10 Amalan Sederhana yang Bisa Menyelamatkan dari Azab Kubur tapi Sering Diabaikan

Kunci keselamatan dari siksa kubur terletak pada amal saleh.

Diterbitkan 20 Juli 2026, 09:00 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta - Di antara yang paling dikhawatirkan seorang muslim ketika membicarakan kehidupan setelah kematian adalah siksa di alam barzakh. Padahal, terdapat berbagai amalan sederhana yang bisa menyelamatkan dari azab kubur, yang terkadang justru luput dari perhatian.

Imam Al-Baihaqi dalam kitab Al-Ahwal menegaskan bahwa kunci keselamatan dari siksa kubur terletak pada amal saleh. Namun, banyak yang mengira amal saleh selalu identik dengan ibadah besar dan berat. Padahal, Rasulullah SAW telah menunjukkan bahwa amalan-amalan ringan seperti menjaga kebersihan dari air kencing atau menyingkirkan duri dari jalan dapat menjadi penentu keselamatan di alam kubur.

Ustadz Abu Ubaidah Yusuf bin Mukhtar as-Sidawi dalam Ebook Siksa Kubur Sebuah Aqidah yang Absolut mengingatkan bahwa dua penghuni kubur disiksa bukan karena dosa besar, melainkan karena kebiasaan sepele: tidak bersuci dari air kencing dan suka mengadu domba.

Alam kubur adalah persinggahan pertama menuju akhirat, tempat amal perbuatan akan menjadi saksi. Merujuk pada pendapat Mujahid, "tempat menyenangkan" dalam QS. Ar-Ruum ayat 44 adalah kediaman nyaman di alam barzakh.

Merangkum berbagai literatur kredibel, berikut ini adalah amalan-amalan sederhana yang sarat pahala dan bisa menyelamatkan dari azab kubur.

10 Amalan Sederhana Penyelamat dari Azab Kubur

1. Menjaga Shalat Lima Waktu

Shalat adalah tiang agama dan amal pertama yang akan dihisab di hari kiamat. Abu Laits As-Samarqandi dalam Tanbih al-Ghafilin menekankan bahwa menjaga shalat adalah amalan utama yang dapat menyelamatkan dari azab kubur. Shalat akan menjadi cahaya penerang di dalam kubur.

2. Membaca Surat Al-Mulk Setiap Malam

Rasulullah SAW bersabda bahwa Surat Al-Mulk adalah al-Mani'ah (yang mencegah) dan al-Munjiyah (yang menyelamatkan) dari siksa kubur. Dalam riwayat Ibnu Abbas, disebutkan: "Barang siapa membaca 'Tabarakalladzi biyadihil mulk' setiap malam, Allah akan melindunginya dengan (surah) itu dari azab kubur" (HR. An-Nasa'i). Surat ini juga disebut sebagai penerang kubur bagi pembacanya.

3. Memperbanyak Sedekah

Rasulullah SAW bersabda: "Sedekah akan memadamkan api siksaan di dalam kubur" (HR. Thabrani). Dalam riwayat Abu Hurairah, sedekah disebut sebagai amalan yang berada di sekitar kedua kaki mayit dan akan menjadi saksi serta pelindung baginya. Gus Fahmi juga menyebut sedekah sebagai salah satu perkara yang dapat menerangi alam kubur.

4. Membaca dan Mengamalkan Al-Qur'an

Al-Qur'an dapat menjadi syafaat dan penerang di alam kubur bagi yang membacanya. Membaca Al-Qur'an secara rutin, terutama surat-surat seperti Al-Mulk, Al-Ikhlas, Yasin, dan Al-Fatihah, akan memberikan cahaya di alam barzakh. Gus Fahmi menekankan bahwa membaca Al-Qur'an adalah salah satu dari empat perkara yang dapat menerangi alam kubur.

5. Memperbanyak Dzikir dan Kalimat Thayyibah

Memperbanyak dzikir kepada Allah, terutama kalimat thayyibah seperti Subhanallah, Alhamdulillah, la ilaha illallah, dan Allahu Akbar, akan menjadi cahaya penerang di dalam kubur. Dalam kitab Ruh, Ibnu Qayyim menyebutkan bahwa dzikir dan muhasabah diri sebelum tidur adalah amalan yang dapat menyelamatkan dari siksa kubur.

6. Muhasabah Diri Sebelum Tidur

Ibnu Qayyim al-Jauziyah dalam kitab Ar-Ruh menjelaskan bahwa salah satu amalan penting yang dapat menghindarkan manusia dari siksa kubur adalah duduk sebentar sebelum tidur untuk melakukan muhasabah atas diri sendiri. Seseorang menghitung kerugian dan keuntungan pada hari itu, lalu bertaubat dengan tulus dan bertekad tidak mengulangi dosa.

7. Membersihkan Diri dari Air Kencing (Istinja)

Inilah amalan sederhana yang paling sering disepelekan. Rasulullah SAW bersabda tentang dua penghuni kubur yang disiksa: "Seorang daripadanya diseksa kerana tidak mencuci air kencingnya dengan betul dan sempurna" (HR. Bukhari). Membersihkan diri dari najis air kencing dengan sempurna adalah amalan sederhana namun menyelamatkan dari azab kubur.

