Dzikir Bulan Syawal Baca Apa Saja? Simak Bacaan Lengkap Arab Latin Arti, serta Doa-doanya

Syawal adalah bulan peningkatan, termasuk ketakwaan dan mengingat Allah. Lantas, dzikir bulan syawal baca apa saja?

Diterbitkan 03 April 2026, 19:00 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta - Bulan Syawal telah tiba, membawa serta kesempatan untuk melanjutkan momentum spiritual yang telah terbangun selama Ramadan. Syawal adalah waktu untuk meningkatkan dzikir dan amal. Pertanyaan yang sering muncul, dzikir bulan Syawal baca apa saja?

Merujuk ebook 30 Inspirasi Ibadah Syawal, Qur'an Pro Academy, makna Syawal sendiri adalah peningkatan. Memperbanyak dzikir di bulan Syawal bukan sekadar rutinitas, tetapi upaya menaikkan derajat ketakwaan. Apalagi setelah menghabiskan Ramadan, umat Islam dikembalikan pada kesucian.

Dzikir adalah ibadah yang sangat dianjurkan dalam Islam. Dalam sebuah hadits riwayat Abu Darda, Rasulullah SAW bersabda bahwa dzikir adalah amal perbuatan yang terbaik, tersuci di sisi Allah, menghantarkan kepada kedudukan tertinggi, serta masih banyak keutamaan lainnya.

Artikel ini akan mengulas bacaan dzikir yang dianjurkan di bulan Syawal, lengkap dengan teks Arab, latin, dan artinya, serta hikmah memperbanyak dzikir di bulan mulia ini.

Dzikir-Dzikir yang Dianjurkan di Bulan Syawal

Berikut adalah bacaan dzikir yang dianjurkan untuk diamalkan di bulan Syawal, baik setelah shalat fardhu, di pagi dan petang hari, maupun sebagai dzikir harian.

Dzikir Setelah Shalat Fardhu

Salah satu dzikir yang sangat dianjurkan setelah shalat adalah membaca tasbih, tahmid, dan takbir. Imam Al-Ghazali dalam Ihya Ulumuddin memasukkan bahasan khusus tentang doa dan dzikir.

Salah satu dzikir yang sangat dianjurkan ialah membaca subhânallâh, alhamdulillâh, dan allâhu akbar sebanyak 33 kali. Kemudian ditutup dengan melafalkan lâ ilâha illallâh lâ syarîka lahu lahul mulku wa lahul hamdu wa huwa ‘alâ kulli syai‘in qadîr satu kali.

1. Istighfar (3x)

أَسْتَغْفِرُ اللَّهَ، أَسْتَغْفِرُ اللَّهَ، أَسْتَغْفِرُ اللَّهَ

Latin: Astaghfirullah, Astaghfirullah, Astaghfirullah

Artinya: “Aku memohon ampun kepada Allah, aku memohon ampun kepada Allah, aku memohon ampun kepada Allah.”

2. Doa Kesaksian

اللَّهُمَّ أَنْتَ السَّلاَمُ وَمِنْكَ السَّلاَمُ تَبَارَكْتَ يَا ذَا الْجَلاَلِ وَالإِكْرَامِ

Latin: Allahumma antas-salaam wa minkas-salaam, tabaarakta yaa dzal-jalaali wal-ikraam

Artinya: “Ya Allah, Engkaulah Yang Maha Sejahtera, dari-Mu-lah kesejahteraan. Maha Suci Engkau, wahai Tuhan Yang Maha Agung lagi Maha Pemurah.”

