Liputan6.com, Jakarta - Di tengah kesibukan aktivitas sehari-hari, kumpulan sholawat Nabi lengkap teks arab dan latin hadir sebagai amalan praktis bagi siapa pun yang ingin mendekatkan diri kepada Allah dan Rasulullah SAW tanpa memerlukan waktu atau tempat khusus. Sholawat adalah pujian sekaligus doa yang bernilai pahala besar. Istimewanya, amalan ini dapat dilakukan saat beraktivitas maupun beristirahat.
Rasulullah SAW menjanjikan balasan berlipat bagi umatnya yang bersholawat. Beliau bersabda: “Barang siapa yang bersholawat kepadaku satu kali, maka Allah akan bersholawat kepadanya sepuluh kali.” (HR. Muslim).
Dalam riwayat lain disebutkan bahwa sholawat dapat menghapus sepuluh dosa dan mengangkat sepuluh derajat. Inilah keutamaan dasar yang melekat pada setiap bacaan sholawat, menjadikannya amalan yang sangat menggiurkan bagi siapa pun yang ingin mengumpulkan pahala di sela-sela aktivitas.
Advertisement
Ustadz Mahmud Sami dalam kitab 70 Shalawat Pilihan menjelaskan bahwa sholawat pada hakikatnya adalah wujud pengagungan kepada Nabi sekaligus pengakuan atas kedudukan beliau di sisi Allah.
Berikut ini adalah kumpulan sholawat Nabi yang disusun dari yang paling pendek dan mudah dihafal hingga yang lebih panjang, dilengkapi dengan teks Arab, latin, dan artinya. Semuanya dapat diamalkan kapan saja dan di mana saja, tanpa memerlukan persiapan khusus.
Sholawat Pendek (Mudah Dihafal dan Diamalkan)
1. Sholawat Jibril
Sholawat ini merupakan bacaan terpendek dan paling mudah dihafal. Dinamakan Sholawat Jibril karena pertama kali diajarkan oleh Malaikat Jibril kepada Nabi Adam AS. Sholawat ini sangat dianjurkan untuk dibaca secara rutin sebagai pembuka pintu rezeki.
Arab: صَلَّى اللهُ عَلَى مُحَمَّد
Latin: Shallallāhu ‘alā Muhammad
Artinya: “Semoga Allah memberikan rahmat-Nya kepada Nabi Muhammad.”
2. Sholawat Allāhumma shalli ‘alā Muhammad
Sholawat ini hanya terdiri dari empat kata dan sangat praktis dibaca di sela-sela aktivitas sehari-hari.
Arab: اللَّهُمَّ صَلِّ عَلَى مُحَمَّدٍ
Latin: Allāhumma shalli ‘alā Muhammad
Artinya: “Ya Allah, limpahkanlah rahmat kepada Nabi Muhammad.”
3. Sholawat Ibrahimiyah (Versi Terpendek) Sholawat ini merupakan bagian dari bacaan tasyahud dalam salat dan termasuk sholawat yang paling utama.
Arab: اللَّهُمَّ صَلِّ عَلَى مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِ مُحَمَّدٍ
Latin: Allāhumma shalli ‘alā Muhammad wa ‘alā āli Muhammad
Artinya: “Ya Allah, limpahkanlah rahmat kepada Nabi Muhammad dan kepada keluarga Nabi Muhammad.”
4. Sholawat Allāhumma shalli ‘alā Muhammad wa ‘alā ālihi wa sallim
Sholawat ini menambahkan doa keselamatan (salam) untuk Nabi dan keluarganya.
Arab: اللَّهُمَّ صَلِّ عَلَى مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِهِ وَسَلِّمْ
Latin: Allāhumma shalli ‘alā Muhammadin wa ‘alā ālihi wa sallim
Artinya: “Ya Allah, limpahkanlah kesejahteraan dan keselamatan atas Nabi Muhammad dan keluarganya.”
5. Sholawat Qad Dhaqat
Sholawat ini dibaca ketika seseorang merasa kesulitan dan memohon pertolongan kepada Rasulullah SAW.
Teks Arab: اَللّٰهُمَّ صَلِّ وَسَلِّمْ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ قَـدْ ضَاقَتْ حِيْلَــتِى أَدْرِكْـنِى يَارَسُوْلَ اللّـهِ
Bacaan Latin: Ash-shalātu wassalāmu ‘alaika yā Sayyidī yā Rasūlallāh, qad dhāqat hīlatī adriknī
Artinya: “Rahmat dan keselamatan semoga tetap atas engkau wahai penghulu kami, ya Rasulullah, habis daya upayaku, semoga engkau berkenan menolongku.”
6. Sholawat Tibbil Qulub (Syifa)
Sholawat ini sering disebut sebagai sholawat penyembuh atau obat hati, mengandung doa untuk kesehatan jasmani dan rohani.
Teks Arab: اَللّٰهُمَّ صَلِّ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ، طِبِّ الْقُلُوْبِ وَدَوَائِهَا، وَعَافِيَةِ الْاَبْدَانِ وَشِفَائِهَا، وَنُوْرِ الْاَبْصَارِ وَضِيَائِهَا، وَعَلَى اٰلِهِ وَصَحْبِهِ وَسَلِّمْ
Bacaan Latin: Allāhumma shalli ‘alā Sayyidinā Muhammadin thibbil qulūbi wa dawā’ihā, wa ‘āfiyatil abdāni wa syifā’ihā, wa nūril abshāri wa dhiyā’ihā, wa ‘alā ālihi wa shahbihi wa sallim
Artinya: “Ya Allah, limpahkanlah rahmat kepada baginda kami Nabi Muhammad yang menjadi obat dan penyembuh hati, penyehat dan penyelamat badan, cahaya dan sinar penglihatan, dan limpahkanlah rahmat dan salam kepada keluarganya dan para sahabatnya.”
7. Sholawat Fatih
Sholawat ini dikenal sebagai sholawat pembuka pintu kebaikan dan sangat dianjurkan untuk dibaca dalam berbagai kesempatan.
Teks Arab: اللَّهُمَّ صَلِّ وَسَلِّمْ وَبَارِكْ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ الفَاتِحِ لِمَا أُغْلِقَ وَالخَاتِمِ لِمَا سَبَقَ وَالنَّاصِرِ الحَقَّ بِالحَقِّ وَالهَادِي اِلَى صِرَاطٍ مُسْتَقِيْمٍ
Bacaan Latin: Allāhumma shalli wa sallim wa bārik ‘alā sayyidinā Muhammadinil fātihi limā ughliqa, wal khātimi limā sabaqa wan nāshiril haqqa bilhaqqi, wal hādī ilā shirāthikal mustaqīm
Artinya: “Ya Allah, curahkanlah rahmat, salam sejahtera serta keberkahan kepada junjungan kami, Nabi Muhammad, sebagai pembuka sesuatu yang terkunci dan penutup sesuatu yang terdahulu. Dialah penolong kebenaran dengan kebenaran dan pemberi petunjuk menuju jalan-Mu yang lurus.”
8. Sholawat Badar
Sholawat Badar adalah sholawat yang berisi pujian kepada Rasulullah serta permohonan ampunan, keselamatan, dan keberkahan. Sholawat ini terdiri atas 28 bait dan sering dilantunkan dalam acara-acara keagamaan.
Teks Arab (Bait Awal):
صَـلا َةُ اللهِ سَـلا َمُ اللهِ عَـلَى طـهَ رَسُـوْلِ اللهِ صَـلا َةُ اللهِ سَـلا َمُ اللهِ عَـلَى يـس حَبِيْـبِ اللهِ تَوَ سَـلْنَا بِـبِـسْـمِ اللّهِ وَبِالْـهَادِى رَسُـوْلِ اللهِ وَ كُــلِّ مُجَـا هِـدِ لِلّهِ بِاَهْـلِ الْبَـدْ رِ يـَا اَللهُ اِلهِـى سَـلِّـمِ اْلا ُمـَّة مِـنَ اْلافـَاتِ وَالنِّـقْـمَةَ وَمِنْ هَـمٍ وَمِنْ غُـمَّـةٍ بِاَ هْـلِ الْبَـدْرِ يـَا اَللهُ
Bacaan Latin:
Shalāatullāh salāamullāh ‘alā Thāha Rasūlillāh Shalāatullāh salāamullāh ‘alā Yāsīn Habībillāh Tawassalnā bibismillāh wabil Hādī Rasūlillāh Wa kulli mujāhidin lillāh bi Ahli al-Badri yā Allāh Ilāhī sallimil-ummata minal-āfāti wan-niqmati Wa min hammin wa min ghummatin bi Ahli al-Badri yā Allāh
Artinya: “Semoga sholawat dan salam Allah dilimpahkan kepada Thaha Rasulullah dan kepada Yasin kekasih Allah. Ya Allah, kami bertawassul dengan nama-Mu, dengan petunjuk Rasulullah, dan dengan setiap pejuang di jalan Allah, dengan perantaraan Ahli Badar, ya Allah. Wahai Tuhanku, selamatkanlah umat ini dari bencana dan siksa, dan dari duka serta kesedihan, dengan perantaraan Ahli Badar, ya Allah.”
