Doa Sholat Jenazah Takbir ke-1, 2, 3, 4 Lengkap, Ketahui Tata Cara dan Syarat Sahnya

Pahami urutan dan makna doa sholat jenazah takbir ke-1, 2, 3, 4 secara lengkap. Artikel ini mengupas setiap bacaan, mulai dari Al-Fatihah hingga doa penutup.

Diperbarui 08 Agustus 2025, 15:40 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta Salat jenazah merupakan ibadah penting yang dilakukan umat Islam untuk mendoakan saudara seiman yang telah meninggal dunia. Berbeda dengan salat fardhu, salat jenazah dilakukan dengan empat kali takbir tanpa gerakan rukuk maupun sujud. Setiap takbir memiliki bacaan dan doa khusus yang dipanjatkan.

Inti dari salat jenazah adalah memohonkan ampunan dan rahmat Allah SWT bagi jenazah. Oleh karena itu, penting untuk mengetahui dan memahami setiap doa sholat jenazah takbir ke-1, 2, 3, 4. Pemahaman ini tidak hanya memperkaya ibadah, tetapi juga menjadi bentuk penghormatan terakhir yang tulus bagi almarhum.

Melansir dari buku Panduan Shalat Lengkap & Juz 'Amma karya Ahmad Najibuddin, dijelaskan bahwa salat jenazah dikerjakan dengan empat kali takbir. Setiap takbir memiliki bacaan dan peruntukan doa yang berbeda. Dengan mengetahui doa sholat jenazah takbir ke-1, 2, 3, 4, umat Muslim dapat melaksanakan salat ini dengan khusyuk dan sempurna sesuai sunnah.

Berikut Liputan6.com ulas lengkap seputar doa sholat jenazah takbir ke-1, 2, 3, 4.

Pengertian dan Tata Cara Dasar Salat Jenazah

Salat jenazah adalah salat yang dilakukan untuk mendoakan jenazah seorang Muslim. Hukumnya adalah fardhu kifayah, yang berarti kewajiban ini gugur jika sudah ada sebagian umat Islam yang melaksanakannya. Salat jenazah dimulai dengan niat dan takbiratul ihram, dilanjutkan dengan tiga takbir tambahan, dan diakhiri dengan salam. Masing-masing takbir memiliki bacaan khusus.

Mengutip kajian yang dipublikasikan di Cendekia: Jurnal Penelitian dan Pengkajian Ilmiah, Volume 1 No. 3 2024, dijelaskan bahwa salat jenazah adalah perbuatan yang dilakukan terhadap jenazah orang Muslim tanpa rukuk dan sujud.

Takbir pertama membaca Al-Fatihah, takbir kedua membaca selawat, takbir ketiga membaca doa khusus untuk jenazah, dan takbir keempat membaca doa umum sebelum disudahi dengan salam.

Bacaan Niat Salat Jenazah

Niat merupakan rukun pertama dalam salat jenazah, yang harus diikrarkan di dalam hati bersamaan dengan takbiratul ihram. Bacaan niat ini berbeda tergantung jenis kelamin jenazah dan posisi orang yang salat (sebagai imam, makmum, atau sendiri).

  • Untuk Jenazah Laki-laki:
    • Saat salat sendiri: اُصَلِّي عَلَى هَذَا المَيِّتِ فَرْضًا لِلّٰهِ تَعَالَى (Usholli 'alâ hâdzal mayyiti fardlan lillâhi ta'âlâ) Artinya: "Aku niat salat atas jenazah laki-laki ini fardhu karena Allah Ta'ala."
    • Saat berjamaah (sebagai makmum): اُصَلِّيْ عَلَى مَنْ صَلَّى عَلَيْهِ الْإِمَامُ مَأْمُومًا فَرْضًا لله تَعَالَى (Ushalli 'alâ man shalla 'alaihil imâmu ma'mûman fardlan lillâhi ta'âlâ) Artinya: "Aku niat salat atas jenazah yang disalatkan imam sebagai makmum, fardhu karena Allah Ta'ala."
  • Untuk Jenazah Perempuan:
    • Saat salat sendiri: اُصَلِّي عَلَى هَذِهِ المَيِّتَةِ فَرْضًا لِلّٰهِ تَعَالَى (Ushalli 'alâ hâdzihil mayyitati fardlan lillâhi ta'âlâ) Artinya: "Aku niat salat atas jenazah perempuan ini fardhu karena Allah Ta'ala."

