Liputan6.com, Jakarta - Sholat Taubat adalah salah satu ibadah sunnah yang sangat dianjurkan bagi umat Muslim. Ibadah ini dilakukan sebagai bentuk penyesalan dan permohonan ampun atas dosa-dosa yang telah diperbuat. Memahami sholat Taubat niat dengan benar menjadi kunci utama dalam pelaksanaannya.
Sholat Taubat niat merupakan fondasi dari ibadah ini, karena niat yang tulus akan menentukan sah atau tidaknya sholat yang dikerjakan. Melalui sholat ini, seorang hamba berharap dapat kembali suci dan mendapatkan rahmat serta ampunan dari Allah SWT.
Mengutip buku Seri Fiqih Kehidupan (3): Shalat oleh Ahmad Sarwat, sholat taubat disyariatkan untuk dilaksanakan bagi mereka yang ingin sadar dan insaf dari dosa serta maksiat agar dapat kembali ke jalan Allah SWT.
Advertisement
Berikut Liputan6.com ulas lengkapnya melansir dari berbagai sumber, Kamis (4/8/2025).
Sholat Taubat dan Pentingnya Niat
Sholat Taubat adalah sholat sunnah yang dikerjakan oleh seorang Muslim sebagai wujud penyesalan dan permohonan ampunan kepada Allah SWT atas segala dosa dan kesalahan yang telah dilakukan. Ibadah ini merupakan sarana bagi hamba untuk kembali kepada fitrahnya dan membersihkan diri dari noda-noda dosa.
Dikutip dari Ebook 10 Dosa Besar (Series): Jilid IV karya Hamba Allah, sholat taubat adalah salat yang dilakukan sebagai bentuk tobat atau penyesalan atas dosa-dosa yang telah dilakukan.
Niat memegang peranan fundamental dalam setiap ibadah dalam Islam, termasuk sholat Taubat. Niat adalah tujuan dan keinginan hati untuk melakukan suatu perbuatan, yang membedakan antara ibadah dan kebiasaan semata.
Diterangkan dalam Maqaashidul Mukallafin: An-Niyyat fil ibadaat oleh Umar Sulaiman al-Asyqar terjemahan Faisal Saleh, dalam sebuah hadits Rasulullah SAW mengatakan bahwa setiap amalan bergantung pada niatnya, "Sesungguhnya amal itu bergantung pada niatnya dan setiap orang akan mendapatkan balasan sesuai dengan apa yang diniatkannya." (HR Bukhari dan Muslim).
Imam Nawawi mendefinisikan niat sebagai menuju ke sesuatu dan berkeinginan untuk melakukannya. Menurut definisi ini, niat berarti suatu tujuan dan keinginan. Turut diterangkan dalam buku Menjadi Dai yang Sukses oleh Dr Sa'd al-Qahtani dan Aidil Novia Lc, niat menjadi dasar dan kunci suatu amal perbuatan. Bahkan niat termasuk ruh, penuntun dan pengendali suatu amalan.
Advertisement
Bacaan Sholat Taubat Niat Arab, Latin, dan Artinya
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3430876/original/041814600_1618561326-20210416-Itikaf-Masjid-Kubah-Emas-2.jpg)
Niat sholat Taubat diucapkan di dalam hati sebelum memulai sholat, sebagai bentuk kesungguhan hati untuk bertaubat kepada Allah SWT. Meskipun diucapkan dalam hati, melafazkannya secara lisan juga diperbolehkan untuk memantapkan niat.
Berikut niat sholat taubat yang dikutip dari buku Panduan Shalat untuk Wanita karya Ria Khoerunnisa:
Bacaan Arab: أصلى سُنَّةَ التَّوْبَةِ رَكْعَتَيْنِ لِلَّهِ تَعَالَى .
Bacaan Latin: Ushalli sunnatat taubati rak'ataini lillaahi ta'aalaa.
Artinya: Saya niat sholat taubat dua raka'at Lillahi Ta'aalaa.
Dalil Sholat Taubat dalam Al-Qur'an dan Hadits
Perintah untuk bertaubat kepada Allah SWT secara tulus dan sungguh-sungguh disebutkan dalam beberapa ayat Al-Qur'an dan hadits Nabi Muhammad SAW. Dalil-dalil ini menjadi dasar pensyariatan sholat Taubat.