9. Sholawat Busyro
Sholawat Busyro, dari kata busyro yang berarti “kabar gembira”, berisi permohonan agar Allah memberikan kabar gembira kepada pembaca, keluarga, dan komunitasnya. Sholawat ini diijazahkan oleh Habib Segaf bin Hasan Baharun.
Teks Arab: اَللّهُمَّ صَلِّ وَسَلِّمْ عَلى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ صَاحِبِ الْبُشْرى صَلَاةً تُبَشِّرُنَا بِهَا وَاَهْلَنَا وَاَوْلَادَنَا وَجَمِيْعَ مَشَايِخِنَا وَمُعَلِّمِنَا وَطَلَبَتَنَا وَطَالِبَاتِنَا مِنْ يَوْمِنَا هَذَا اِلى يَوْمِ الْأَخِرَةِ
Bacaan Latin: Allāhumma shalli wa sallim ‘alā Sayyidinā Muhammadin shāhibil busyro, shalātan tubasysyirunā bihā wa ahlanā wa awlādanā wa jamī‘a masyāyikhinā wa mu‘alliminā wa thalabatanā wa thālibātinā min yauminā hādzā ilā yaumil ākhirah
Artinya: “Ya Allah, semoga rahmat dan keselamatan senantiasa tercurah limpahkan kepada junjungan kami Baginda Nabi Muhammad, pemilik kabar gembira, yang memberi kabar gembira kepada keluarga kami, anak-anak kami, guru-guru kami, para pengajar kami, dan siswa-siswi kami sejak hari ini hingga sampai hari akhirat.”
10. Sholawat Nariyah (Tafrijiyah)
Sholawat Nariyah dikenal sebagai sholawat pelepas kesulitan dan pembuka jalan keluar dari permasalahan. Nama Nariyah—dari kata nār yang berarti api—merujuk pada kecepatan terkabulnya hajat bagi pembacanya. Dalam kitab Khazinatul Asrar karya Sayyid Muhammad Haqqi An-Nazili dijelaskan bahwa sholawat ini sangat mustajab dan jika dibaca 4.444 kali dalam satu majelis, apa yang dikehendaki akan tercapai dengan cepat.
Teks Arab: اَللّٰهُمَّ صَلِّ صَلَاةً كَامِلَةً وَسَلِّمْ سَلَامًا تَامًّا عَلىٰ سَيِّدِنَا مُحَــمَّدِ الَّذِيْ تَنْحَلُّ بِهِ الْعُقَدُ وَتَنْفَرِجُ بِهِ الْكُرَبُ وَتُقْضٰى بِهِ الْحَوَائِجُ وَتُنَالُ بِهِ الرَّغَائِبُ وَحُسْنُ الْخَوَاتِمِ وَيُسْتَسْقَى الْغَمَامُ بِوَجْهِهِ الْكَرِيْمِ وَعَلىٰ اٰلِهِ وَصَحْبِهِ فِيْ كُلِّ لَمْحَةٍ وَ نَفَسٍ بِعَدَدِ كُلِّ مَعْلُوْمٍ لَكَ
Bacaan Latin: Allāhumma shalli shalātan kāmilatan wa sallim salāman tāmmā ‘alā sayyidinā Muhammadinil-ladzī tanhallu bihil-‘uqadu wa tanfariju bihil-kurabu wa tuqḍā bihil-ḥawā’iju wa tunālu bihir-raghā’ibu wa ḥusnul-khawātimi wa yustasqal-ghamāmu biwajhihil-karīmi wa ‘alā ālihi wa ṣaḥbihi fī kulli lamḥatin wa nafasin bi‘adadi kulli ma‘lūmin lak
Artinya: “Ya Allah, limpahkanlah shalawat yang sempurna dan curahkanlah salam kesejahteraan yang penuh kepada junjungan kami Nabi Muhammad, yang dengan sebab beliau semua kesulitan dapat terpecahkan, semua kesusahan dapat dilenyapkan, semua keperluan dapat terpenuhi, dan semua yang didambakan serta husnul khatimah dapat diraih, dan berkat dirinya yang mulia hujan pun turun, dan semoga terlimpahkan kepada keluarganya serta para sahabatnya, di setiap detik dan hembusan napas sebanyak bilangan semua yang diketahui oleh Engkau.”