8. Menjaga Lisan dari Dusta, Khianat, dan Adu Domba

Abu Laits As-Samarqandi dalam Tanbih al-Ghafilin menyebutkan bahwa berdusta, melakukan khianat, dan mengadu domba adalah perkara yang harus dihindari agar selamat dari azab kubur. Dalam hadits yang sama, penghuni kubur kedua disiksa karena suka mengadu domba (namimah).

9. Berbakti kepada Orang Tua

Abu Laits As-Samarqandi juga menekankan pentingnya berbuat baik kepada orang tua sebagai amalan yang menyelamatkan dari siksa kubur. Doa anak saleh yang ditinggalkan oleh orang tuanya dapat memberikan keselamatan saat orang tua berada di alam barzakh.

10. Berdoa Memohon Perlindungan dari Siksa Kubur

Rasulullah SAW banyak memohon perlindungan daripada azab kubur dan memerintahkan para sahabatnya untuk melakukannya. Beliau mengajarkan doa: "Ya Allah, sesungguhnya aku berlindung kepada-Mu dari azab jahanam, dan aku berlindung kepada-Mu dari azab kubur, dan aku berlindung kepada-Mu dari fitnah Dajjal, dan aku berlindung kepada-Mu dari fitnah kehidupan dan kematian" (HR. Bukhari-Muslim).

Hikmah Amalan Sederhana Penyelamat dari Azab Kubur

1. Amal Saleh adalah Kunci Keselamatan

Amal saleh yang dikerjakan sepanjang hidup akan menjadi bekal dan pelindung di alam kubur. Setiap kebaikan, sekecil apapun, akan menjadi saksi dan penolong.

2. Melatih Keistiqamahan dalam Ketaatan

Amalan sederhana seperti membaca Al-Mulk setiap malam atau muhasabah sebelum tidur melatih konsistensi beribadah. Sebaik-baik amal adalah yang kontinu meskipun sedikit.

3. Meningkatkan Kesadaran akan Perkara Gaib

Mengetahui bahwa amalan sederhana dapat menyelamatkan dari azab kubur meningkatkan kesadaran bahwa kehidupan setelah kematian adalah nyata dan setiap amal diperhitungkan.

4. Menumbuhkan Rasa Takut yang Produktif

Rasa takut akan siksa kubur mendorong seseorang untuk menjauhi dosa-dosa kecil yang sering dianggap remeh, seperti tidak bersuci dari air kencing dan mengadu domba.

5. Mendapatkan Cahaya dan Kelapangan di Alam Kubur

Amalan-amalan seperti shalat, membaca Al-Qur'an, dan dzikir akan menjadi cahaya penerang dan melapangkan kubur bagi pelakunya.

 

Pertanyaan Seputar Amalan Penyelamat Siksa Kubur

1. Amalan apa yang paling sederhana untuk selamat dari siksa kubur?

Menjaga kebersihan dari air kencing (istinja) adalah amalan paling sederhana namun sering disepelekan. Rasulullah SAW menyebutkan bahwa salah satu penyebab siksa kubur adalah tidak membersihkan diri dari air kencing dengan sempurna. Selain itu, membaca Surat Al-Mulk setiap malam juga merupakan amalan ringan yang sangat dianjurkan.

2. Apakah membaca Surat Al-Mulk bisa melindungi dari siksa kubur?

Ya. Rasulullah SAW menyebut Surat Al-Mulk sebagai al-Mani'ah (yang mencegah) dan al-Munjiyah (yang menyelamatkan) dari siksa kubur. Dalam riwayat Ibnu Abbas, beliau bersabda bahwa Surat Al-Mulk adalah pencegah azab kubur. Dianjurkan membacanya setiap malam sebelum tidur.

3. Bagaimana cara muhasabah diri sebelum tidur?

Ibnu Qayyim al-Jauziyah dalam Ar-Ruh menjelaskan caranya: duduk sebentar dengan menyebut nama Allah, lalu menghitung kerugian dan keuntungan pada hari itu. Jika melakukan keburukan, bertaubat dengan tulus dan bertekad tidak mengulangi. Jika melakukan kebaikan, bersyukur dan bertekad meningkatkannya.

4. Apakah sedekah bisa menyelamatkan dari siksa kubur?

Ya. Rasulullah SAW bersabda: "Sedekah akan memadamkan api siksaan di dalam kubur" (HR. Thabrani). Dalam riwayat Abu Hurairah, sedekah bersama amalan lainnya akan menjadi saksi dan pelindung bagi mayit di dalam kuburnya.

5. Apa saja perkara yang harus dihindari agar selamat dari siksa kubur?

Abu Laits As-Samarqandi dalam Tanbih al-Ghafilin menyebutkan empat perkara yang harus dihindari: berdusta, melakukan khianat, mengadu domba, dan tidak berhati-hati ketika buang air kecil. Selain itu, Ibnu Qayyim menekankan pentingnya menjauhi segala perkara yang dapat menyebabkan siksa kubur.

 

Â