Sukses

Wisata Kapal Pesiar dengan Ragam Fasilitas Seru

Liputan6.com, Jakarta - Wisata kapal pesiar menjadi salah satu destinasi yang kian dilirik oleh para pecinta traveling. Melihat hal itu, cruise line brand, Royal Caribbean tiada henti berinovasi dan menyuguhkan ragam keseruan.

Khususnya di pasar Asia, Royal Caribbean akan menghadirkan kapal Voyager of the Seas. Kapal ini akan berlayar di Asia Tenggara selama tiga hingga lima malam dengan pelayaran dari Singapura ke Penang, Phuket, dan Kuala Lumpur pada 21 Oktober 2019.

"New Voyager of the Seas yang sudah diperbaharui untuk bulan Oktober dengan penambahan fitur-fitur baru setelah melakukan survei ke tamu yang memberi masukan," kata Andi Sasmita Indana, Marketing Manager Royal Caribbean International - Indonesia di Hotel Indonesia Kempinski‎, Jakarta, Jumat (16/8/2019).

Andi menyampaikan ada masukan dari tamu terkait kapal di Asia yang kids friendly. Hal yang paling utama dan sangat mudah diketahui adalah anak-anak suka main air. Selain kolam renang, ada pula inovasi lain yang berikan.

"Maka dari itu kita menambahkan The Perfect Storm sebuah water slide yang tingginya tiga lantai. Ada juga simulator selancar FlowRider di dalam kapal yang tidak kenakan biaya tambahan," lanjut Andi.

Upaya ini tidak lain sebagai komitmen Royal Caribbean untuk guest expectation. "Apa yang dibayangkan, itu yang akan didapatkan untuk semua fasilitas yang didapat dalam kapal. Sudah termasuk dalam paket," kata Andi.

Selain itu, kapal pesiar ini juga memiliki ragam fasilitas lain mulai dari panjat tebing, golf mini, permainan laser tag battle, adventure ocean, hingga lapangan basket ukuran asli. Ada pula mini shopping mal dengan barang-barang yang duty free.

Kapal pesiar Voyager of the Seas akan berlayar mulai 21 Oktober hingga 11 November 2019 lalu akan ke region lain. Kapal ini akan kembali ke Singapura pada Mei 2020 mendatang.

2 dari 3 halaman

Patahkan Anggapan Soal Naik Kapal Pesiar

Tak dapat dipungkiri, ada beberapa anggapan terkait berwisata kapal pesiar. Andi pun menyampaikan ada tiga hal yang kerap disampaikan seperti ketakutan tenggelam.

"Safety selalu menjadi prioritas Royal Caribbean. Sebelum kapal jalan, ada peragaan pelatihan keselamatan. Semua tamu harus melihat safety video," ungkap Andi.

Anggapan lain yang disebut kerap ''menghantui" orang soal wisata kapal pesiar adalah mabuk laut. "Kapal kita beratnya 138 ribu ton sudah seperti floating hotel. Bila ada pergerakan 5 derajat, ada stabilizer saat kapal berjalan," tambahnya.

Hal selanjutnya tidak lain adalah bosan. Andi menyebut kapal Royal Caribbean memiliki beragam fasilitas yang disampaikan melalui jadwal yang dicetak di kertas.

"Tamu diajarkan untuk membaca kembali jadwal kapal dengan fasilitas yang disediakan. Semua jadwal kapal ada dan kertas harus dilihat dan dibawa kalau nggak bisa terlewat," jelas Andi.

3 dari 3 halaman

Saksikan Video Pilihan di Bawah Ini:

Loading
Artikel Selanjutnya
6 Wisata Candi Penuh Sejarah Berkelas Dunia, Ada dari Indonesia
Artikel Selanjutnya
Festival Kota Lama Semarang Siap Digelar untuk Menarik Perhatian Dunia