3. Tasbih, Tahmid, Takbir

(33x):سُبْحَانَ اللَّهِالْحَمْدُ لِلَّهِاللَّهُ أَكْبَرُ

Latin: Subhanallah (33x)Alhamdulillah (33x)Allahu Akbar (33x)

Artinya: “Maha Suci Allah”“Segala puji bagi Allah”“Allah Maha Besar”

4. Penutup Dzikir

لَا إِلَهَ إِلَّا اللَّهُ وَحْدَهُ لَا شَرِيكَ لَهُ، لَهُ الْمُلْكُ وَلَهُ الْحَمْدُ يُحْيِي وَيُمِيتُ وَهُوَ عَلَى كُلِّ شَيْءٍ قَدِيرٌ

Latin: Laa ilaaha illallah wahdahu laa syariikalah, lahul mulku wa lahul hamdu yuhyii wayumiitu wahuwa ‘alaa kulli syai-in qadiir

Artinya: “Tidak ada Tuhan selain Allah Yang Maha Esa, tidak ada sekutu bagi-Nya. Bagi-Nya kerajaan dan bagi-Nya pujian. Dia-lah Yang Maha Menghidupkan dan Mematikan, dan Dia Maha Kuasa atas segala sesuatu.”

Hadits riwayat Malik menyebutkan keutamaan dzikir ini: “Rasulullah SAW bersabda, ‘Siapa yang bertasbih, bertahmid, dan bertakbir setelah shalat sebanyak 33 kali dan menutupnya dengan membaca lâ ilâha illallâh lâ syarîka lahu lahul mulku wa lahulhamdu wa huwa ‘alâ kulli syai’in qadîr, maka dosanya akan diampuni meskipun sebanyak buih di lautan.’”

Dzikir Pagi dan Petang

Memperbanyak dzikir di pagi dan petang hari memiliki keutamaan besar. Berikut beberapa bacaan yang dianjurkan :

1. Dzikir Berlindung dari Keburukan

أَعُوذُ بِكَلِمَاتِ اللَّهِ التَّامَّاتِ مِنْ شَرِّ مَا خَلَقَ

Latin: A’uudzu bikalimatillahittaammaati min syarrimaa kholaq

Artinya: “Aku berlindung dengan kalimat Allah yang sempurna dari keburukan apa-apa yang Dia ciptakan.”

2. Dzikir Mohon Keselamatan

بِسْمِ اللَّهِ الَّذِي لَا يَضُرُّ مَعَ اسْمِهِ شَيْءٌ فِي الْأَرْضِ وَلَا فِي السَّمَاءِ وَهُوَ السَّمِيعُ الْعَلِيمُ

Latin: Bismillahilladzii laa yadhurru ma’asmihii syaiungfilardhi walaa fissamaai wahumas samii’ul ‘aliim

Artinya: “Dengan nama Allah Yang bersama nama-Nya sesuatu apa pun tidak akan celaka baik di bumi dan di langit. Dialah Maha Mendengar lagi Maha Mengetahui.”

3. Doa Sayyidul Istighfar

اَللَّهُمَّ أَنْتَ رَبِّيْ لَا إِلَهَ إِلَّا أَنْتَ خَلَقْتَنِيْ وَأَنَا عَبْدُكَ وَأَنَا عَلَى عَهْدِكَ وَوَعْدِكَ مَا اسْتَطَعْتُ. أَعُوْذُ بِكَ مِنْ شَرِّ مَا صَنَعْتُ. أَبُوْءُ لَكَ بِنِعْمَتِكَ عَلَيَّ. وَأَبُوْءُ بِذَنْبِيْ. فَاغْفِرْ لِيْ فَإِنَّهُ لَا يَغْفِرُ الذُّنُوْبَ إِلَّا أَنْتَ

Latin: Allahumma anta rabbii laa ilaha Illa anta khalaqtanii wa ana ‘abduka wa ana ‘ala ‘ahdika wa wa’dika mas tatho’tu, a’dzubika min syarri maa shona’tu, abuu ulaka bini’matika ‘alayya wa abuu u bidzanbi faghfirli. Fainnahu laa yaghfiru dzunuuba Illa anta

Artinya: “Ya Allah! Engkau adalah Tuhanku, tidak ada Tuhan yang berhak disembah kecuali Engkau, Engkaulah yang menciptakan aku dan aku adalah hamba-Mu semampuku. Aku berlindung kepada-Mu dari keburukan yang kuperbuat. Aku mengakui nikmat-Mu kepadaku dan aku mengakui dosaku, oleh karena itu ampunilah aku. Sesungguhnya tiada yang mengampuni dosa-dosa selain Engkau.”

