Ini Jadwal Puasa Ayyamul Bidh Bulan Juni 2026 Beserta Keutamaannya

Jangan lewatkan kesempatan meraih pahala berlimpah! Simak lengkap Jadwal Puasa Ayyamul Bidh Bulan Juni 2026, hukum, niat, dan keutamaannya.

Diterbitkan 30 Mei 2026, 08:10 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta - Umat Muslim di seluruh dunia senantiasa mencari kesempatan untuk meningkatkan ibadah dan mendekatkan diri kepada Allah SWT. Salah satu amalan sunah yang sangat dianjurkan adalah Jadwal Puasa Ayyamul Bidh Bulan Juni 2026, yang dikenal juga sebagai puasa hari-hari putih. Puasa ini memiliki keutamaan besar serta pahala yang berlimpah bagi siapa saja yang melaksanakannya.

Pada bulan Juni 2026 mendatang, umat Islam akan kembali berkesempatan menunaikan ibadah sunah ini. Jadwal Puasa Ayyamul Bidh Bulan Juni 2026 bertepatan dengan momen awal Tahun Baru Islam, yaitu bulan Muharram 1448 Hijriah. Ini menjadi kesempatan emas untuk memulai tahun baru dengan amalan baik.

Pelaksanaan puasa ini tidaklah rumit, dengan niat yang fleksibel dan tata cara yang serupa dengan puasa pada umumnya. Mari kita selami lebih dalam mengenai hakikat, hukum, jadwal, serta keutamaan dari Puasa Ayyamul Bidh agar tidak melewatkan kesempatan berharga ini. Berikut Liputan6 memberikan ulasan lengkapnya untuk Anda, Kamis (21/5/2026).

Hakikat Puasa Ayyamul Bidh

Puasa Ayyamul Bidh secara harfiah dapat diartikan sebagai "Hari-hari Putih". Penamaan ini merujuk pada kondisi alamiah bulan yang sedang berada pada fase purnama penuh. Fenomena ini terjadi setiap malam ke-13, 14, dan 15 dalam kalender Hijriah, di mana cahaya rembulan bersinar sangat terang dan mampu menerangi bumi.

Malam-malam tersebut terasa begitu putih benderang, menciptakan suasana yang tenang dan penuh kedamaian. Secara filosofis, puasa yang dilakukan pada hari-hari ini diharapkan dapat membersihkan hati dan jiwa dari berbagai dosa. Proses pembersihan ini diibaratkan seperti cahaya bulan yang menerangi kegelapan malam, membawa pencerahan spiritual bagi yang menjalankannya.

Hukum Puasa Ayyamul Bidh

Dalam syariat Islam, hukum melaksanakan Puasa Ayyamul Bidh adalah Sunnah Muakkadah. Ini berarti puasa tersebut sangat dianjurkan untuk dilaksanakan oleh umat Muslim. Keutamaannya yang besar menjadikan amalan ini memiliki posisi penting dalam praktik ibadah sunah.

Rasulullah SAW sendiri sangat menganjurkan puasa ini kepada para sahabat terdekatnya. Beliau mewasiatkan kepada Abu Hurairah dan Abu Darda RA untuk senantiasa menjaga amalan puasa Ayyamul Bidh sebagai bagian dari ibadah harian yang penting. Anjuran ini menunjukkan betapa besar nilai dan manfaat dari puasa sunah tersebut.

Jadwal Puasa Ayyamul Bidh Bulan Juni 2026

Bagi umat Muslim yang ingin menunaikan ibadah Puasa Ayyamul Bidh pada bulan Juni 2026, penting untuk mengetahui jadwal pastinya. Puasa ini akan bertepatan dengan bulan Muharram 1448 Hijriah, yang merupakan bulan pertama dalam kalender Islam dan menandai awal Tahun Baru Islam. Kesempatan ini menjadi momen yang tepat untuk memulai tahun dengan amalan baik.

Berikut adalah rincian Jadwal Puasa Ayyamul Bidh Bulan Juni 2026 yang dapat dicatat:

  • 13 Muharram 1448 H: Minggu, 28 Juni 2026
  • 14 Muharram 1448 H: Senin, 29 Juni 2026
  • 15 Muharram 1448 H: Selasa, 30 Juni 2026

Dengan mengetahui jadwal ini, umat Muslim dapat mempersiapkan diri untuk melaksanakan puasa sunah ini dengan sebaik-baiknya. Persiapan meliputi niat, sahur, dan menjaga diri dari hal-hal yang membatalkan puasa.

Niat dan Tata Cara Puasa Ayyamul Bidh

Salah satu kemudahan dalam melaksanakan puasa sunah Ayyamul Bidh adalah kelonggaran dalam waktu niat. Berbeda dengan puasa wajib Ramadhan yang niatnya harus diucapkan pada malam hari, niat untuk puasa sunah ini bisa dilakukan hingga pagi hari setelah matahari terbit. Syaratnya, seseorang belum makan, minum, atau melakukan hal-hal lain yang dapat membatalkan puasa sejak fajar.

Lafal niat Puasa Ayyamul Bidh yang dapat diucapkan adalah sebagai berikut:

نَوَيْتُ صَوْمَ أَيَّامِ الْبِيْضِ لِلّٰهِ تَعَالَى

Artinya: "Saya niat puasa Ayyamul Bidh (hari-hari yang malamnya cerah), karena Allah Ta'ala."