11. Sholawat Munjiyat
Sholawat Munjiyat berarti “sholawat penyelamat”. Sholawat ini mengandung doa memohon keselamatan dari segala marabahaya, dikabulkannya hajat, dan diangkatnya derajat. Sholawat ini berasal dari Syekh Shalih Musa Adh-Dharir, seorang pemuka tarekat Syadziliyah.
Teks Arab: اَللّٰهُمَّ صَلِّ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ صَلاَةً تُنْجِيْنَا بِهَا مِنْ جَمِيْعِ الْأَهْوَالِ وَالْاٰفَاتِ وَتَقْضِيْ لَنَا بِهَا جَمِيعَ الْحَاجَاتِ وَتُطَهِّرُنَا بِهَا مِنْ جَمِيْعِ السَيِّئَاتِ وَتَرْفَعُنَا بِهَا عِنْدَكَ أَعْلَى الدَّرَجَاتِ وَتُبَلِّغُنَا بِهَـــا أَقْصَى الْغَايَاتِ مِنْ جَمِيْعِ الْخَيْرَاتِ فِى الْحَيَاةِ وَبَعْدَ الْمَمَـــاتِ
Bacaan Latin: Allāhumma shalli ‘alā Sayyidinā Muhammadin wa ‘alā āli Sayyidinā Muhammadin shalātan tunjīnā bihā min jamī‘il ahwāli wal āfāt, wa taqḍī lanā bihā jamī‘al hājāt, wa tuṭahhirunā bihā min jamī‘is sayyiāt, wa tarfa‘unā bihā ‘indaka a‘lad darajāt, wa tuballighunā bihā aqshal ghāyāt min jamī‘il khairāti fil hayāti wa ba‘dal mamāt
Artinya: “Ya Allah, limpahkanlah rahmat kepada junjungan kami Nabi Muhammad, yang dengan shalawat itu, Engkau akan menyelamatkan kami dari semua keadaan yang menakutkan dan dari semua cobaan; dengan shalawat itu, Engkau akan mengabulkan hajat kami; dengan shalawat itu, Engkau akan menyucikan kami dari segala keburukan; dengan shalawat itu, Engkau akan mengangkat kami ke derajat paling tinggi; dengan shalawat itu pula, Engkau akan menyampaikan kami kepada tujuan yang paling sempurna dalam semua kebaikan, ketika hidup dan setelah mati.”
Cara dan Pengamalan Sholawat yang Mudah
1. Tanpa Waktu dan Tempat Khusus
Keistimewaan sholawat adalah tidak terikat oleh waktu atau tempat tertentu. Sholawat dapat dibaca kapan saja dan di mana saja—saat bekerja, berjalan, di kendaraan, atau bahkan sebelum tidur. Tidak diperlukan wudhu atau pakaian khusus, cukup dengan menggerakkan lisan, seorang Muslim telah menunaikan ibadah agung.
2. Minimal 3 Kali Sehari
Bagi yang memiliki kesibukan tinggi, dianjurkan membaca sholawat minimal 3 kali setiap hari. Bacaan ini dapat dilakukan setelah salat fardhu, di pagi hari, atau di sore hari. Amalan yang sedikit namun istiqamah lebih baik daripada amalan banyak namun hanya sesekali.
3. Wirid Harian
Beberapa ulama memberikan panduan khusus untuk sholawat tertentu:
• Sholawat Jibril dianjurkan dibaca 1.000 kali setiap pagi dan petang
• Sholawat Busyro dianjurkan dibaca 41 kali setelah salat Subuh
• Sholawat Nariyah dianjurkan 11 kali setelah salat fardhu sebagai wiridan agar rezeki tidak putus
4. Dalam Majelis dan Pengajian
Sholawat juga dapat diamalkan secara berjamaah dalam majelis taklim, pengajian, atau peringatan Maulid Nabi. Membaca sholawat bersama-sama menambah kekhusyukan dan mempererat ukhuwah Islamiyah.
5. Sebelum dan Sesudah Berdoa
Para ulama menganjurkan membaca sholawat di awal, tengah, dan akhir doa sebagai kunci terkabulnya hajat. Dengan demikian, sholawat menjadi pelengkap yang sempurna bagi setiap permohonan kepada Allah.
