Sukses

Layanan Spesial Selama Isolasi Mandiri di Kamar-Kamar Hotel Mewah Singapura

Liputan6.com, Jakarta - Hidup dalam isolasi mandiri boleh jadi tak sebegitu buruk bagi mereka yang baru saja pulang ke Singapura. Pasal, melansir dari Strait Times, Selasa, 31 Maret 2020, sebagian mereka diwajibkan berdiam di dalam kamar hotel saat melakukan isolasi mandiri selama 14 hari.

Pihak hotel akan mengantarkan makanan tiga kali sehari dengan beberapa menu lokal favorit seperti laksa dan char kway teow. Beberapa hotel tertentu bahkan menawarkan jasa binatu dan belanja untuk membantu tamu memenuhi kebutuhan sehari-hari.

Beberapa resor punya beberapa gagasan untuk meningkatkan atau menjaga kesehatan mereka yang tengah isolasi mandiri. Sebagai contoh, di Shangri-La's Rasa Sentosa Resort & Spa, pegawai dan tamu bakal berolahraga dalam jarak aman.

Gagasan berdiam di hotel ini menyambung pernyataan Menteri Kesehatan Singapura Gan Kim Yong, beberapa waktu lalu, bahwa orang yang baru saja kembali dari Inggris Raya dan Amerika Serikat dari 23.59 Rabu, 25 Maret 2020, akan melakukan isolasi mandiri di fasilitas tertentu dan tak kembali ke rumah mereka di periode ini.

Kebijakan tersebut diambil karena warga Singapura yang baru pulang dari Inggris Raya dan Amerika Serikat menyumbang jumlah kasus impor corona COVID-19 dalam jumlah besar, di mana total ada 1,2 ribu orang kembali ke Singapura dari dua negara itu.

Shangri-La's Rasa Sentosa Resort & Spa adalah satu dari sekan banyak lokasi yang didedikasikan untuk fasilitas isolasi mandiri. Juga, beberapa hotel lain, termasuk Grand Park Orchard, dan tiga hotel di bawah naungan Far East Hospitality, yakni Village Hotel Albert Court, Village Hotel Sentosa, dan Elizabeth Hotel.

 

**Ayo berdonasi untuk perlengkapan medis tenaga kesehatan melawan Virus Corona COVID-19 dengan klik tautan ini.

2 dari 3 halaman

Upaya Pencegahan

Chief Executive Officer Far East Hospitality, Arthur Kiong, menuturkan bahwa sebagai perusahaan yang berkembang di Singapura, ambil bagian dalam membantu upaya penekanan penyebaran corona COVID-19 dirasa sebagai tanggung jawab moral.

"Karena di waktu-waktu seperti sekarang, keberanian, murah hati, dan berbagi kebahagiaan adalah hal-hal yang bisa membuat perubahan," kata Kiong.

Pemerintah sendiri telah mengatur bahwa warga Singapura yang baru pulang akan langsung difasilitasi menuju hotel berpartisipasi. Tamu akan pre-checke sebelum masuk hotel. Jadi, yang harus mereka lakukan setelah berada di hotel hanya mengambil kunci.

Biaya selama tinggal pun ditanggung pemerintah. Juga, hotel-hotel yang berpartisipasi otomatis menutup pintu mereka untuk publik. Mereka hanya melayani tamu yang diharuskan melakukan isolasi mandiri.

Selama menjalani masa isolasi, upaya pencegahan pun dilakukan, salah satunya dengan meminimalisir interaksi antara tamu dengan pegawai hotel. Kemudian, pemeriksaan suhu saat tamu datang, pemeriksaan dua kali sehari untuk pegawai, lift khusus tamu, dan makanan di wadah sekali pakai yang ditinggalkan di depan pintu.

Juga, tamu diwajibkan berada di dalam kamar sepanjang waktu. Namun, tetap ditelepon atau diberikan catatan tulisan tangan untuk menjaga komunikasi.

3 dari 3 halaman

Saksikan Video Pilihan Berikut: