Bacaan Doa Agar Dilindungi Allah Saat Tidur Lengkap Arab, Latin, dan Artinya

Ingin tidur nyenyak dan aman? Temukan panduan lengkap doa agar dilindungi Allah saat tidur, termasuk bacaan, arti, dan sunnah Rasulullah SAW untuk ketenangan malam.

Diterbitkan 19 September 2025, 18:30 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta - Tidur merupakan waktu istirahat esensial bagi tubuh dan jiwa, sekaligus menjadi momen berharga bagi umat Muslim untuk mendekatkan diri kepada Allah SWT.

Mengamalkan doa agar dilindungi Allah saat tidur adalah bentuk ikhtiar spiritual yang sangat dianjurkan dalam Islam. 

Mengutip dari buku Doa Dulu Dong oleh Muallim (2015), doa sebelum tidur mengingatkan akan kekuasaan Allah atas hidup dan mati.

Rasulullah SAW bersabda, "Jadikanlah doa itu sebagai akhir dari semua perkataanmu." Ini adalah amalan yang membawa ketenangan batin.

Membaca doa agar dilindungi Allah saat tidur, seseorang memohon ampunan jika ajal tiba saat tidur dan meminta perlindungan jika masih diberi kesempatan hidup. 

Berikut Liputan6.com ulas lengkapnya melansir dari berbagai sumber, Jumat (19/9/2025).

Bacaan Doa Agar Dilindungi Allah Saat Tidur: Arab, Latin, dan Artinya

Ada beberapa versi doa agar dilindungi Allah saat tidur yang diajarkan Rasulullah SAW, baik yang pendek maupun yang lebih panjang. Mengamalkan doa-doa ini dapat memberikan ketenangan dan perlindungan selama tidur. Setiap doa memiliki makna mendalam yang menegaskan keimanan dan penyerahan diri kepada Allah SWT.

Doa Sebelum Tidur Versi Pertama (Pendek)

Doa ini adalah doa yang paling umum dan sering diajarkan sejak kecil, mudah dihafal dan diamalkan setiap malam.

بِسْمِكَ اللّهُمَّ اَحْيَا وَ بِسْمِكَ اَمُوْتُ

Arab latin: "Bismika allahumma ahyaa wa bismika amuut."

Artinya: "Dengan nama-Mu ya Allah, aku hidup dan aku mati."

Doa ini diriwayatkan dalam Sahih Bukhari, At-Tauhid: 6845.

Doa Sebelum Tidur Versi Kedua (Lengkap)

Doa ini diriwayatkan dalam hadits yang lebih panjang dan mencakup penyerahan diri sepenuhnya kepada Allah, memohon perlindungan dari segala ancaman.

اللَّهُمَّ أَسْلَمْتُ إِلَيْكَ وَوَجَّهْتُ وَجْهِي إِلَيْكَ، وَفَوَّضْتُ أَمْرِى إِلَيْكَ وَأَلْجَأْتُ ظَهْرى إِلَيْكَ رَغْبَةً وَرَهْبَةً إِلَيْكَ، لاَ مَلْجَأَ وَلَا مَنْحَى مِنْكَ إِلا إِلَيْكَ، أَمَنْتُ بكتابكَ الَّذِي أَنْزَلْتَ وَبِنَبِيِّكَ الَّذِي أَرْسَلْتَ

Arab latin: "Allahuma aslamtuilaika wawajjahtuwajhii ilaika, wafawwadhtuamrii ilaika waalja'tudzahrii ilaika raghbatan waraghbatan ilaika laa maljaawalaa manjaa minka illa ilaika amantu bikitaabikalladzii anzaita wabinabiyyikalladzi arsalta."

Artinya: "Ya Allah, aku berserah diri kepada-Mu. Aku menghadapkan wajahku kepada-Mu. Aku menyerahkan segala urusanku kepada-Mu. Aku menyandarkan punggungku kepada-Mu lantaran mengharap dan takut kepadaMu. Tidak ada tempat berlindung dan menyelamatkan diri dari ancaman-Mu kecuali hanya kepada-Mu. Aku beriman kepada kitab-Mu yang Kau turunkan juga (aku beriman) kepada nabi-Mu yang Kau utus."

Doa ini diriwayatkan oleh HR Muslim, Bukhari, dan Abu Dawud.

Doa Sebelum Tidur Versi Ketiga

Doa ini juga diajarkan oleh Nabi Muhammad SAW dan diriwayatkan dalam hadits Bukhari dan Muslim, memohon rahmat dan penjagaan Allah.

