maaf atas keterlambatan yang terjadi.

"Tak ada yang lebih penting dari keselamatan staf dan penumpang kami. Karena itulah kami menurunkan penumpang yang tidak mematuhi instruksi keselamatan penerbangan," terang juru bicara pihak maskapai.

Sebelumnya, seorang penumpang maskapai penerbangan EasyJet dengan rute Irlandia ke Skotlandia membuat kerusuhan di dalam pesawat. Penumpang perempuan tersebut menolak mengenakan masker hingga dikeluarkan dari pesawat.

Dilansir dari laman Fox News, 22 Oktober 2020, penumpang itu mengganggu kenyamanan dengan berteriak kata-kata kasar. Ia juga memperingatkan para penumpang lain setelah ia diusir dari penerbangan itu. Keributan juga pernah terjadi di maskapai Amerika Serikat lainnya, Allegiant Air yang dijadwalkan terbang dari Bandara Phoenix-Mesa Gateway, AS, pada 3 Oktober 2020.

Seorang penumpang perempuan bernama Ryie Lansford menyebut penumpang yang duduk di sebelahnya adu mulut dengan penumpang yang duduk di belakangnya karena salah satu dari mereka tidak memakai masker. Perselisihan itu ternyata berlanjut dengan baku hantam meski akhirnya bisa dilerai.

3 dari 3 halaman

Saksikan video pilihan di bawah ini: