Prabowo Hadir di Penutupan Musyawarah Nasional NU, Disambut Rais Aam PBNU

Presiden Prabowo menghadiri penutupan Munas-Konbes NU di Bangkalan. M Nuh menyebut Muktamar NU dijadwalkan 1–5 Agustus 2026, lokasi segera diputuskan.

Diterbitkan 23 Juni 2026, 14:22 WIB
Share
Copy Link
Batalkan
Jadi intinya...
  • Prabowo hadiri penutupan Munas-Konbes NU di Bangkalan, Jawa Timur.
  • Acara dihadiri pejabat tinggi negara, PBNU, TNI/Polri, dan 1.000+ peserta.
  • Munas-Konbes ini persiapan Muktamar NU 2026 yang akan tetapkan lokasi.

Liputan6.com, Jakarta - Presiden Prabowo Subianto menghadiri penutupan Musyawarah Nasional (Munas) Alim Ulama dan Konferensi Besar (Konbes) Nahdlatul Ulama (NU) di IAI Syaichona Mohammad Cholil, Kabupaten Bangkalan, Jawa Timur, Selasa (23/6/2026).

Ia disambut jajaran Pengurus Besar Nahdlatul Ulama, termasuk Ketua Umum PBNU Yahya Cholil Staquf. 

Prabowo tiba sekitar pukul 13.45 WIB, setelah sebelumnya meresmikan jalan daerah sepanjang 1.151 kilometer di Sampang, Jawa Timur. Ia tampak mengenakan baju safari cokelat muda dan peci berwarna hitam.

Setibanya di lokasi, Presiden disambut Rais Aam PBNU Miftachul Akhyar, Ketua Umum PBNU Yahya Cholil Staquf, serta Sekretaris Jenderal PBNU yang juga Menteri Sosial Saifullah Yusuf. Ratusan warga NU turut menyambut kedatangan kepala negara.

Barisan Pejabat Hadir Di Bangkalan

Di antara tamu undangan terlihat Ketua Umum Dewan Pembina PP Muslimat NU sekaligus Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa. Hadir pula Ketua Umum PP Muslimat NU yang juga Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Arifatul Choiri Fauzi.

Selain itu, tampak Ketua MPR RI Ahmad Muzani, Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Wilayah Agus Harimurti Yudhoyono, Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan, Menteri ATR/BPN Nusron Wahid, Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi, serta Menteri ESDM Bahlil Lahadalia.

Unsur pimpinan TNI dan Polri juga hadir, antara lain Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo dan Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto. Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya berada di barisan pejabat yang datang.

Munas-Konbes NU 2026 dihadiri lebih dari 1.000 peserta dan undangan, mulai dari para kiai sepuh, pengasuh pesantren, jajaran PBNU, pengurus PWNU Jawa Timur, hingga seluruh PCNU se-Jawa Timur.

Menuju Muktamar NU 1–5 Agustus 2026

Pengurus Besar Nahdlatul Ulama sebelumnya menyampaikan Muktamar NU 2026 dijadwalkan berlangsung pada 1–5 Agustus 2026. Penetapan lokasi akan diputuskan bersama setelah Munas dan Konbes NU di Pesantren Al Falah Kediri.

"Munas dan Konbes ini satu rangkaian dengan Muktamar yang insya Allah akan dilaksanakan 1–5 Agustus 2026. Tempatnya sudah disepakati, yaitu ada usulan beberapa tempat mulai dari NTB (Nusa Tenggara Barat), Jawa Timur, Jawa Barat, dan tentu Sumatera Barat," kata Sekretaris Steering Committee (SC) Munas dan Konbes NU 2026 M Nuh di Kediri, Jawa Timur, Senin (22/6/2026).

Ia menjelaskan, lokasi muktamar akan dibahas dalam rapat khusus. Tim akan mengkaji serta meninjau sejumlah lokasi yang diajukan dengan menilai kelayakan sarana prasarana, keamanan, aspek finansial, dan faktor pendukung lainnya.

"Termasuk tempat ini, saat Munas-Konbes kami juga mengunjungi beberapa lokasi untuk melihat kelayakan fisiknya. Setelah itu juga dipertimbangkan dari sisi kelayakan lainnya, termasuk kelayakan spiritual. Dari hasil penilaian itulah akhirnya diputuskan lokasi Munas-Konbes di sini. Dengan metode yang sama, maka nanti muktamar juga akan diumumkan," kata M Nuh.

M Nuh menegaskan tema muktamar pada prinsipnya tetap sama, yaitu menjaga marwah NU dan memperkuat khidmat untuk kemaslahatan bangsa.

Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6