Din Syamsuddin Ajak Bamusi Motori Dialog Ormas Islam Bahas Kondisi Bangsa

Din Syamsuddin Tantang Sayap Islam PDIP Lakukan Aksi Nyata

Diterbitkan 21 Juni 2026, 20:00 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta - Mantan Ketua Umum PP Muhammadiyah, Din Syamsuddin, mengajak Pengurus Pusat Baitul Muslimin Indonesia (PP Bamusi) untuk memprakarsai dialog antar-organisasi kemasyarakatan (ormas) Islam guna membahas kondisi terkini Indonesia. Sayap Islam PDI Perjuangan tersebut diharapkan mampu menjadi motor penggerak demi menjaga arah pemerintahan tetap terukur.

Apresiasi terhadap peran historis Bung Karno menjadi pemantik ajakan ini. Menurut Din, sebagai tokoh umat dan solidarity maker yang dikagumi dunia internasional, semangat persatuan Bung Karno harus terus dirawat oleh generasi penerus.

"Bamusi sebagai organisasi sayap Islam PDI Perjuangan mestinya menangkap dan melanjutkan ajaran Bung Karno ini dalam bentuk api, bukan debu," ujar Din Syamsuddin dalam acara Haul ke-56 Bung Karno di Masjid At-Taufiq, Lenteng Agung, Jakarta Selatan, Minggu (21/6/2026).

Kritisi Arah Kebijakan Pemerintahan Saat Ini

Guru Besar Ilmu Politik UIN Syarif Hidayatullah Jakarta itu menilai, masukan kolektif dari ormas Islam sangat krusial bagi jalannya pemerintahan di bawah Presiden Prabowo Subianto. Ia mencontohkan salah satu kebijakan yang dinilai kurang tepat, yakni keterlibatan Indonesia dalam Board of Peace (BoP) bentukan Amerika Serikat.

Menurut lulusan doktor dari University of California, Los Angeles (UCLA) tersebut, langkah itu bertolak belakang dengan prinsip diplomasi yang diwariskan Bung Karno.

"Kalau saja Bung Karno masih hidup, beliau tentu tidak setuju Indonesia masuk BoP itu. Darah Bung Karno adalah kemerdekaan tanpa syarat buat Palestina sebab kemerdekaan adalah hak segala bangsa," tegasnya.

Din juga mengajak publik merefleksikan kembali relevansi konsep Tri Sakti Bung Karno dalam realitas hari ini. Ia mempertanyakan apakah Indonesia saat ini sudah benar-benar berdaulat dalam politik, berdikari dalam ekonomi, dan berkepribadian dalam kebudayaan.

 

Bamusi Sambut Baik, Targetkan Dialog Berjalan Juli

Ajakan strategis tersebut langsung mendapat respons positif dari internal PP Bamusi. Ketua Dewan Penasihat PP Bamusi, Ahmad Basarah, menyatakan kesiapannya untuk membuka ruang diskusi demi merumuskan solusi atas tantangan kebangsaan saat ini.

"Hanya lewat dialog terbuka dan jujur, gagasan besar dan positif tentang kondisi Indonesia saat ini bisa dicarikan jalan keluar," kata Ahmad Basarah.

Senada dengan Basarah, Wakil Ketua Umum PP Bamusi, Nasyirul Falah Amru (Gus Falah), menekankan pentingnya eksekusi cepat terhadap gagasan ini. Anggota DPR RI asal Dapil Gresik-Lamongan tersebut menargetkan agenda pertemuan antar-ormas Islam ini bisa mulai bergulir dalam waktu dekat.

"Sebaiknya ajakan positif Din Syamsuddin itu dilaksanakan secepatnya, jika perlu Juli mendatang," pungkas Gus Falah.