Saat berjamaah (sebagai makmum): (Sama dengan niat berjamaah laki-laki, tinggal mengganti kata ganti yang ditujukan kepada jenazah jika diperlukan) 

Bacaan Doa Sholat Jenazah Takbir ke-1

Setelah takbiratul ihram, takbir pertama dalam sholat jenazah dilanjutkan dengan membaca surat Al-Fatihah. Surat pembuka Al-Qur'an ini dibaca dengan khusyuk sebagai fondasi dan inti dari sholat. Membaca Al-Fatihah pada posisi ini merupakan rukun yang wajib dipenuhi.

Bacaan:

بِسْمِ ٱللَّهِ ٱلرَّحْمَٰنِ ٱلرَّحِيمِ ٱلْحَمْدُ لِلَّهِ رَبِّ ٱلْعَٰلَمِينَ ٱلرَّحْمَٰنِ ٱلرَّحِيمِ مَٰلِكِ يَوْمِ ٱلدِّينِ إِيَّاكَ نَعْبُدُ وَإِيَّاكَ نَسْتَعِينُ ٱهْدِنَا ٱلصِّرَٰطَ ٱلْمُسْتَقِيمَ صِرَٰطَ ٱلَّذِينَ أَنْعَمْتَ عَلَيْهِمْ  غَيْرِ ٱلْمَغْضُوبِ عَلَيْهِمْ وَلَا ٱلضَّآلِّينَ

Artinya: Dengan nama Allah Yang Maha Pengasih lagi Maha Penyayang. Segala puji bagi Allah, Tuhan seluruh alam. Yang Maha Pengasih, Maha Penyayang. Pemilik hari pembalasan. Hanya kepada Engkaulah kami menyembah dan hanya kepada Engkaulah kami mohon pertolongan. Tunjukilah kami jalan yang lurus, (yaitu) jalan orang-orang yang telah Engkau beri nikmat kepadanya; bukan (jalan) mereka yang dimurkai, dan bukan (pula jalan) mereka yang sesat.

Takbir Kedua: Shalawat untuk Nabi Muhammad SAW

Setelah takbir kedua, jamaah dianjurkan untuk membaca shalawat kepada Nabi Muhammad SAW. Shalawat ini merupakan bentuk penghormatan, kecintaan, dan pengagungan kepada Rasulullah SAW sebagai suri tauladan umat Islam. Bacaan shalawat yang umum digunakan adalah shalawat Ibrahimiyah.

Bacaan shalawatnya adalah:  اللَّهُمَّ صَلِّ عَلَى مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِ مُحَمَّدٍ كَمَا صَلَّيْتَ عَلَى إِبْرَاهِيمَ وَعَلَى آلِ إِبْرَاهِيمَ وَبَارِكْ عَلَى مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِ مُحَمَّدٍ كَمَا بَارَكْتَ عَلَى إِبْرَاهِيمَ وَعَلَى آلِ إِبْرَاهِيمَ فِي الْعَالَمِينَ إِنَّكَ حَمِيدٌ مَجِيدٌ

(Allahumma sholli 'ala Muhammadin wa 'ala ali Muhammadin kamaa shollaita 'ala Ibrahim wa 'ala ali Ibrahim wabarrik 'ala Muhammadin wa 'ala ali Muhammadin kamaa barokta 'ala Ibrahim wa 'ala ali Ibrahim fil 'alamin innaka Hamidun Majid).

Arti dari shalawat ini adalah: "Ya Allah, limpahkan rahmat kepada Muhammad dan keluarganya sebagaimana Engkau melimpahkan rahmat kepada Ibrahim dan keluarganya, dan berilah keberkahan kepada Muhammad dan keluarganya sebagaimana Engkau memberikan keberkahan kepada Ibrahim dan keluarganya di dunia." Membaca shalawat ini juga merupakan permohonan syafaat dari Nabi Muhammad SAW bagi jenazah.

Bacaan Doa Sholat Jenazah Takbir ke-3

Takbir ketiga diikuti dengan doa khusus untuk jenazah, yang merupakan inti dari sholat jenazah itu sendiri. Doa ini berisi permohonan ampunan, rahmat, dan kebaikan bagi almarhum di sisi Allah SWT. Penting untuk diperhatikan bahwa doa ini dapat disesuaikan untuk jenazah laki-laki atau perempuan.

Untuk jenazah laki-laki, doa yang dibaca adalah:

 اللَّهُمَّ اغْفِرْ لَهُ وَارْحَمْهُ وَعَافِهِ وَاعْفُ عَنْهُ وَأَكْرِمْ نُزُلَهُ وَوَسِّعْ مَدْخَلَهُ وَاغْسِلْهُ بِالْمَاءِ وَالثَّلْجِ وَالْبَرَدِ وَنَقِّهِ مِنَ الْخَطَايَا كَمَا نَقَّيْتَ الثَّوْبَ الْأَبْيَضَ مِنَ الدَّنَسِ وَأَبْدِلْهُ دَارًا خَيْرًا مِنْ دَارِهِ وَأَهْلًا خَيْرًا مِنْ أَهْلِهِ وَزَوْجًا خَيْرًا مِنْ زَوْجِهِ وَأَدْخِلْهُ الْجَنَّةَ وَأَعِذْهُ مِنْ عَذَابِ الْقَبْرِ وَعَذَابِ النَّارِ

(Allahummaghfir lahu warhamhu wa'aafihi wa'fu 'anhu wa akrim nuzulahu wa wasssi' mudkhalahu waghsilhu bimaa'in wa tsaljin wa baradin wa naqqihi minal khothooyaa kamaa yunaqqots tsaubul abyadhu minad danasi wa abdilhu daaron khoiron min daarihi wa ahlan khoiron min ahlihi wa zaujan khoiron min zaujihi waqihi fitnal qobri wa 'adzaaban naar).

Artinya: "Ya Allah, ampunilah dia, rahmatilah dia, sehatkanlah dia, dan maafkanlah dia. Muliakanlah tempat tinggalnya, lapangkanlah kuburnya, bersihkanlah dia dengan air, salju dan embun, sucikanlah dia dari dosa-dosanya sebagaimana Engkau mensucikan pakaian putih dari kotoran, gantilah rumahnya dengan rumah yang lebih baik dari rumahnya, keluarganya dengan keluarga yang lebih baik dari keluarganya, dan pasangannya dengan pasangan yang lebih baik dari pasangannya. Lindungilah dia dari fitnah kubur dan siksa neraka." Doa ini merupakan permohonan menyeluruh untuk kebaikan jenazah di akhirat.

Bacaan Doa Sholat Jenazah Takbir ke-4

Setelah takbir keempat, jamaah membaca doa penutup sebelum mengakhiri sholat dengan salam. Doa ini berfungsi sebagai permohonan agar pahala sholat jenazah diterima oleh Allah SWT dan memohon ampunan bagi diri sendiri serta jenazah. Ini juga merupakan permohonan perlindungan dari fitnah dan ujian setelah kepergian almarhum.

Bacaan doa penutupnya adalah:  

اللَّهُمَّ لَا تَحْرِمْنَا أَجْرَهُ وَلَا تَفْتِنَّا بَعْدَهُ وَاغْفِرْ لَنَا وَلَهُ

(Allahumma la tahrimna ajrohu wa la taftinna ba'dahu waghfir lana wa lahu).

Artinya: "Ya Allah, janganlah Engkau haramkan pahalanya bagi kami dan janganlah Engkau uji kami setelah kematiannya, dan ampunilah kami dan ampunilah dia." Setelah doa ini, sholat diakhiri dengan salam ke kanan dan ke kiri, menandakan selesainya ibadah.

Menurut buku Saku Tata Cara Penyelenggaraan Jenazah karya H. Zamakhsyari Bin Hasballah Thaib LC MA PhD, perubahan ini berlaku untuk seluruh bacaan doa pada takbir ke-3 dan ke-4.

 

Syarat-syarat Sah Salat Jenazah

Salat jenazah memiliki beberapa syarat yang harus dipenuhi agar pelaksanaannya dianggap sah. Syarat-syarat ini mirip dengan salat wajib lainnya, dengan beberapa tambahan spesifik untuk salat jenazah.

Berikut adalah syarat-syarat sah salat jenazah:

  1. Suci dari hadas kecil dan besar, serta najis. Orang yang akan melaksanakan salat jenazah wajib dalam keadaan suci. Ini mencakup kesucian badan, pakaian, dan tempat salat. Sebagaimana diriwayatkan oleh Imam Malik dari Nafi bahwa Abdullah bin Umar r.a. mengatakan, "Tidak boleh seseorang menyalatkan jenazah kecuali dalam keadaan suci."
  2. Menutup aurat. Baik laki-laki maupun perempuan, aurat harus tertutup dengan sempurna sesuai syariat Islam.
  3. Menghadap kiblat. Salat jenazah harus dilakukan dengan menghadap ke arah Ka'bah, seperti salat fardhu lainnya.
  4. Jenazah sudah dimandikan dan dikafani. Jenazah yang akan disalatkan wajib sudah melalui proses pemandian dan pengkafanan. Jika jenazah belum dimandikan atau dikafani, salat jenazahnya tidak sah.
  5. Posisi jenazah di hadapan orang yang salat. Jenazah harus diletakkan di depan orang yang menyalatkan, atau di sebelah kiblat.