Perintah bertaubat tercantum dalam surah At Tahrim ayat 8, yang artinya:
"Wahai orang-orang yang beriman, bertobatlah kepada Allah dengan taubat yang semurni-murninya. Mudah-mudahan Tuhanmu akan menghapus kesalahan-kesalahanmu dan memasukkanmu ke dalam surga yang mengalir di bawahnya sungai-sungai pada hari ketika Allah tidak menghinakan Nabi dan orang-orang yang beriman bersamanya. Cahaya mereka memancar di hadapan dan di sebelah kanannya. Mereka berkata, 'Ya Tuhan kami, sempurnakanlah untuk kami cahaya kami dan ampunilah kami. Sesungguhnya Engkau Maha Kuasa atas segala sesuatu.'"
Selain itu, dalil sholat Taubat juga merujuk pada hadits Rasulullah SAW dari Abu Bakar RA, "Tiada seorang hamba yang melakukan dosa, lalu ia bersuci dengan baik lalu ia berdiri untuk sholat dua rakaat, kemudian ia meminta ampunan kepada Allah melainkan Allah akan mengampuninya." (HR Abu Dawud, At-Tirmidzi, Ahmad dan Ibnu Majah).
Juga dijelaskan dalam Q.S. Ali Imrân ayat 135:
"Dan (juga) orang-orang yang apabila mengerjakan perbuatan keji atau menganiaya diri sendiri, mereka ingat akan Allâh, lalu memohon ampun terhadap dosa-dosa mereka dan siapa lagi yang dapat mengampuni dosa selain dari pada Allâh ? dan mereka tidak meneruskan perbuatan kejinya itu, sedang mereka mengetahui."
Advertisement
Tata Cara Pelaksanaan Sholat Taubat
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3449234/original/037900000_1620241442-000_99C2KR.jpg)
Sholat Taubat dilaksanakan secara munfarid atau sendiri-sendiri, tidak secara berjamaah. Jumlah rakaat sholat Taubat adalah dua rakaat dan paling banyak enam rakaat, dengan setiap dua rakaat dijeda salam.
Tata cara pelaksanaannya mirip dengan sholat fardhu, namun dengan niat yang berbeda. Abu Wafa dalam bukunya Panduan Shalat Rasulullah menuliskan bahwa sholat taubat dikerjakan sebanyak dua rakaat sendiri atau munfarid, tidak berjamaah.
Berikut adalah tata cara sholat Taubat:
- Membaca Niat Sholat Taubat: أصلى سُنَّةَ التَّوْبَةِ رَكْعَتَيْنِ لِلَّهِ تَعَالَى . Latin: Ushalli sunnatat taubati rak'ataini lillaahi ta'aalaa. Artinya: "Saya niat sholat taubat dua raka'at Lillahi Ta'aalaa."
- Takbiratul Ihram: Mengangkat kedua tangan sejajar telinga sambil mengucapkan "Allahu Akbar".
- Membaca Doa Iftitah: Doa pembuka sholat.
- Membaca Surah Al-Fatihah: Wajib dalam setiap rakaat.
- Membaca Surah Pendek Al-Qur'an: Setelah Al-Fatihah, disunnahkan membaca surah pendek.
- Rukuk: Membungkuk dengan punggung lurus dan tangan memegang lutut.
- I'tidal: Bangkit dari rukuk ke posisi berdiri tegak.
- Sujud: Menempelkan dahi, hidung, kedua telapak tangan, kedua lutut, dan kedua ujung kaki ke lantai.
- Duduk di Antara Dua Sujud: Duduk sebentar di antara dua sujud.
- Sujud Kedua: Melakukan sujud kembali.
- Bangkit dari Sujud: Melanjutkan ke rakaat kedua dengan tata cara yang sama.
- Tasyahud Akhir: Duduk tasyahud pada rakaat terakhir.
- Salam: Mengucapkan salam ke kanan dan ke kiri sebagai penutup sholat.
Doa dan Istighfar Setelah Sholat Taubat
Setelah selesai melaksanakan sholat Taubat, sangat dianjurkan untuk memperbanyak istighfar dan memanjatkan doa permohonan ampunan kepada Allah SWT. Ini adalah momen penting untuk menunjukkan kesungguhan taubat.
Setelah selesai melaksanakan sholat taubat sebaiknya membaca istighfar sebagai berikut, أَسْتَغْفِرُ اللهَ الْعَظِيمَ الَّذِي لَا إِلَهَ إِلَّا هُوَ الْحَيُّ الْقَيُّومُ وَآتُوبُ إِلَيْهِ.