Adapun tata cara pelaksanaannya sama persis seperti puasa pada umumnya. Umat Muslim diwajibkan menahan diri dari segala hal yang membatalkan puasa, seperti makan, minum, dan syahwat, mulai dari terbit fajar (waktu Subuh) hingga terbenamnya matahari (waktu Maghrib). Sangat disunahkan pula untuk melakukan sahur sebelum imsak, karena di dalamnya terdapat keberkahan yang besar.

Keutamaan Puasa Ayyamul Bidh

Puasa Ayyamul Bidh menyimpan banyak keutamaan yang luar biasa bagi siapa saja yang melaksanakannya dengan ikhlas. Keutamaan-keutamaan ini menjadi motivasi bagi umat Muslim untuk tidak melewatkan amalan sunah yang sangat dianjurkan ini.

Pahala Setara Puasa Sepanjang Tahun (Shaumud Dahr)

Salah satu keutamaan paling istimewa adalah pahala yang setara dengan berpuasa sepanjang tahun. Dalam ajaran Islam, setiap kebaikan akan dilipatgandakan pahalanya menjadi sepuluh kali lipat, sebagaimana firman Allah SWT dalam QS. Al-An'am ayat 160. Ini berarti, berpuasa satu hari akan mendapatkan balasan pahala setara sepuluh hari.

Jika seseorang rutin berpuasa selama tiga hari Ayyamul Bidh setiap bulan, maka pahalanya akan sama dengan berpuasa selama satu bulan penuh. Jika amalan ini dilakukan secara konsisten setiap bulan, pahalanya akan setara dengan berpuasa sepanjang tahun tanpa henti.

Hal ini diperkuat dengan hadits dari Abu Dzar RA, di mana Rasulullah SAW bersabda: "Siapa saja yang berpuasa tiga hari dari setiap bulan, maka puasa tersebut seperti puasa sepanjang tahun." (HR. Tirmidzi dan Ibnu Majah, dinilai Hasan). Hadits ini menegaskan betapa besar ganjaran bagi mereka yang istiqamah dalam menjalankan Puasa Ayyamul Bidh.

Menjalankan Wasiat Rasulullah SAW

Melaksanakan Puasa Ayyamul Bidh juga berarti menjalankan salah satu wasiat khusus dari Rasulullah SAW. Abu Hurairah RA meriwayatkan bahwa Rasulullah SAW mewasiatkan tiga hal kepadanya, salah satunya adalah puasa tiga hari setiap bulan. Wasiat ini menunjukkan betapa pentingnya amalan ini di mata Nabi Muhammad SAW, sehingga beliau secara spesifik menganjurkannya kepada para sahabat terdekat.

Detoksifikasi Tubuh dan Jiwa

Selain keutamaan spiritual, Puasa Ayyamul Bidh juga memberikan manfaat bagi kesehatan fisik dan mental. Secara fisik, puasa yang dilakukan secara teratur dapat membantu mengistirahatkan organ pencernaan dan mendukung proses detoksifikasi, yaitu pembuangan racun dari dalam tubuh. Ini membantu menjaga kesehatan dan fungsi organ tubuh agar tetap optimal.

Dari sisi spiritual dan mental, puasa melatih pengendalian hawa nafsu dan emosi. Konon, pada saat bulan purnama, emosi manusia cenderung lebih bergejolak karena pengaruh gravitasi bulan terhadap cairan tubuh. Dengan berpuasa, seseorang dilatih untuk mengendalikan diri, menenangkan jiwa, dan membersihkan pikiran dari hal-hal negatif, sehingga mencapai keseimbangan spiritual dan emosional.

Pertanyaan Seputar Puasa Ayyamul Bidh

1. Apa itu Puasa Ayyamul Bidh?

Puasa Ayyamul Bidh adalah puasa sunah yang secara harfiah berarti 'Hari-hari Putih', merujuk pada tiga hari di pertengahan bulan Hijriah saat bulan purnama penuh, yaitu tanggal 13, 14, dan 15.

2. Kapan Jadwal Puasa Ayyamul Bidh Bulan Juni 2026?

Jadwal Puasa Ayyamul Bidh Bulan Juni 2026 adalah pada Minggu, 28 Juni (13 Muharram 1448 H), Senin, 29 Juni (14 Muharram 1448 H), dan Selasa, 30 Juni (15 Muharram 1448 H).

3. Bagaimana niat Puasa Ayyamul Bidh?

Niat Puasa Ayyamul Bidh adalah 'Nawaitu shauma ayyâmil bîdh lilâhi ta'âlâ' yang artinya 'Saya niat puasa Ayyamul Bidh (hari-hari yang malamnya cerah), karena Allah Ta'ala'. Niat bisa diucapkan malam hari atau pagi hari sebelum melakukan hal yang membatalkan puasa.

4. Apa keutamaan Puasa Ayyamul Bidh?

Keutamaan Puasa Ayyamul Bidh antara lain mendapatkan pahala setara puasa sepanjang tahun, menjalankan wasiat Rasulullah SAW, serta membantu detoksifikasi tubuh dan jiwa.

5. Apakah hukum Puasa Ayyamul Bidh?

Hukum melaksanakan Puasa Ayyamul Bidh adalah Sunnah Muakkadah, yang berarti sangat dianjurkan oleh Rasulullah SAW.