Sumber Rujukan

  1. Najibuddin, Ahmad. Panduan Shalat Lengkap & Juz 'Amma.
  2. Nashiruddin al-Albani, M. Fiqih Lengkap Mengurus Jenazah.
  3. Rifa'i, Moh. Tuntunan Sholat Lengkap.
  4. H Zamakhsyari Bin Hasballah Thaib LC MA PhD. Buku Saku Tata Cara Penyelenggaraan Jenazah.
  5. Cendekia: Jurnal Penelitian dan Pengkajian Ilmiah, Volume 1 No. 3 2024.

FAQ Bacaan Doa Sholat Jenazah 4 Takbir

1. Apakah wajib membaca semua doa sholat jenazah takbir ke 1 2 3 4 dengan lengkap?

Membaca doa sholat jenazah takbir ke 1 2 3 4 dengan lengkap sangat dianjurkan karena ini merupakan sunnah Nabi Muhammad SAW. Meskipun demikian, rukun yang wajib adalah membaca Al-Fatihah, selawat, dan doa untuk jenazah. Membaca semua doa dengan lengkap akan menyempurnakan ibadah dan menunjukkan ketulusan dalam mendoakan jenazah.

2. Bagaimana jika saya tidak hafal doa sholat jenazah takbir ke 1 2 3 4?

Jika tidak hafal, Anda bisa membaca doa seadanya yang Anda ketahui, misalnya doa-doa yang lebih singkat. Yang terpenting adalah niat untuk mendoakan jenazah. Anda juga dapat melihat teks bacaan di ponsel atau kertas saat salat jika memungkinkan, atau mengikuti imam jika Anda menjadi makmum.

3. Apakah boleh mengganti bacaan doa sholat jenazah takbir ke 1 2 3 4?

Bacaan yang sudah dicontohkan oleh Nabi SAW adalah yang paling utama. Mengganti bacaan dengan doa lain yang sejenis, misalnya doa yang lebih singkat, diperbolehkan asalkan maknanya tetap sama, yaitu memohon ampunan dan rahmat bagi jenazah. Namun, yang paling afdal adalah tetap mengikuti bacaan sesuai sunnah.

4. Apakah perbedaan doa pada takbir ke-3 antara jenazah laki-laki dan perempuan sangat penting?

Ya, perbedaan ini sangat penting karena menunjukkan spesifikasi doa yang ditujukan. Penggunaan kata ganti 'lahu' untuk laki-laki dan 'laha' untuk perempuan memastikan bahwa doa yang kita panjatkan benar-benar untuk jenazah yang sedang disalatkan. Ini adalah bentuk ketelitian dalam beribadah.

5. Apa manfaat dari membaca doa sholat jenazah takbir ke 1 2 3 4 secara benar?

Membaca doa-doa tersebut secara benar adalah bentuk kepatuhan kepada syariat Islam. Selain itu, ini merupakan bentuk doa terbaik yang bisa kita berikan untuk jenazah. Doa-doa tersebut mencakup permohonan ampunan, rahmat, perlindungan dari siksa kubur, dan ditempatkan di surga.

6. Kapan waktu yang tepat untuk membaca doa sholat jenazah takbir ke 1 2 3 4?

Setiap doa dibaca setelah takbir. Takbiratul ihram diikuti oleh Al-Fatihah. Takbir kedua diikuti oleh selawat. Takbir ketiga diikuti oleh doa untuk jenazah. Takbir keempat diikuti oleh doa penutup sebelum salam. Urutan ini tidak boleh dibalik.

7. Apakah bacaan niat termasuk dalam doa sholat jenazah takbir ke 1 2 3 4?

Niat adalah rukun pertama salat jenazah, yang dilakukan sebelum takbir pertama (takbiratul ihram). Niat bukan bagian dari bacaan setelah takbir, tetapi merupakan syarat sahnya salat. Niat harus ada dalam hati untuk mengawali ibadah.