Hikmah Istiqamah Bersholawat
1. Mendapat Syafaat Rasulullah SAW
Orang yang memperbanyak sholawat akan mendapatkan syafaat dari Rasulullah SAW di hari Kiamat. Beliau bersabda bahwa orang yang paling dekat dengannya di hari Kiamat adalah mereka yang paling banyak bersholawat kepadanya.
2. Dihapuskan Dosa dan Diangkat Derajat
Setiap satu sholawat akan menghapus sepuluh dosa dan mengangkat sepuluh derajat. Ini menjadi kesempatan emas bagi setiap Muslim untuk membersihkan diri dari dosa-dosa.
3. Mendapat Balasan 10 Kali Lipat dari Allah
Rasulullah SAW menjanjikan bahwa setiap satu sholawat akan dibalas dengan sepuluh sholawat dari Allah. Satu sholawat dari Allah tidak dapat diukur dengan apapun, apalagi jika diberikan sepuluh kali lipat.
4. Mendapat Ketenangan Hati dan Keberkahan Hidup
Membaca sholawat secara rutin dapat mendatangkan ketenangan hati, melapangkan hidup, dan membawa keberkahan dalam setiap aspek kehidupan. Hati menjadi lebih tenang, rezeki lebih berkah, dan kehidupan dipenuhi kemudahan.
5. Dikabulkannya Doa dan Hajat
Sholawat menjadi kunci terkabulnya doa. Dengan memperbanyak sholawat, seorang Muslim akan lebih mudah mendapatkan apa yang diinginkan dan diharapkan dari Allah SWT.
Pertanyaan Seputar Sholawat Nabi
1. Apa saja sholawat yang paling pendek dan mudah dihafal?
Sholawat Jibril (Shallallāhu ‘alā Muhammad) dan Allāhumma shalli ‘alā Muhammad adalah yang paling pendek, masing-masing hanya terdiri dari 3-4 kata.
2. Berapa kali sebaiknya membaca sholawat setiap hari?
Para ulama menganjurkan minimal 3 kali sehari sebagai amalan dasar, namun semakin banyak semakin baik. Beberapa ulama menganjurkan 100 kali atau bahkan 1.000 kali sehari.
3. Apakah sholawat boleh dibaca dalam keadaan tidak suci (hadats)?
Ya, sholawat boleh dibaca kapan saja dan dalam keadaan apa pun, karena tidak memerlukan kesucian seperti halnya membaca Al-Qur'an. Sholawat dapat dibaca bahkan saat berjalan, bekerja, atau beristirahat.
4. Apa perbedaan antara sholawat ma'tsurah dan ghairu ma'tsurah?
Sholawat ma'tsurah adalah sholawat yang diriwayatkan langsung dari Rasulullah SAW, seperti Sholawat Ibrahimiyah. Sholawat ghairu ma'tsurah adalah sholawat yang disusun oleh para ulama, seperti Sholawat Nariyah, Munjiyat, dan Busyro. Keduanya sama-sama dianjurkan selama tidak mengandung unsur yang bertentangan dengan syariat.
5. Apakah membaca sholawat bisa menggantikan dzikir lainnya?
Sholawat adalah salah satu bentuk dzikir yang paling utama dan dianjurkan. Meskipun tidak menggantikan dzikir-dzikir lain seperti tasbih, tahmid, dan tahlil, sholawat memiliki keutamaan tersendiri karena merupakan perintah langsung dari Allah SWT dan bentuk kecintaan kepada Rasulullah SAW.
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5463536/original/058765400_1767636182-Untitled.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9331557/original/037451000_1787549916-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2026-08-24T123722.755.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9337309/original/008779100_1788240212-cek_fakta_-_pinjol_ojk.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/7961905/original/013698500_1780798434-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2026-06-07T090929.694.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5401335/original/050061800_1762163848-Sholawat.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5382022/original/048339900_1760524874-Sholawat_dan_Berdzikir.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5507757/original/Rinnai_RI-301S_dan_RI-511C_karena_Teknologi_Pembakaran_Efisien_Rinnai_menjadi_salah_satu_merek_yang_konsisten_masuk_daftar_rekomendasi_2026._Model_RI-301S_dan_RI-511C_dikenal_memiliki_burner_berku.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5409359/original/082273300_1762853878-WhatsApp_Image_2025-11-11_at_16.35.29.jpeg)