Arab latin: Astaghfirullaahal'adziim, alladzii laa Ilaaha illa huwal hayyul qayyuumu wa atuubu ilaiih.
Artinya: "Saya mohon kepada Allah Yang Maha Agung, Dzat yang tiada Tuhan melainkan hanya Dia Yang Maha Hidup lagi Berdiri Sendiri. Aku bertaubat kepada-Nya."
Atau bisa juga dengan membaca sayyidul istighfar: اللَّهُمَّ أَنْتَ رَبِّي لَا إِلَهَ إِلَّا أَنْتَ خَلَقْتَنِي وَأَنَا عَبْدُكَ وَأَنَا عَلَى عَهْدِكَ وَوَعْدِكَ مَا اسْتَطَعْتُ أَعُوذُ بِكَ مِنْ شَرِّ مَا صَنَعْتُ أَبُوءُ لَكَ بِنِعْمَتِكَ عَلَيَّ وَأَبُوءُ بِذَنْبِي فَاغْفِرْ لِي فَإِنَّهُ لَا يَغْفِرُ الذُّنُوبَ إِلَّا أَنْتَ.
Arab latin: Allaahumma anta rabbii laa ilaaha illaa anta khalaqtanii wa ana'abduka wa ana'alaa 'ahdika wawa' dika mastatha'tu a'uudzubika min syarri maa shana'tu. abuu ulaka bini'matika 'alayya wa abuu u bidzanbi faghfirlii fa innahu laa yaghfirudz dzunuuba illaa anta.
Artinya: "Wahai Tuhan, Engkau adalah Tuhanku, tiada yang patut disembah melainkan hanya Engkau, Engkaulah yang menjadikan aku dan aku adalah hamba-Mu, dan aku dalam ketentuan dan janji-Mu yang Engkau limpahkan kepadaku dan aku mengakui dosaku, karena itulah ampunilah aku, sebab tidak ada yang dapat memberikan ampunan melainkan Engkau wahai Tuhanku, sesungguhnya aku berlindung kepada-Mu dari kejahatan apa yang telah aku perbuat."
Advertisement
Waktu Pelaksanaan Sholat Taubat
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3430881/original/000433800_1618561330-20210416-Itikaf-Masjid-Kubah-Emas-7.jpg)
Sholat Taubat tidak memiliki waktu spesifik yang mengikat, sehingga dapat dilakukan kapan saja seseorang merasa menyesali dosa-dosanya dan ingin bertaubat. Ini menunjukkan fleksibilitas dalam beribadah dan kemudahan bagi umat Muslim untuk segera kembali kepada Allah.
Meskipun demikian, terdapat beberapa waktu yang sebaiknya dihindari untuk melaksanakan sholat sunnah, termasuk sholat Taubat, yaitu:
- Mulai terbit fajar kedua hingga terbit matahari.
- Ketika terbit matahari hingga matahari naik sepenggalah.
- Ketika matahari berada di tengah-tengah hingga terlihat condong.
- Dari sholat Asar hingga matahari tenggelam.
- Ketika menjelang matahari tenggelam hingga benar-benar sempurna tenggelamnya.
Manfaat Melaksanakan Sholat Taubat
Melaksanakan sholat Taubat memiliki berbagai manfaat spiritual dan psikologis yang mendalam bagi seorang Muslim. Ibadah ini tidak hanya tentang memohon ampunan, tetapi juga tentang pertumbuhan diri dan kedekatan dengan Sang Pencipta.
Berikut adalah beberapa manfaat utama dari sholat Taubat:
- Mendekatkan Diri kepada Allah: Sholat Taubat adalah bentuk ibadah yang menunjukkan kerendahan hati dan kesediaan seorang hamba untuk kembali kepada Allah, sehingga mempererat hubungan spiritual dengan-Nya.
- Pengampunan Dosa: Manfaat paling utama adalah mendapatkan ampunan dari Allah SWT atas dosa-dosa yang telah dilakukan, karena Allah Maha Pengampun dan Maha Penyayang.
- Pembersihan Diri: Melalui sholat Taubat, seseorang membersihkan dirinya dari noda dosa, yang membantu menciptakan perasaan lega, damai, dan memulai lembaran baru dengan hati yang lebih suci.
- Penguatan Kesadaran Diri: Ibadah ini mendorong introspeksi dan refleksi mendalam terhadap kesalahan, yang pada gilirannya dapat memicu perubahan positif dalam perilaku dan karakter.
