Sukses

Cokelat Snickers Ganti Bungkus dengan Merek Lawas di Inggris

Liputan6.com, Jakarta - Jika dalam beberapa minggu ini Anda membeli cokelat Snickers dan tidak menemukan bungkus dengan tulisan 'Snickers', jangan khawatir, mereka tetap hadir di pasaran dengan nama Marathon. Perubahan nama merek itu bukan karena ada perubahan besar dalam perusahaan cokelat tersebut, melainkan hanya ingin bernostalgia.

Dilansir dari Metro UK, Kamis, 15 September 2019, cokelat Snickers dengan bungkus merek jadul itu hanya dijual di wilayah Inggris. Perubahan bungkus tersebut merupakan bagian perayaan 85 tahun hadirsnya cokelat batang itu di dunia.

"Sangat tidak masuk akal jika mengubah merek ini kembali ke Marathon," kata Gemma Buggins, Direktur Brand Mars. Maka itu, perayaan ini adalah waktu yang tepat untuk Mars mengajak para pecinta Snicker mengingat masa-masa saat mereknya masih bernama Marathon.

Soal rasa jangan khawatir, Mars hanya bernostalgia, dan tidak mengubah sedikit pun resep cokelat Snickers sebelumnya. Bungkus jadul ini hanya tersedia dalam tiga bulan sejak 9 September 2019. Setelahnya, namanya akan berubah kembali ke Snickers

Perasaan nostalgia hampir menyebar di seluruh Inggris. Banyak orang mengunggah foto bungkus Snickers yang berubah menjadi Marathon ke akun media sosialnya. Seperti pemilik akun twitter @newfoodsuk yang menuliskan, "Sangat suka dengan tampilan kemasan edisi Nostalgia ini! Bisa dibeli di @morrisons."

2 dari 3 halaman

Sejarah Snickers

Nama Snicker memang sudah terhitung lama eksis di dunia cokelat, tapi merek sebelumnya, Marathon, juga tidak kalah populer pada masanya. Pada 1930, merek coklat ini diproduksi pertama kali di Amerika Serikat oleh keluarga Mars. Nama Marathon diyakini diambil dari nama kuda kesayangan keluarga Mars.

Setelah 60 tahun berproduksi, keluarga Mars menjual usaha cokelat mereka ke perusahaan Inggris. Karena ingin menyesuaikan arah perkembangan bisnis di Inggris, Mars memutuskan untuk mengubah nama coklat ini.

Pada 2006, Mars pernah berniat mengubah kembali namanya ke Marathon. Bahkan, ia telah mengajukan pendaftaran untuk pengembalian nama merek itu di Inggris. Menurut laporan, mereka akan menguji coba pergantian mereka selama tiga bulan dulu. Tapi hingga hari ini, nama Snickers tetap tidak berubah.

Hebatnya, walaupun namanya berubah, pendapatan dari usaha ini masih menjadi yang terbesar di dunia. Omzet penjualan setiap tahunnya mencapai 2 miliar dolar AS. (Ossid Duha Jussas Salma)

 

3 dari 3 halaman

Saksikan video pilihan di bawah ini :

Loading
Artikel Selanjutnya
Studi: Minum Cokelat Hangat Bisa Cegah Kanker
Artikel Selanjutnya
Kampanye Mengusir Kesepian Lewat Bungkus Cokelat Tanpa Kata-Kata