بِاسْمِكَ رَبِّ وَضَعْتُ جَنْبِي ، وَبِكَ أَرْفَعُهُ ، إِنْ أَمْسَكْتَ نَفْسِي فَارْحَمْهَا ، وَإِنْ أَرْسَلْتَهَا فَاحْفَظْهَا بِمَا تَحْفَظُ بِهِ عِبَادَكَ الصَّالِحِينَ

Arab latin: "Bismika robbi wa dho'tatu janbiy, wa bika arfa'uhu, in amsakta nafsiy faar hamhaa, wa in arsaltaha fahfadzha bimaa tahfadzu bihi ibaadakas shaalihin."

Artinya: "Ya Allah, dengan nama-Mu aku meletakkan lambungku. Dan dengan nama-Mu aku bangun darinya. Jika Engkau menahan ruhku, berilah rahmat kepadanya. Dan jika Engkau melepasnya, maka peliharalah sebagaimana Engkau memelihara hamba-hamba-Mu yang saleh."

Doa ini diriwayatkan oleh HR Bukhari no. 6320 dan Muslim no. 2714.

Sunnah Rasulullah SAW Sebelum Tidur untuk Perlindungan

Selain membaca doa agar dilindungi Allah saat tidur, Rasulullah SAW juga mengajarkan beberapa amalan sunnah lain yang dapat dilakukan sebelum tidur. Amalan-amalan ini bertujuan untuk mendapatkan perlindungan dan keberkahan dari Allah SWT. Melaksanakan sunnah ini tidak hanya mendatangkan pahala, tetapi juga ketenangan batin yang mendalam.

Mengutip buku Sunnah Rasulullah Sehari-hari karya Syaikh Abdullah bin Hamoud Al Furaih, berikut sejumlah sunnah Nabi SAW yang bisa dicontoh kaum muslimin sebelum tidur:

  • Berwudhu

Nabi Muhammad SAW menganjurkan umatnya untuk berwudhu sebelum tidur, sebagaimana wudhu untuk sholat. Hal ini agar tidur dalam keadaan suci dan lebih terjaga dari gangguan.

Hadits riwayat Al-Bukhari dan Muslim menyebutkan, "Jika engkau hendak mendatangi tempat tidurmu, hendaklah engkau berwudhu seperti wudhu untuk salat, lalu berbaringlah pada sisi kanan badanmu." Tidur dalam keadaan suci diyakini membawa keberkahan dan menjauhkan dari hal-hal negatif.

  • Mengibas Kasur

Sebelum berbaring, Rasulullah SAW menganjurkan untuk mengibas kasur dengan bagian dalamnya sebanyak tiga kali. Ini dilakukan sebagai bentuk kehati-hatian dan kebersihan, karena kita tidak mengetahui apa yang ada di atas kasur.

Dalam hadits Abu Hurairah (HR Bukhari dan Muslim), Nabi Muhammad SAW bersabda, "Jika salah seorang di antara kamu hendak mendatangi tempat tidurnya, hendaknya ia mengibas kasurnya dengan bagian dalam sarungnya, karena ia tidak mengetahui apa yang ada padanya."

  • Membaca Ayat Kursi

Membaca Ayat Kursi sebelum tidur dapat memberikan perlindungan dari setan hingga pagi hari. Setelah membersihkan kasur, Rasulullah SAW melanjutkan dengan membaca ayat kursi sebagai benteng spiritual.

Hadits riwayat Abu Hurairah (HR Bukhari) menegaskan, "Jika kamu hendak berbaring di atas tempat tidurmu, bacalah ayat Al-Kursi karena dengannya kamu selalu dijaga oleh Allah Ta'ala dan syetan tidak akan dapat mendekatimu sampai pagi."

  • Membaca Surah Al-Ikhlas, Al-Falaq, dan An-Nas

Setelah Ayat Kursi, Nabi Muhammad SAW melanjutkan dengan membaca tiga surat pendek ini. Beliau meniupkan ke kedua telapak tangan lalu mengusapkannya ke seluruh tubuh, dimulai dari kepala dan wajah.

Aisyah RA meriwayatkan (HR Muslim) bahwa Rasulullah SAW melakukan ini tiga kali, sebagai bentuk perlindungan menyeluruh dari segala keburukan dan gangguan.

  • Segera Tidur Setelah Sholat Isya

Amalan terakhir yang diajarkan Rasulullah SAW adalah menyegerakan tidur setelah melaksanakan sholat Isya, tidak terlalu malam atau pun tidak terlalu cepat.

