Sukses

6 Cara Menghadapi Pasangan yang Mudah Tersulut Emosi

Liputan6.com, Jakarta - Setiap orang tidak hanya memiliki sisi positif yang mereka tunjukkan, tetapi juga sisi negatif. Ketika menjalin hubungan, kedua belah pihak harus dapat menerima dan tahu cara menghadapi sikap-sikap pasangan, termasuk mereka yang mudah tersulut emosi.

Namun terkadang, ada pribadi yang tampaknya cukup jago dalam memahami beragam hal, tetapi mungkin cenderung kehilangan kesabaran ketika ada sedikit kesalahan. Jika pasangan Anda memiliki sifat yang sama, ada beberapa dari Anda yang mungkin kesulitan berurusan dengannya.

Lantas, apa saja yang harus dilakukan ketika menghadapi pasangan yang mudah marah dan emosi? Simak rangkuman selengkapnya seperti dilansir dari laman Boldsky, Selasa, 2 Juni 2020 di bawah ini.

1. Temukan alasannya

Langkah ini jadi hal pertama dan terpenting yang harus dilakukan jika Anda memiliki pasangan yang pemarah, kecuali jika Anda tidak mengenali alasan di balik sikap temperamental pasangan, Anda mungkin tidak bisa menghadapinya.

Perhatikan apa yang membuat marah pasangan Anda. Selain itu, mengetahui temperamen satu sama lain dapat membantu Anda dalam memperkuat hubungan Anda.

 

 
2 dari 7 halaman

2. Coba sabar

Langkah ini jadi cara lain yang bisa sangat membantu. Ketika Anda memilih untuk tetap tenang, Anda akhirnya membiarkan pasangan Anda untuk tenang dan kembali ke kondisi pikiran normal.

Ada saat-saat Anda juga kehilangan kesabaran, terutama saat segala sesuatu menjadi sangat mengesalkan. Tapi marah sebagai balasan hanya akan menambah permasalahan.

Marah hanya akan memperburuk situasi. Setelah temperamen pasangan Anda reda, dia pada akhirnya akan menyadari apa yang dia lakukan atau apa yang diucapkan.

3 dari 7 halaman

3. Hindari ulangi kesalahan

Jika ada sesuatu yang membuat pasangan Anda marah, maka lebih baik untuk tidak mengulangi hal yang sama berulang kali.

Mungkin ada beberapa perilaku atau sifat Anda yang dapat membuat pasangan Anda marah. Maka cobalah untuk menghindari mengulangi kesalahan-kesalahan itu.

4 dari 7 halaman

4. Jangan terlalu berpikir tentang itu

Anda perlu memahami bahwa tidak semua yang dikatakan pasangan Anda ketika dia marah itu benar. Mungkin dia tidak menyadari apa pun yang dia katakan.

Untuk ini, Anda tidak perlu terlalu berpikir pasangan tidak lagi mencintai Anda atau ingin pergi dari Anda. Daripada terlalu banyak berpikir, Anda sebenarnya bisa mencoba menenangkan pasangan.

5 dari 7 halaman

5. Bicarakan hal ini dengan pasangan

Komunikasi adalah salah satu cara terbaik untuk menyelesaikan masalah dalam suatu hubungan. Bahkan jika Anda tidak dapat menyelesaikan masalah, Anda setidaknya dapat menemukan beberapa kesamaan yang dapat membantu Anda lebih lanjut.

Jadi, berbicaralah efektif dengan pasangan Anda dan biarkan dia tahu bagaimana perasaan Anda ketika Anda harus menghadapi perilakunya yang pemarah. Anda dapat mendiskusikan mengapa tidak baik marah pada setiap hal kecil. Pasangan Anda pasti akan mempertimbangkan kata-kata Anda.

6 dari 7 halaman

6. Dorong pasangan untuk jadi lebih baik

Langkah ini tidak berarti sekali Anda telah berdiskusi dengan pasangan soal perilaku singkatnya, ia akan segera berubah. Juga, memerintahkan pasangan Anda untuk memperbaiki perilakunya juga tidak akan membantu Anda.

Untuk ini, Anda perlu mendorong pasangan Anda untuk memperbaiki sikapnya. Anda harus bersikap lembut dan membuat mereka mengerti dengan baik mengapa hal ini baik untuk memiliki perilaku yang menyenangkan.

7 dari 7 halaman

Saksikan Video Pilihan di Bawah Ini: