15 Ide Photo Booth 17 Agustus dari Barang Bekas yang Instagramable dan Mudah Ditiru

Temukan 15 ide photo booth 17 Agustus dari barang bekas yang Instagramable, kreatif, hemat biaya, dan mudah ditiru untuk sekolah, kampung, atau kantor.

Diterbitkan 06 Agustus 2026, 16:04 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta - Perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) Kemerdekaan Republik Indonesia tidak hanya identik dengan berbagai perlombaan dan karnaval, tetapi juga dekorasi yang mampu menciptakan suasana meriah. Salah satu elemen yang kini semakin populer adalah photo booth bertema 17 Agustus. Kehadiran spot foto yang menarik membuat peserta dan tamu memiliki tempat untuk mengabadikan momen kebersamaan sekaligus membagikannya di media sosial. Tak heran jika photo booth menjadi bagian yang hampir selalu ada dalam perayaan di sekolah, kantor, lingkungan RT/RW, hingga berbagai komunitas.

Kabar baiknya, membuat photo booth yang menarik tidak selalu membutuhkan biaya besar. Berbagai barang bekas seperti kardus, palet kayu, bambu, botol plastik, ban bekas, hingga koran dan kain perca dapat disulap menjadi dekorasi yang unik dan bernilai estetika tinggi. Selain lebih hemat, memanfaatkan barang bekas juga menjadi salah satu cara menerapkan prinsip daur ulang sekaligus mengurangi limbah. Dengan sedikit kreativitas, hasil akhirnya bahkan bisa terlihat elegan dan sangat layak dijadikan latar berfoto.

Jika Anda sedang mencari inspirasi dekorasi yang murah tetapi tetap memukau, ada banyak konsep photo booth yang bisa dicoba. Mulai dari nuansa merah putih klasik, tema bambu tradisional, hingga desain modern dengan sentuhan lampu hias dan ornamen daur ulang, semuanya dapat disesuaikan dengan lokasi serta anggaran yang tersedia. Lantas apa saja ide photo booth 17 Agustus dari barang bekas yang Instagramable dan mudah ditiru? Melansir dari berbagai sumber, Kamis (6/8/2026), simak ulasan informasinya berikut ini.

1. Photo Booth dari Palet Kayu Bekas dengan Hiasan Bendera Merah Putih

Palet kayu bekas merupakan salah satu material yang paling mudah diubah menjadi photo booth bertema 17 Agustus. Susunan papan kayu yang sederhana mampu menghadirkan kesan rustic sekaligus hangat, sehingga cocok digunakan sebagai latar belakang berbagai acara kemerdekaan. Agar tampil lebih meriah, palet dapat dicat ulang menggunakan warna putih atau dibiarkan dengan warna kayu alami, kemudian dihiasi bendera merah putih, umbul-umbul, bunga kertas, dan tulisan bertema kemerdekaan.

Keunggulan menggunakan palet kayu adalah konstruksinya yang kokoh sehingga mudah dipadukan dengan berbagai dekorasi tambahan. Anda bisa menggantung bingkai foto, lampion dari kertas bekas, miniatur Garuda, atau lampu LED berwarna kuning hangat agar suasana terlihat lebih hidup saat sore hingga malam hari. Tambahkan pula pot tanaman atau anyaman bambu di bagian bawah untuk memberikan sentuhan alami yang membuat hasil foto semakin estetik.

Selain menarik secara visual, photo booth ini relatif murah karena palet kayu bekas mudah ditemukan di gudang, toko bangunan, maupun area pergudangan. Dengan sedikit proses pengamplasan dan pengecatan, material yang awalnya tidak terpakai dapat berubah menjadi spot foto yang elegan dan Instagramable. Konsep ini sangat cocok diterapkan di halaman sekolah, balai warga, kantor, maupun area panggung utama perayaan HUT RI.

2. Photo Booth dari Kardus Bekas Berbentuk Gapura Kemerdekaan

Kardus bekas menjadi salah satu bahan yang paling fleksibel untuk membuat berbagai dekorasi bertema 17 Agustus. Dengan memanfaatkan beberapa lembar kardus tebal, Anda dapat membentuk replika gapura kemerdekaan yang menjadi simbol penyambutan tamu. Setelah dirangkai, permukaannya dapat dilapisi kertas warna merah putih atau dicat agar tampil lebih menarik dan menyerupai dekorasi profesional.

Supaya terlihat lebih hidup, tambahkan ornamen seperti bunga kertas, mini bendera, pita merah putih, angka "80" atau sesuai usia kemerdekaan, serta tulisan "Dirgahayu Republik Indonesia". Agar semakin Instagramable, buat bagian tengah gapura cukup lebar sehingga pengunjung dapat berdiri di dalamnya saat berfoto. Detail sederhana seperti efek bata dari cat atau motif ukiran juga dapat meningkatkan nilai estetika tanpa membutuhkan biaya besar.

Kelebihan photo booth ini adalah bobotnya ringan sehingga mudah dipindahkan ke berbagai lokasi acara. Selain itu, seluruh material dapat diperoleh dari barang bekas yang mudah ditemukan di rumah atau lingkungan sekitar. Dengan kreativitas yang tepat, kardus bekas mampu menghasilkan dekorasi yang menarik sekaligus ramah lingkungan.

3. Photo Booth dari Bambu Bekas Bernuansa Tradisional

Bambu selalu identik dengan suasana pedesaan dan semangat gotong royong yang menjadi ciri khas perayaan 17 Agustus di Indonesia. Oleh karena itu, memanfaatkan bambu bekas sebagai rangka photo booth dapat menghadirkan nuansa tradisional yang hangat dan penuh makna. Bambu dapat dirakit membentuk bingkai sederhana, kemudian dihias menggunakan kain merah putih, janur, umbul-umbul, serta anyaman bambu agar tampil semakin autentik.

Konsep ini sangat cocok dipadukan dengan berbagai dekorasi tradisional seperti caping, kentongan, lampu minyak, karung goni, atau gerobak kayu tua sebagai properti tambahan. Pengunjung dapat berfoto sambil membawa bendera kecil atau mengenakan atribut bertema perjuangan sehingga hasil fotonya terasa lebih hidup. Jika acara berlangsung pada malam hari, tambahkan lampu gantung LED untuk menciptakan pencahayaan yang hangat dan dramatis.

Selain memiliki nilai estetika tinggi, bambu juga dikenal sebagai material yang kuat, tahan lama, dan mudah didapat di berbagai daerah di Indonesia. Setelah acara selesai, rangka bambu masih dapat digunakan kembali untuk dekorasi kegiatan lain sehingga lebih hemat dan ramah lingkungan dibandingkan menggunakan dekorasi sekali pakai.

4. Photo Booth dari Botol Plastik Bekas yang Disusun Menjadi Tirai Dekoratif

Botol plastik bekas dapat disulap menjadi tirai dekoratif yang unik dan penuh warna untuk dijadikan latar photo booth 17 Agustus. Bagian dasar botol bisa dipotong membentuk bunga, bintang, atau lingkaran, kemudian dicat menggunakan warna merah, putih, dan emas agar terlihat lebih menarik. Setelah itu, setiap potongan dirangkai menggunakan benang nilon hingga membentuk tirai yang menjuntai dari atas ke bawah.

Tampilan tirai dari botol bekas akan terlihat semakin cantik ketika terkena cahaya matahari atau lampu pada malam hari. Efek transparan dari plastik mampu memantulkan cahaya sehingga menghasilkan latar foto yang lebih hidup. Untuk menambah nuansa kemerdekaan, Anda dapat menyisipkan mini bendera, pita satin merah putih, atau ornamen angka kemerdekaan di sela-sela rangkaian botol tersebut.

Selain tampil unik, konsep ini juga menjadi contoh nyata bagaimana limbah plastik dapat dimanfaatkan kembali menjadi dekorasi yang bernilai. Dengan melibatkan warga, siswa, atau panitia dalam proses pembuatannya, photo booth ini sekaligus menjadi sarana edukasi mengenai pentingnya daur ulang dan kepedulian terhadap lingkungan.

5. Photo Booth dari Ban Bekas dengan Nuansa Merah Putih

Ban bekas sering kali hanya dibiarkan menumpuk di gudang atau halaman rumah. Padahal, material ini dapat dimanfaatkan sebagai dekorasi photo booth yang unik dan berbeda dari biasanya. Ban dapat dicat menggunakan warna merah, putih, atau kombinasi warna cerah lainnya, kemudian disusun bertingkat atau digantung sebagai ornamen latar belakang.

Agar tampil lebih menarik, isi bagian tengah ban dengan bunga kertas, tanaman hias, atau papan bertuliskan ucapan "Dirgahayu Republik Indonesia". Susunan ban juga dapat dipadukan dengan palet kayu, bambu, atau jerami sehingga menghasilkan konsep rustic yang sedang populer. Kehadiran ban sebagai dekorasi akan memberikan dimensi tambahan sehingga hasil foto tidak terlihat datar.

Konsep ini sangat cocok diterapkan di halaman sekolah, lapangan desa, maupun area terbuka lainnya. Selain hemat biaya, penggunaan ban bekas juga menunjukkan bahwa barang yang sudah tidak terpakai masih memiliki nilai estetika jika diolah dengan kreativitas yang tepat.

6. Photo Booth dari Jendela Kayu Bekas Bergaya Vintage

Jika memiliki kusen atau jendela kayu bekas yang sudah tidak digunakan, jangan buru-buru membuangnya. Material tersebut dapat dijadikan bingkai photo booth bergaya vintage yang elegan. Cat ulang menggunakan warna putih atau biarkan dengan tampilan kayu alami agar memberikan kesan klasik yang hangat. Tambahkan kain tipis, bunga kertas, daun rambat, dan pita merah putih sebagai pelengkap dekorasi.

Jendela kayu dapat diposisikan sebagai bingkai utama tempat pengunjung berfoto. Di bagian belakangnya, tambahkan latar berupa kain merah putih, bendera kecil, atau papan kayu bertuliskan tema kemerdekaan. Hasil akhirnya akan menyerupai spot foto di kafe atau taman wisata yang banyak digemari karena tampil sederhana tetapi sangat estetik.

Selain memberikan kesan klasik, penggunaan jendela kayu bekas juga menjadi bentuk pemanfaatan kembali material lama agar tidak menjadi limbah. Dengan sedikit sentuhan dekorasi, photo booth ini mampu menghasilkan foto yang elegan dan cocok dibagikan ke media sosial.

7. Photo Booth dari Koran Bekas Berbentuk Bunga dan Kipas Kertas

Koran bekas merupakan bahan yang sangat mudah ditemukan dan dapat diolah menjadi berbagai ornamen dekoratif. Lembaran koran dapat dilipat menjadi kipas besar, bunga raksasa, atau bentuk roset yang kemudian dicat menggunakan warna merah, putih, dan emas. Setelah disusun memenuhi dinding, hasilnya akan menjadi latar photo booth yang unik sekaligus artistik.

Agar tampil lebih berwarna, kombinasikan dekorasi koran dengan pom-pom dari kertas bekas, pita merah putih, serta lampu LED kecil yang dipasang mengelilingi area photo booth. Tambahkan tulisan bertema kemerdekaan menggunakan huruf dari kardus bekas agar keseluruhan dekorasi tampak lebih hidup dan menarik perhatian pengunjung.

Selain murah dan mudah dibuat, konsep ini sangat cocok untuk kegiatan gotong royong di sekolah maupun lingkungan RT. Anak-anak hingga orang dewasa dapat ikut berpartisipasi membuat hiasan dari koran bekas sehingga proses persiapannya menjadi lebih menyenangkan sekaligus menumbuhkan kesadaran akan pentingnya memanfaatkan kembali barang yang masih bisa digunakan.

8. Photo Booth dari Peti Kayu Bekas dengan Tema Kemerdekaan

Peti kayu bekas buah atau sayuran dapat dimanfaatkan menjadi dekorasi photo booth yang unik dengan nuansa rustic. Susun beberapa peti kayu secara bertingkat sebagai latar atau sudut dekorasi, kemudian hiasi menggunakan bendera merah putih, bunga kertas, lampu LED, serta papan kayu bertuliskan "Dirgahayu Republik Indonesia". Warna alami kayu akan berpadu cantik dengan dekorasi merah putih sehingga menghasilkan tampilan yang hangat dan elegan.

Agar area photo booth terlihat lebih hidup, letakkan berbagai properti bertema kemerdekaan di sekitar peti, seperti sepeda ontel, koper tua, radio jadul, atau pot tanaman. Tambahkan juga karung goni dan anyaman bambu untuk memperkuat kesan tradisional. Konsep ini sangat cocok untuk acara di sekolah, desa, maupun kantor yang mengusung tema klasik atau nostalgia.

Selain mempercantik area foto, penggunaan peti kayu bekas juga menjadi contoh pemanfaatan limbah yang kreatif. Setelah acara selesai, peti-peti tersebut masih bisa digunakan kembali sebagai rak tanaman, tempat penyimpanan, atau dekorasi rumah sehingga lebih ramah lingkungan.

9. Photo Booth dari Kain Perca Bekas Bernuansa Merah Putih

Kain perca sering kali dianggap sebagai limbah jahit yang tidak lagi memiliki nilai guna. Padahal, potongan-potongan kain dengan berbagai motif dapat dirangkai menjadi tirai dekoratif atau latar belakang photo booth yang penuh warna. Pilih kain bernuansa merah, putih, krem, atau motif tradisional agar tetap selaras dengan tema Hari Kemerdekaan.

Susun kain perca secara berlapis atau ikat pada tali sehingga membentuk tirai yang menjuntai. Tambahkan pita satin, bunga kertas, dan mini bendera agar tampil semakin meriah. Jika ingin hasil yang lebih elegan, padukan kain polos dengan kain bermotif batik sehingga photo booth memiliki sentuhan budaya Indonesia yang khas.

Konsep ini sangat hemat biaya karena memanfaatkan sisa kain yang biasanya tidak terpakai. Selain mudah dibuat secara gotong royong, hasil akhirnya juga tampak artistik dan memberikan latar foto yang unik, berbeda dari photo booth pada umumnya.

10. Photo Booth dari Tangga Kayu Bekas

Tangga kayu bekas dapat diubah menjadi dekorasi photo booth yang sederhana tetapi sangat estetik. Cukup bersihkan permukaannya, lalu cat ulang bila diperlukan agar tampil lebih segar. Tangga kemudian dijadikan tempat menggantung berbagai ornamen seperti pot tanaman, foto pahlawan, bendera kecil, lampion, atau tulisan bertema kemerdekaan.

Di bagian bawah tangga, tambahkan peti kayu, bunga dalam pot, atau keranjang rotan untuk menciptakan komposisi dekorasi yang lebih menarik. Jika acara berlangsung pada malam hari, lilitkan lampu LED berwarna kuning hangat di sepanjang tangga sehingga menghasilkan efek pencahayaan yang cantik pada hasil foto.

Selain unik, konsep ini memanfaatkan barang yang sering kali hanya tersimpan di gudang. Dengan sedikit sentuhan kreativitas, tangga kayu bekas mampu menjadi elemen dekorasi yang menarik perhatian sekaligus memberikan nuansa hangat dan alami.

11. Photo Booth dari CD Bekas yang Berkilau

CD atau DVD bekas dapat dimanfaatkan sebagai ornamen dekorasi yang memantulkan cahaya sehingga menciptakan efek berkilau pada photo booth. Gantung CD menggunakan benang nilon hingga membentuk tirai atau susun menjadi pola tertentu di dinding. Ketika terkena sinar matahari atau lampu, permukaan CD akan memantulkan warna-warna pelangi yang membuat latar foto terlihat lebih menarik.

Padukan tirai CD dengan kain merah putih, balon, atau tulisan bertema HUT RI agar dekorasi tetap selaras dengan suasana perayaan. Tambahkan lampu hias kecil untuk menghasilkan efek berkilau yang semakin maksimal pada malam hari. Konsep ini cocok bagi penyelenggara yang ingin menghadirkan photo booth modern dengan biaya minim.

Selain menghasilkan dekorasi yang unik, penggunaan CD bekas juga menjadi salah satu bentuk daur ulang limbah elektronik sederhana. Barang yang sudah tidak digunakan dapat memiliki fungsi baru tanpa perlu mengeluarkan biaya besar untuk membeli dekorasi tambahan.

12. Photo Booth dari Baner atau Spanduk Bekas

Baner atau spanduk bekas acara dapat dimanfaatkan sebagai bahan dasar latar photo booth. Balik sisi yang tidak bergambar ke arah depan, kemudian lapisi menggunakan kain merah putih, kertas dekorasi, atau tempelkan berbagai ornamen hasil daur ulang agar tampil seperti backdrop baru.

Tambahkan bingkai dari bambu atau pipa PVC bekas agar baner berdiri kokoh. Selanjutnya, hiasi dengan bunga kertas, kipas lipat, umbul-umbul, dan tulisan "Dirgahayu Republik Indonesia" sehingga tampil lebih meriah. Jika ingin kesan yang lebih modern, kombinasikan dengan lampu LED dan balon merah putih.

Menggunakan baner bekas dapat menghemat anggaran karena ukurannya sudah cukup besar untuk dijadikan latar foto. Dengan sedikit modifikasi, bahan yang semula tidak terpakai dapat berubah menjadi dekorasi yang menarik dan layak menjadi pusat perhatian.

13. Photo Booth dari Tutup Botol Plastik Berwarna

Tutup botol plastik yang terkumpul dalam jumlah banyak dapat disusun membentuk pola bendera Merah Putih, angka kemerdekaan, atau motif geometris yang menarik. Tempelkan tutup botol pada papan kayu atau tripleks bekas hingga membentuk latar belakang yang penuh warna dan memiliki tekstur unik.

Supaya lebih hidup, tambahkan hiasan berupa lampu hias, tanaman, atau bingkai foto dari kardus bekas. Pengunjung akan mendapatkan latar foto yang berbeda dari biasanya karena pola yang terbentuk dari tutup botol memberikan efek visual yang menarik saat dipotret dari berbagai sudut.

Selain mempercantik area acara, konsep ini juga mengajak masyarakat mengumpulkan sampah plastik untuk dimanfaatkan kembali. Aktivitas pembuatannya dapat menjadi bagian dari kegiatan gotong royong sebelum perayaan HUT RI.

14. Photo Booth dari Ranting dan Kayu Kering

Ranting pohon dan kayu kering yang banyak ditemukan di sekitar lingkungan dapat dirangkai menjadi dekorasi bernuansa alami. Susun ranting sebagai bingkai utama, lalu tambahkan bunga kertas merah putih, pita, daun kering, dan lampu hias agar tampil lebih artistik.

Konsep ini sangat cocok bagi acara yang digelar di taman, halaman sekolah, atau lapangan terbuka. Nuansa alam yang dihadirkan akan membuat hasil foto terlihat segar dan berbeda dari dekorasi berbahan sintetis. Tambahkan kursi kayu atau bangku bambu sebagai properti agar pengunjung memiliki lebih banyak pilihan pose.

Selain hemat biaya, penggunaan ranting dan kayu kering juga menjadi contoh pemanfaatan material alami yang sudah tidak digunakan. Dengan sedikit sentuhan kreativitas, dekorasi sederhana ini mampu menghasilkan photo booth yang estetik dan penuh karakter.

15. Photo Booth Kombinasi Berbagai Barang Bekas

Jika ingin menciptakan photo booth yang benar-benar unik, cobalah mengombinasikan berbagai barang bekas seperti palet kayu, kardus, bambu, botol plastik, kain perca, peti kayu, hingga lampu bekas dalam satu konsep dekorasi. Perpaduan berbagai material tersebut akan menghasilkan tampilan yang lebih dinamis, kaya tekstur, dan memiliki nilai artistik yang tinggi.

Agar tidak terlihat berantakan, tentukan terlebih dahulu tema utama, misalnya rustic, vintage, modern, atau tradisional. Setelah itu, gunakan warna merah, putih, dan sentuhan emas sebagai palet dominan agar seluruh elemen dekorasi tampak selaras. Tambahkan tulisan bertema kemerdekaan, bendera kecil, serta pencahayaan yang baik supaya hasil foto semakin menarik.

Konsep kombinasi ini memberikan kebebasan bagi panitia untuk berkreasi sesuai anggaran dan barang yang tersedia. Selain mampu menghasilkan spot foto yang Instagramable, pendekatan ini juga menunjukkan bahwa kreativitas jauh lebih penting daripada menggunakan dekorasi yang mahal. Dengan kerja sama dan semangat gotong royong, berbagai barang bekas dapat disulap menjadi photo booth yang menjadi daya tarik utama dalam perayaan 17 Agustus.

Pertanyaan dan Jawaban Seputar Ide Photo Booth 17 Agustus dari Barang Bekas

1. Barang bekas apa saja yang bisa digunakan untuk membuat photo booth 17 Agustus?

Anda dapat memanfaatkan palet kayu, kardus, bambu, botol plastik, ban bekas, peti kayu, kain perca, koran, spanduk bekas, CD/DVD, tutup botol, hingga ranting pohon sebagai bahan utama dekorasi.

2. Bagaimana cara membuat photo booth dari barang bekas tetap terlihat Instagramable?

Gunakan kombinasi warna merah putih yang dominan, tambahkan pencahayaan yang baik, susun dekorasi secara rapi, dan lengkapi dengan ornamen seperti bunga kertas, lampu LED, umbul-umbul, atau papan ucapan bertema kemerdekaan.

3. Apakah photo booth dari barang bekas cocok untuk sekolah dan lingkungan RT?

Sangat cocok. Selain hemat biaya, konsep ini mudah dikerjakan secara gotong royong dan dapat disesuaikan dengan luas area maupun tema acara di sekolah, kampung, kantor, atau perumahan.

4. Bagaimana agar photo booth lebih menarik saat malam hari?

Tambahkan lampu LED berwarna putih hangat atau lampu hias, gunakan ornamen reflektif seperti CD bekas atau botol plastik transparan, serta pastikan pencahayaan mengarah ke area tempat pengunjung berfoto.

5. Apa keuntungan menggunakan barang bekas untuk membuat photo booth 17 Agustus?

Selain menghemat anggaran, penggunaan barang bekas membantu mengurangi limbah, mendorong kreativitas, mendukung kegiatan daur ulang, serta menghasilkan dekorasi yang unik dan memiliki nilai estetika tinggi.

Baca informasi kesehatan terbaru di Kesehatan Liputan6