Kapan Sebaiknya Sholat Taubat Dilakukan? Berikut Panduan Waktu, Dzikir, dan Bacaan Doanya

Taubat adalah jalan kembali menuju ampunan Allah. Namun, kapankah waktu terbaik untuk melaksanakan sholat Taubat? Mari simak panduan berikut, lengkap dengan doa dan dzikirnya.

Diterbitkan 23 Juli 2025, 14:30 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta - Tidak ada satu pun manusia yang luput dari dosa dan kesalahan. Namun, di tengah kelemahan iman, Islam selalu memberikan jalan terbaik yang penuh dengan harapan.

Allah SWT senantiasa membuka pintu ampunan selebar-lebarnya bagi siapa pun hamba-Nya yang ingin kembali dan memperbaiki diri, selama taubat dilakukan dengan sungguh-sungguh.

Sholat Taubat merupakan salah satu bentuk ikhtiar dan wujud tekad seseorang untuk tidak mengulangi dosa yang sama, dengan tujuan agar mendapatkan ampunan serta petunjuk dari Allah.

Lantas, kapan waktu yang tepat untuk menunaikan sholat Taubat? Berikut penjelasan lengkapnya mulai dari waktu yang dianjurkan hingga bacaan dzikir dan doanya, dirangkum oleh Liputan6.com pada Selasa (22/7/2025).

 

Saksikan Video Pilihan ini:

Waktu Pelaksanaan Sholat Taubat

Umumnya, sholat Taubat bisa dilakukan kapan saja, baik di waktu siang maupun malam hari. Namun, sebagian ulama menyarankan untuk melaksanakannya di waktu sepertiga malam atau bisa dilakukan selama waktu sholat Tahajud dilaksanakan. Pasalnya, pada waktu ini para malaikat menyaksikan ketika seseorang memanjatkan doa atau memohon ampunan.

Di samping itu, ada beberapa waktu yang haram atau dilarang untuk melakukan sholat Taubat, di antaranya sebagai berikut:

  • Mulai dari sholat Ashar hingga matahari tenggelam.
  • Ketika menjelang matahari tenggelam hingga benar-benar sempurna tenggelamnya.
  • Mulai dari terbit fajar kedua hingga terbit matahari.
  • Saat terbit matahari hingga matahari naik sepenggalah.
  • Saat matahari persis di tengah-tengah hingga terlihat condong.

Dzikir Setelah Sholat Taubat

Bacaan istighfar ini hendaknya dilafalkan sebanyak 100 kali. Adapun bacaan istighfar setelah sholat taubat adalah sebagai berikut:

أسْتَغْفِرُ اللّهَ الْعَظِيمَ الَّذِي لا إلَهَ إلَّا هُوَ الْحَيُّ الْقَيُّومُ وَأتُوبُ إلَيْه

Artinya: “Aku meminta pengampunan kepada Allah yang tidak ada tuhan selain Dia yang Maha Hidup dan Berdiri Sendiri dan aku bertaubat kepadanya.”

Selanjutnya, seorang Muslim dianjurkan untuk membaca tasbih:

سُبْحَانَ اللّهِ وَ بِحَمْدِهِ

Artinya: “Maha Suci Allah dan segala puji bagi-Nya.”

Doa Sholat Taubat

Setelah melaksanakan sholat taubat, setiap Muslim juga dianjurkan untuk memanjatkan doa yang disertai dengan penyesalan, tekad kuat untuk menjauhkan diri dari perilaku dosa. Adapun bacaan doa sholat taubat yang diajarkan Rasulullah SAW, ialah seperti berikut:

اَللّٰهُمَّ أَنْتَ رَبِّي لَاإِلٰهَ إِلَّا أَنْتَ خَلَقْتَنِي وَأَنَا عَبْدُكَ وَأَنَا عَلَى عَهْدِكَ وَوَعْدِكَ مَااسْتَطَعْتُ، أَعُوْذُبِكَ مِنْ شَرِّ مَاصَنَعْتُ أَبُوْءُلَكَ بِنِعْمَتِكَ عَلَيَّ وَأَبُوْءُ بِذَنْبِي فَاغْفِرْلِي فَإِنَّهُ لَايَغْفِرُ الذُّنُوْبَ إِلَّا أَنْتَ

Allahumma anta rabbii laa ilaaha illaa anta khalaqtnii wa anna 'abduka wa anaa 'alaa 'ahdika wa wa'dika. Mastatha'tu a'uudzu bika min syarri maa shana'tu abuu u laka bini' matika 'alayya wa abuu-u bidzanbii faghfir lii fa innahu laa yagfirudz dzunuuba illa anta

Artinya: “Ya Allah, Engkaulah Tuhan kami, tiada Tuhan melainkan Engkau yang telah menciptakan aku, dan akulah hamba-Mu. Dan aku pun dalam ketentuan serta janji-Mu yang sedapat mungkin aku lakukan. Aku berlindung kepada-Mu dari segala kejahatan yang telah aku lakukan, aku mengakui nikmat-Mu yang Engkau limpahkan kepadaku, dan aku mengakui dosaku, karena itu berilah ampunan kepadaku, sebab tiada yang dapat memberi ampunan kecuali Engkau sendiri. Aku memohon perlindungan Engkau dari segala kejahatan yang telah aku lakukan."