Sukses

Cerita Priyanka Chopra yang Pernah Dibully Saat SMA

Liputan6.com, Jakarta - Tak sedikit para pesohor dunia yang jadi korban bully ketika duduk di bangku sekolah, satu di antaranya adalah Priyanka Chopra. Istri Nick Jonas ini lahir di India, namun ia menghabiskan masa remaja di Amerika.

Melansir People, Kamis (16/5/2019), aktris sekaligus ratu kecantikan ini nyatanya jadi salah satu korban perundungan saat di SMA. Kepada Associated Press pada Jumat, 11 Mei 2019, Priyanka Chopra berkisah tentang pengalamannya di-bully karena warna kulit.

"Saya diperlakukan berbeda karena kulit saya kecokelatan. Betul begitu, perilaku yang sangat rasis ketika saya sekolah kelas satu SMA," jelas Priyanka Chopra pada Associated Press.

Salah satu bentuk bully yang dilakukan pada pemain film Baywatch ini adalah dengan mengejek dan memberikan 'julukan' merujuk pada warna kulitnya.

"Saya dipanggil 'Brownie', 'Curry' (disuruh) 'kembali pada gajah yang kamu datangi' dan itu benar-benar memengaruhi saya ketika saya masih kecil dan mempengaruhi harga diri saya," lanjut Priyanka Chopra.

2 dari 3 halaman

Kehidupan Priyanka Chopra Saat Sekolah

Priyanka Chopra lahir di Bihar, India, dan pindah ke Negeri Paman Sam ketika berusia 13 tahun dan tinggal bersama tantenya. Perempuan berusia 36 tahun itu sempat tinggal di berbagai negara bagian dan pernah bersekolah di Massachusetts, Iowa, dan New York.

Saat SMA di pinggir kota Boston, ia menyebut dirinya sebagai anak yang kaku dan tidak sempurna pada International Business Times pada 2012. Sifat-sifat itu membuatnya senang saat ini karena membuatnya terkenal.

"Hidup saya adalah lambang ketidaksempurnaan. Saya tidak sempurna seperti (sesama aktris India dan mantan pemenang Miss World) Aishwarya Rai yang cantik dan menakjubkan," katanya kala itu.

Priyanka juga menyebut dirinya berasal dari latar belakang keluarga kelas menengah yang sederhana. Yang ia tahu adalah bekerja keras dan tidak berhenti untuk belajar.

"Saya tidak tahu bagaimana harus bertindak atau memenangkan kontes kecantikan. Tapi, saya bekerja keras. Hari ini, saya menaungi 12 brand," tambahnya.

3 dari 3 halaman

Saksikan Video Pilihan di Bawah Ini:

Loading
Artikel Selanjutnya
6 Kasus Perundungan yang Berakhir Tragis
Artikel Selanjutnya
Cerita Akhir Pekan: Menghakimi Pelaku Bully