Sukses

Mengharukan, Ini Hadiah Istimewa Seorang Ayah untuk Putrinya

Liputan6.com, Jakarta Orangtua adalah hal yang paling berharga yang dapat dimiliki seseorang di dunia ini. Siapa lagi yang mengenal dan memahami kita lebih baik dari orang lain? Dan tak perlu diragukan lagi, orangtua mencintai kita melebihi siapapun di dunia ini.

Seorang gadis yang baru saja lulus SMA bernama Brenna Martin memahami betapa ayahnya mencintainya. Brenna menerima hadiah istimewa dari ayahnya dalam rangka kelulusan SMA. Dikutip dari situs Brightside, berikut penuturan Brenna tentang hadiah istimewa yang ia terima dari ayahnya.

'Saya lulus SMA pekan ini. Ketika ayah saya mengatakan ia memiliki hadiah untuk saya, saya pikir saya mendapatkan beberapa kartu ucapan selamat yang norak. Tapi apa yang saya terima adalah sesuatu yang benar-benar tak ternilai harganya. Setelah upacara kelulusan, Ayah menyerahkan tas dengan yang berisi buku dengan judul ’’Oh the Places You’ll Go,’' karya Dokter Seuss. Pada awalnya saya hanya tersenyum dan mengatakan bahwa saya sangat menyukai buku itu dan hadiah itu sangat berarti.
Tapi kemudian ayah mengatakan, ''Bukalah bukunya,''

Di halaman pertama saya melihat sebuah paragraf pendek yang ditulis oleh guru TK saya. Saya mulai membuka halamannya satu persatu, namun saya masih bingung. Ayah kemudian memberitahu saya, ''Setiap tahun, selama 13 tahun terakhir, sejak hari kamu mulai TK, ayah meminta setiap guru, pelatih, dan kepala sekolah untuk menulis sesuatu tentang kamu dalam buku ini.''

Hadiah istimewa seorang ayah untuk putrinya. Foto: Brightside.me

Ayah berhasil menjaga buku ini tetap rahasia selama 13 tahun, dan tampaknya orang lain dalam hidup saya tahu tentang hal buku ini! Ya, efek yang terjadi adalah tentu saja saya meledak menangis. Saya duduk sambil membaca buku ini, saya bahagia dan terharu dengan kata-kata yang menggembirakan dan manis dari setiap guru yang saya suka dan ingat selama bertahun-tahun saya di kota kecil ini.

Guru sekolah dasar saya menggambarkan saya dalam 2 kata yaitu 'kuncir dan tawa,' sedangkan guru SMA saya menyebutkan saya adalah gadis yang cerdik dan berpikiran tajam. Mereka semua juga mengingat selera humor saya dan rasa cinta saya terhadap hidup. Menerima hadiah yang sangat berarti, bernilai, penuh nostalgia rasanya sangat luar biasa.

Saya tidak bisa mengungkapkan betapa saya mencintai ayah saya untuk usahanya yang menunjukkan rasa cintanya terhadap saya.'