Sukses

Studi: Minuman Manis Membuat Orang Meninggal Lebih Dini

Liputan6.com, Jakarta - Bila Anda sangat suka minum minuman ringan, Anda mungkin harus berhenti dan mengambil botol air sebagai gantinya. Sebuah studi baru-baru ini yang diterbitkan dalam JAMA Internal Medicine menunjukkan bahwa minum minuman yang dimaniskan dengan gula atau pemanis buatan dikaitkan dengan peningkatan risiko kematian lebih dini.

Terlalu banyak mengonsumsi gula dapat merusak kesehatan. Maka itu, harus dikurangi jika Anda ingin hidup panjang dan sehat.

Mengutip dari World of Buzz, Kamis (5/9/2019),  saat ini para peneliti di International Agency for Research on Cancer mempelajari data dari 451.743 orang dari 10 negara di Eropa yang terlibat dalam European Prospective Investigation into Cancer and Nutrition (EPIC). Hasilnya disimpulkan orang yang minum dua atau lebih minuman ringan sehari, bagaimana pun manisnya minuman itu, memiliki tingkat kematian yang lebih tinggi.

"Studi ini menemukan bahwa konsumsi total, minuman ringan yang dimaniskan dengan gula, dan yang dimaniskan secara positif terkait dengan semua penyebab kematian dalam kelompok besar di Eropa ini. Hasilnya mendukung kampanye kesehatan masyarakat yang bertujuan membatasi konsumsi minuman ringan," para peneliti menyimpulkan, menurut Healthline.

Kematian ini terkait dengan penyakit pencernaan yang termasuk penyakit hati, usus buntu, pankreas, dan usus. Penelitian telah dilakukan dengan cukup baik tetapi saat ini, menunjukkan bahwa penyakit berkaitan dengan kebiasaan meminum minuman itu meski tak langsung berefek. Selain itu, mengonsumsi minuman bersoda yang tinggi mungkin menjadi penanda dari pola makan yang tak sehat secara keseluruhan. Untuk menetralisirnya, Anda membutuhkan diet seimbang.

2 dari 3 halaman

Faktor-Faktor Lain

Faktor-faktor lain diperhitungkan, termasuk indeks massa tubuh dan merokok. Para peneliti menemukan bahwa peserta yang minum dua atau lebih minuman ringan per hari adalah 17 persen lebih mungkin untuk memiliki kematian dini dibandingkan dengan responden lain yang minum kurang dari satu gelas minuman ringan per bulan.

Namun, jika Anda berpikir bahwa minum minuman manis buatan akan lebih baik, pikirkan lagi. Para peneliti mengatakan ditemukan orang yang mengonsumsi minuman ini memiliki peluang 26 persen lebih tinggi meninggal dini dibandingkan dengan mereka yang minum kurang dari satu gelas per bulan.

Pemanis buatan yang digunakan dalam minuman ternyata bisa menyebabkan gangguan pencernaan yang signifikan dan peningkatan risiko penyakit Parkinson, yang belum pernah terlihat sebelumnya. Meski begitu, temuan baru tersebut masih perlu dikaji lebih lanjut.

Namun, para ahli mengatakan bahwa kelebihan asupan gula adalah faktor risiko utama untuk penyakit jantung dan kanker.

Pada akhirnya, mereka mengatakan bahwa untuk menjaga pola makan yang sehat, seseorang harus menjauhi minuman tinggi gula karena dapat menyebabkan banyak masalah kesehatan.  Cara terbaik adalah harus mengonsumsi air dan minuman tanpa pemanis lainnya agar berumur panjang dan sehat.

3 dari 3 halaman

Saksikan Video Pilihan di Bawah Ini:

Loading
Artikel Selanjutnya
Studi: Rata-Rata Perempuan Mengeluarkan Rp90 Juta untuk Produk Kesehatan
Artikel Selanjutnya
Tidak Buruk, Melamun Ternyata Memiliki 4 Manfaat