4. Dzikir Syukur Pagi

أَصْبَحْنَا وَأَصْبَحَ الْمُلْكُ لِلّهَِ وَالْحَمْدُ لِلّهَِ لاَ شَرِيكَ لَهُ، لاَ إِلهَ إِلَّا هُوَ وَإِلَيْهِ النُّشُوْرُ

Latin: Ashbahnaa wa ash-bahal mulku lillaahi walhamdu lillaahi la syariika lahu laa ilaaha ilaa huwa wa ilaihi-nusyuur

Artinya: “Kami berpagi hari dan berpagi hari pula kerajaan milik Allah. Segala puji bagi Allah, tiada sekutu bagi-Nya, tiada Tuhan melainkan Dia dan kepada-Nya tempat kembali.”

5. Dzikir Syukur Petang

أَمْسَيْنَا وَأَمْسَى الْمُلْكُ لِلّهَِ وَالْحَمْدُ لِلّهَِ لاَ شَرِيكَ لَهُ، لاَ إِلهَ إِلَّا هُوَ وَإِلَيْهِ الْمَصِيْرُ

Latin:Amsaina wa amsa al mulku lillaahi wal hamdulillahi la syariika lahu laa ilaaha ilaa huwa wa ilaihil mashiir

Artinya:“Kami bersore hari dan bersore hari pula kerajaan milik Allah. Segala puji bagi Allah, tiada sekutu bagi-Nya, tiada Tuhan melainkan Dia dan kepada-Nya tempat kembali.”

Doa Mohon Istiqamah di Bulan Syawal

Selain dzikir, doa memohon keteguhan hati sangat penting dipanjatkan di bulan Syawal agar semangat ibadah tetap terjaga.

1. Doa Memohon Keteguhan Hati

يَا مُقَلِّبَ الْقُلُوبِ ثَبِّتْ قَلْبِي عَلَى دِينِكَ

Latin: Ya muqallibal qulub, tsabbit qalbi ‘ala dinika

Artinya: “Wahai Zat yang membolak-balikkan hati, tetapkanlah hatiku di atas agama-Mu.” (HR. Tirmidzi)

2. Doa Nabi Sulaiman AS untuk Istiqamah

رَبِّ اَوْزِعْنِيْٓ اَنْ اَشْكُرَ نِعْمَتَكَ الَّتِيْٓ اَنْعَمْتَ عَلَيَّ وَعَلٰى وَالِدَيَّ وَاَنْ اَعْمَلَ صَالِحًا تَرْضٰىهُ وَاَدْخِلْنِيْ بِرَحْمَتِكَ فِيْ عِبَادِكَ الصّٰلِحِيْنَ

Latin: Rabbi auzi‘nî an asykura ni‘matakallatî an‘amta ‘alayya wa ‘alâ wâlidayya wa an a‘mala shâliḫan tardlâhu wa adkhilnî biraḫmatika fî ‘ibâdikash-shâliḫîn

Artinya: “Ya Tuhanku, anugerahkanlah aku ilham untuk tetap mensyukuri nikmat-Mu yang telah Engkau anugerahkan kepadaku dan kepada kedua orang tuaku dan agar aku mengerjakan kebajikan yang Engkau ridhai; dan masukkanlah aku dengan rahmat-Mu ke dalam golongan hamba-hamba-Mu yang shaleh.” (QS. An-Naml: 19).

Hikmah Memperbanyak Dzikir di Bulan Syawal

1. Meningkatkan Derajat Ketakwaan

Memperbanyak dzikir di bulan Syawal adalah upaya menaikkan derajat ketakwaan setelah sebulan berpuasa. Peningkatan dzikir ini menjadi bukti bahwa Ramadan benar-benar membekas dalam diri.

2. Menggapai Derajat Ahli Dzikir

Dengan terus melatih diri berdzikir secara konsisten, seorang muslim dapat mencapai derajat ahli dzikir, di mana hatinya dipenuhi dengan Allah SWT. Pada tahap ini, seluruh anggota tubuh mengarah kepada Allah dan setiap gerakan menjadi ibadah.

3. Meraih Kecintaan dan Perlindungan Allah

Dalam hadits qudsi ditegaskan bahwa orang yang senantiasa berdzikir hingga hatinya dipenuhi dengan Allah benar-benar dicintai-Nya. Kalau meminta atau berdoa, tanpa diucapkan, Allah mengabulkannya. “Sungguh manakala dia minta, mintanya tidak harus diucapkan, krentek saja, Allah kan maha tahu,” jelas Kiai Miftach.

4. Mendapatkan Ampunan Dosa

Dzikir yang diwiridkan secara rutin, terutama setelah shalat, menjadi sarana pengampunan dosa. Rasulullah SAW menjanjikan bahwa orang yang membiasakan diri membaca tasbih, tahmid, dan takbir setelah shalat, dosanya akan diampuni meskipun sebanyak buih di lautan.

5. Menjadikan Diri Sebagai Muslim Terbaik

Seseorang yang bertanya kepada Rasulullah SAW tentang siapakah orang yang terbaik dan paling besar pahalanya saat berpuasa, beliau menjawab: “Mereka yang paling banyak zikirnya kepada Allah SWT.” Yang terbaik bukanlah yang paling lapar atau paling haus, tetapi yang paling banyak mengingat Allah.

People Also Ask:

Amalan amalan bulan Syawal?

Amalan utama di bulan Syawal adalah puasa sunnah enam hari, yang pahalanya setara berpuasa setahun penuh jika dilakukan setelah Ramadan. Amalan lainnya meliputi menyambung silaturahmi, meningkatkan sedekah, serta menjaga konsistensi (istiqamah

Puasa Senin Kamis di bulan Syawal apa boleh?

Berdasarkan berbagai pendapat ulama dan penjelasan dari sumber keislaman, menggabungkan puasa Syawal dengan puasa Senin Kamis diperbolehkan dan sah.

Barang siapa berpuasa 6 hari di bulan Syawal maka seolah-olah seperti?

"Barang siapa berpuasa Ramadan kemudian diikuti dengan enam hari dari bulan Syawal, maka ia seperti berpuasa sepanjang tahun." (HR. Muslim) Puasa Syawal dapat dilakukan secara berturut-turut atau terpisah, selama masih berada di bulan Syawal.

Bagaimana cara sholat utaqo di bulan Syawal?

Shalat Utaqo (pembebasan) adalah shalat sunnah 8 rakaat yang dikerjakan pada bulan Syawal untuk memohon pembebasan dari hutang, dosa, dan api neraka. Shalat ini dikerjakan 8 rakaat (bisa 4 kali salam atau 2 kali salam), dengan membaca Al-Fatihah dan Al-Ikhlas 15 kali di setiap rakaat, serta membaca tasbih & shalawat 70 kali setelahnya.

Apa keistimewaan bulan Syawal?

Bulan Syawal adalah bulan penuh berkah yang datang setelah Ramadhan, ditandai dengan Idul Fitri, dan memiliki keistimewaan besar, terutama puasa sunnah enam hari yang pahalanya setara berpuasa setahun penuh. Syawal menjadi momen peningkatan takwa, mempererat silaturahmi melalui tradisi saling memaafkan, serta waktu yang dianjurkan untuk menikah.