- Peningkatan Kualitas Hidup: Dengan membersihkan diri dari dosa, seseorang akan merasakan peningkatan kualitas hidup secara keseluruhan, ditandai dengan perasaan damai dan bahagia.
- Memperkuat Iman: Sholat Taubat memperkuat keyakinan bahwa Allah Maha Pengampun, dan tidak ada dosa yang terlalu besar untuk diampuni asalkan bertaubat dengan sungguh-sungguh.
Advertisement
Daftar Sumber
- Hamba Allah. (2015). Ebook 10 Dosa Besar (Series): Jilid IV.
- Khoerunnisa, Ria. Panduan Shalat untuk Wanita.
- Sarwat, Ahmad. Seri Fiqih Kehidupan (3): Shalat. Rumah Fiqih Publishing.
- al-Asyqar, Umar Sulaiman. Maqaashidul Mukallafin: An-Niyyat fil ibadaat. Terjemahan Faisal Saleh.
- al-Qahtani, Dr Sa'd, dan Aidil Novia Lc. Menjadi Dai yang Sukses.
- Wafa, Abu. Panduan Shalat Rasulullah.
FAQ
1. Apa itu sholat Taubat?
Sholat Taubat adalah sholat sunnah yang dikerjakan untuk memohon ampun kepada Allah SWT atas dosa-dosa yang telah diperbuat.
2. Berapa rakaat sholat Taubat?
Minimal dua rakaat, dan paling banyak enam rakaat, dikerjakan sendiri (munfarid).
3. Bagaimana niat sholat Taubat?
Niat cukup diucapkan dalam hati, misalnya: Ushalli sunnatat taubati rak’ataini lillahi ta’ala.
4. Kapan waktu terbaik melaksanakan sholat Taubat?
Bisa kapan saja, kecuali pada waktu-waktu terlarang seperti setelah Subuh hingga matahari terbit, dan setelah Asar hingga matahari terbenam.
5. Apa doa yang dianjurkan setelah sholat Taubat?
Setelah sholat, dianjurkan memperbanyak istighfar dan membaca doa memohon ampun, seperti Astaghfirullaahal ‘adziim.
6. Apa dasar dalil sholat Taubat?
Dalilnya antara lain Q.S. At-Tahrim ayat 8 dan hadits Nabi yang menyebutkan bahwa Allah akan mengampuni hamba yang bertaubat dengan sungguh-sungguh.
7. Apa manfaat sholat Taubat?
Manfaatnya antara lain mendapat ampunan Allah, membersihkan diri dari dosa, menenangkan hati, dan memperkuat iman.
Advertisement
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5379728/original/080061400_1760356827-20251013_140108.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8519902/original/067689300_1782446978-Tugas__41_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3033050/original/073846700_1580099128-20200127--Melihat-Tes-SKD-CPNS-di-Jakarta-2.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9295706/original/066644800_1783939615-cek_fakta_-_prasetyo_hadi_umumkan_dana_pensiunan.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3430878/original/058976400_1618561327-20210416-Itikaf-Masjid-Kubah-Emas-4.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8256534/original/027399300_1781161052-Vertical_500x656_-_Pentas_Bola_Dunia_2026__3_.png)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9287270/original/053254800_1783206565-000_B9AD2FJ.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9295862/original/035555400_1783973067-Jude_Bellingham_celebrates_England_s_victory.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9294699/original/022281100_1783851743-England_s_Harry_Kane__left__Jude_Bellingham__center__and_Morgan_Rogers.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8776154/original/033634700_1782859536-France_s_Kylian_Mbappe__10__celebrates_scoring_their_third_goal_with_Michael_Olise.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9295861/original/079168800_1783972957-Spain_s_Mikel_Merino.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9295860/original/053984200_1783972780-France_s_Ousmane_Dembele__7__celebrates_with_Kylian_Mbappe_and_jules_kounde.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5111782/original/019814700_1738060856-000_36492MT.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4887490/original/081442300_1720552745-AP24191690613776.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9293528/original/019700700_1783732096-spa11.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3491033/original/081375500_1624442715-000_APP2001111319916.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8264052/original/051981800_1782069590-Spain_s_Lamine.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8290659/original/010335100_1782151822-063_2282792467.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5326255/original/074223700_1756094319-pexels-mahmut-33108520.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5382022/original/048339900_1760524874-Sholawat_dan_Berdzikir.jpg)