Dalam riwayat dari Abi Barzah (HR Bukhari), Rasulullah SAW membenci tidur sebelum sholat Isya dan obrolan setelahnya. Hal ini menunjukkan pentingnya efisiensi waktu dan menghindari begadang yang tidak bermanfaat bagi kesehatan dan ibadah.

Manfaat Mengamalkan Doa dan Sunnah Sebelum Tidur

Mengamalkan doa agar dilindungi Allah saat tidur beserta sunnah-sunnah Rasulullah SAW sebelum tidur memiliki banyak manfaat yang signifikan. Manfaat ini mencakup aspek spiritual, mental, dan bahkan fisik, yang semuanya berkontribusi pada kualitas hidup seorang Muslim. 

  • Manfaat utama adalah mendapatkan perlindungan dari Allah SWT dari segala gangguan, baik dari makhluk halus maupun bahaya fisik yang tidak terlihat.

Doa-doa ini menjadi perisai spiritual yang menjaga tidur seseorang. Seperti yang disebutkan, doa ini dibaca agar Muslim dilindungi Allah SWT saat tidur hingga bangun di pagi hari, memberikan rasa aman yang mendalam dan menghilangkan kekhawatiran.

  • Selain itu, amalan ini juga membawa ketenangan hati dan pikiran, membantu seseorang tidur lebih nyenyak dan bangun dengan perasaan segar.

Mengutip dari Doa Dulu Dong oleh Muallim (2015), doa ini mengingatkan akan kekuasaan Allah atas hidup dan mati, serta memberikan ketenangan bahwa diri ini berada dalam lindungan-Nya. Ketenangan tersebut sangat vital untuk kesehatan mental dan emosional, serta produktivitas harian.

  • Membaca Ayat Kursi dan tiga surat pendek (Al-Ikhlas, Al-Falaq, An-Nas) secara khusus disebutkan dapat menghindarkan dari gangguan setan, seperti yang ditegaskan dalam hadits riwayat Abu Hurairah.
  • Berwudhu sebelum tidur juga memastikan seseorang berada dalam keadaan suci, yang diyakini dapat meningkatkan kualitas tidur dan menjauhkan dari mimpi buruk.

Secara keseluruhan, praktik ini memperkuat keimanan dan ketergantungan seorang hamba kepada Penciptanya, menciptakan lingkungan tidur yang damai dan terlindungi secara spiritual.

FAQ Seputar Doa Agar Dilindungi Allah Saat Tidur

Berikut adalah beberapa pertanyaan umum seputar doa agar dilindungi Allah saat tidur.

  1. Mengapa penting membaca doa sebelum tidur? Membaca doa sebelum tidur sangat penting karena merupakan sunnah Rasulullah SAW dan bentuk penyerahan diri kepada Allah SWT. Doa ini memohon perlindungan dari segala bahaya dan gangguan selama tidur, serta memberikan ketenangan hati bagi yang mengamalkannya.
  2. Apa saja doa pendek yang bisa dibaca sebelum tidur? Doa pendek yang paling umum adalah "Bismika allahumma ahyaa wa bismika amuut" yang berarti "Dengan nama-Mu ya Allah, aku hidup dan aku mati." Doa ini diriwayatkan dalam Sahih Bukhari dan mudah dihafal serta diamalkan setiap malam.
  3. Selain doa, amalan sunnah apa saja yang dianjurkan sebelum tidur? Beberapa amalan sunnah yang dianjurkan antara lain berwudhu, mengibas kasur, membaca Ayat Kursi, membaca Surah Al-Ikhlas, Al-Falaq, dan An-Nas, serta menyegerakan tidur setelah sholat Isya. Amalan-amalan ini memberikan perlindungan tambahan dan keberkahan.
  4. Apakah ada manfaat khusus dari membaca Ayat Kursi sebelum tidur? Ya, membaca Ayat Kursi sebelum tidur memiliki manfaat khusus yaitu dapat memberikan perlindungan dari setan hingga pagi hari. Hal ini disebutkan dalam hadits riwayat Abu Hurairah, menjadikannya benteng spiritual yang kuat dan efektif.
  5. Bagaimana posisi tidur yang disunnahkan Rasulullah SAW? Rasulullah SAW menganjurkan untuk berbaring pada sisi kanan badan saat tidur, setelah berwudhu. Posisi ini tidak hanya sesuai dengan sunnah Nabi, tetapi juga dianggap lebih sehat secara fisik dan membantu proses pencernaan tubuh.