Sukses

Nama Putra Kedua Raja Bhutan Akhirnya Diumumkan Setelah 4 Bulan Kelahirannya

Liputan6.com, Jakarta - Pada 19 Maret 2020, Raja Bhutan, Jigme Khesar Namgyel Wangchuck dianugerahi putra kedua. Setelah empat bulan menanti, nama sang pangeran cilik itu akhirnya diumumkan.

Ibundanya, Ratu Jetsun Pema mengumumkan nama putra keduanya lewat akun Instagram resminya pada Selasa, 30 Juni 2020. Siapakah namanya?

"Dalam kesempatan baik pada Perayaan Ulang Tahun Guru Rinpoche (Trelda Tsechu), Yang Mulia Gyalsey Kedua dari Yang Mulia Raja dan Ya Mulia Ratu telah dinamai Jigme Ugyen Wangchuck. Yang Mulia Pangeran selanjutnya akan dipanggil dengan nama Gyalsey Ugyen Wangchuck," demikian pengumuman dalam akun tersebut.

Pemberian nama pangeran cilik itu diresmikan dalam upacara doa Trelda Tsechu di Thimpu Tashichodzong. Sang putra mahkota, Gyalsey Jigme Namgyel, turut serta dalam perayaan Kerajaan Bhutan tersebut.

"Doa Trelda Tsechu dilakukan setiap tahun untuk kepentingan semua makhluk," imbuh keterangan tersebut.

Dilansir dari Hello Magazine, tak hanya mengumumkan nama sang pangeran, Ratu Jetsun juga mengunggah sederet foto keluarga dalam momen upacara doa tersebut. Salah satu yang menarik perhatian adalah pose pangeran cilik di pangkuan sang ayah yang dijepret dari samping.

Pipi gembilnya membuatnya semakin menggemaskan. Itu adalah satu-satunya foto yang menampilkan ia sedang terbangun karena di foto lainnya ia tertidur di gendongan Raja Bhutan

2 dari 3 halaman

Foto Keluarga

Pada awal Juni lalu, Kerajaan Bhutan merilis rangkaian foto keluarga secara lengkap untuk pertama kalinya. Foto-foto tersebut dikeluarkan bersamaan dengan ulang tahun Ratu Jetsun Pema ke-30 pada 4 Juni.

Foto pertama yang diambil di taman Istana Lingkana di Thimpu pada 29 Mei, memperlihatkan sang raja tersenyum pada bayi yang berada di gendongannya, sementara istri dan anak pertamanya tersenyum menghadap kamera. Sementara, foto kedua memperlihatkan sang ratu dan putra keduanya yang terbungkus syal keemasan.

Raja Jigme Khesar menikahi Jetsun Pema pada Oktober 2011 di Punakha Dzong yang diikuti dengan pesta rakyat di Thimpu dan Paro. Sang Raja naik takhta pada Desember 2006 setelah ayahnya Jigme Singye Wangchuck turun takhta.

3 dari 3 halaman

Saksikan Video Pilihan Berikut Ini: