Liputan6.com, Jakarta - Cara mengubah galon bekas 19 liter menjadi kolam mini ikan hias menjadi salah satu ide daur ulang yang semakin diminati karena mudah dilakukan dan tidak membutuhkan biaya besar. Dengan sedikit kreativitas, galon air yang sudah tidak terpakai dapat disulap menjadi kolam mini atau aquascape sederhana yang cantik untuk menghiasi teras, balkon, maupun sudut ruang di rumah.
Tren memanfaatkan barang bekas tidak hanya membantu mengurangi limbah plastik, tetapi juga menghadirkan dekorasi unik yang memiliki fungsi. Galon berukuran 19 liter memiliki kapasitas yang cukup untuk dijadikan habitat ikan hias berukuran kecil apabila ditata dengan benar.
Selain memberikan nilai estetika, proyek DIY (Do It Yourself) ini juga dapat menjadi aktivitas menyenangkan bersama keluarga. Bahkan, hasilnya bisa dikembangkan menjadi peluang usaha dengan menambahkan dekorasi dan aksesori yang menarik. Berikut ulasan Liputan6.com, Selasa (21/7/2026).
Advertisement
Alat dan Bahan yang Perlu Disiapkan
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9303023/original/013005300_1784616244-akuarium_galon.jpeg)
Sebelum mulai membuat kolam mini, siapkan seluruh perlengkapan agar proses berjalan lebih mudah.
Beberapa bahan yang dibutuhkan antara lain:
- Galon bekas 19 liter yang masih layak pakai
- Cutter tajam atau gergaji kecil
- Amplas halus
- Pasir Malang atau pasir silika
- Batu kerikil atau batu hias
- Driftwood atau kayu hias (opsional)
- Tanaman air seperti Anubias, Java Fern, Java Moss, Hydrocotyle, Salvinia, atau Water Lettuce
- Air yang telah diendapkan selama 24–48 jam
- Lampu LED mini (opsional)
- Filter mini (opsional)
- Ikan hias berukuran kecil
Langkah Cara Mengubah Galon Bekas 19 Liter Menjadi Kolam Mini Ikan Hias
Berikut tahapan cara mengubah galon bekas 19 liter menjadi kolam mini ikan hias agar hasilnya menarik sekaligus nyaman bagi ikan.
1. Bersihkan Galon Hingga Benar-Benar Steril
Tahap pertama merupakan langkah paling penting.
Cuci bagian dalam dan luar galon menggunakan air mengalir hingga seluruh kotoran, lumut, atau sisa endapan hilang. Sebisa mungkin hindari penggunaan sabun karena residunya dapat membahayakan ikan.
Apabila galon memiliki bau yang cukup kuat, cukup bilas beberapa kali menggunakan air bersih hingga benar-benar netral.
Setelah selesai, keringkan sebentar sebelum mulai dipotong.
2. Tentukan Desain Kolam Mini
Ada beberapa model yang dapat dipilih sesuai kebutuhan.
Model pertama adalah memotong bagian atas galon sehingga bentuknya menyerupai kolam terbuka. Desain ini cocok apabila ingin melihat tanaman air tumbuh lebih alami.
Pilihan kedua adalah memotong salah satu sisi galon secara horizontal sehingga tampilannya menyerupai akuarium mini. Model ini memungkinkan ikan terlihat lebih jelas dari samping.
Gunakan cutter atau gergaji kecil secara perlahan agar hasil potongan tetap rapi.
3. Haluskan Seluruh Bekas Potongan
Setelah galon selesai dipotong, biasanya masih terdapat bagian yang tajam.
Gunakan amplas halus untuk menghaluskan seluruh sisi potongan hingga benar-benar aman saat disentuh.
Langkah sederhana ini juga mengurangi risiko tangan terluka ketika membersihkan kolam di kemudian hari.
4. Buat Lapisan Dasar (Substrat)
Substrat bukan sekadar dekorasi.
Lapisan pasir Malang atau pasir silika setebal sekitar 3–5 cm berfungsi sebagai tempat hidup bakteri baik yang membantu menguraikan sisa kotoran ikan.
Sebelum digunakan, cuci pasir hingga air bilasannya terlihat jernih.
Di atas pasir, tambahkan batu kerikil atau batu alam kecil agar tampilan kolam terlihat lebih alami.
5. Tambahkan Hardscape
Jika ingin tampilannya menyerupai aquascape, tambahkan elemen keras atau hardscape.
Gunakan batu alam kecil maupun potongan kayu dekoratif (driftwood) sebagai titik fokus.
Susun secara seimbang sehingga masih tersedia ruang gerak yang cukup bagi ikan.
Penataan hardscape yang sederhana sudah mampu membuat kolam mini terlihat lebih hidup tanpa harus menggunakan banyak dekorasi.
6. Tanam Tanaman Air
Tanaman air memiliki fungsi penting dalam menjaga keseimbangan ekosistem mini.
Selain mempercantik tampilan, tanaman membantu menghasilkan oksigen, menjadi tempat berlindung ikan, sekaligus mengurangi pertumbuhan alga jika dirawat dengan baik.
Untuk pemula, pilih tanaman yang mudah dirawat seperti:
- Anubias
- Java Fern
- Java Moss
- Hydrocotyle
- Salvinia
- Water Lettuce
Tanaman-tanaman tersebut tidak memerlukan injeksi COâ‚‚ sehingga cocok digunakan pada aquascape sederhana dari galon bekas.
7. Isi Air Secara Perlahan
Setelah dekorasi selesai disusun, isi galon menggunakan air yang telah diendapkan selama 24–48 jam agar kandungan kaporit menguap.
Tuangkan air secara perlahan menggunakan selang kecil atau melalui piring agar pasir dan tanaman tidak berantakan.
Jika ingin membuat aquascape yang lebih stabil, diamkan wadah selama sekitar satu hingga dua minggu agar proses cycling berlangsung. Pada tahap ini, bakteri baik mulai berkembang sehingga kualitas air menjadi lebih aman untuk ikan.
8. Masukkan Ikan Hias
Apabila kondisi air sudah stabil, saatnya memasukkan ikan.
Karena kapasitas galon terbatas, pilih ikan berukuran kecil seperti:
- Guppy
- Medaka
- Cupang (dipelihara sendiri)
- Platy
- Molly
- Neon tetra (dengan filtrasi yang memadai)
Jangan memasukkan terlalu banyak ikan sekaligus. Kepadatan yang berlebihan akan membuat kualitas air cepat menurun dan meningkatkan risiko ikan stres.
Advertisement
Tips Agar Kolam Mini Tetap Jernih
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9303025/original/019362800_1784616244-akuarium_galon_3.jpeg)
Perawatan rutin menjadi kunci agar kolam mini tetap menarik dalam jangka panjang.
Lakukan penggantian sekitar 20–30% air setiap minggu untuk menjaga kualitas air. Bersihkan lumut yang menempel menggunakan spons lembut tanpa sabun.
Jika memungkinkan, gunakan filter gantung mini atau filter internal berukuran kecil agar sirkulasi air tetap baik.
Tempatkan kolam di lokasi yang memperoleh cahaya terang namun tidak terkena sinar matahari langsung sepanjang hari karena kondisi tersebut dapat mempercepat pertumbuhan alga.
Pemberian pakan juga perlu diperhatikan. Berikan secukupnya agar tidak banyak sisa makanan yang mengotori air.
Ide Menata Kolam Mini dari Galon Bekas
Kolam mini dari galon bekas tidak harus berdiri sendiri.
Anda dapat menyusunnya di rak besi bertingkat sehingga membentuk taman ikan mini yang menarik. Cara ini juga sering digunakan penghobi cupang untuk memisahkan setiap ikan dalam wadah berbeda.
Jika digunakan sebagai dekorasi rumah, tambahkan lampu LED kecil berwarna putih hangat agar tampilan aquascape terlihat lebih hidup pada malam hari.
Sementara itu, bagi yang tertarik berjualan, galon dapat dipercantik dengan stiker dekoratif, hardscape premium, dan tanaman air berkualitas sehingga memiliki nilai jual lebih tinggi.
Tanya Jawab Seputar Kolam Ikan dari Galon Bekas
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9303026/original/024302800_1784616244-akuarium_galon_1.jpeg)
1. Apakah galon bekas 19 liter aman digunakan sebagai kolam ikan?
Ya, selama galon masih dalam kondisi baik, tidak retak, tidak bocor, serta dibersihkan tanpa menggunakan sabun yang meninggalkan residu berbahaya.
2. Berapa jumlah ikan yang ideal untuk galon 19 liter?
Sebaiknya hanya beberapa ekor ikan kecil agar kualitas air tetap terjaga. Hindari mengisi wadah secara berlebihan.
3. Apakah kolam mini dari galon harus menggunakan filter?
Tidak wajib, tetapi filter mini sangat membantu menjaga kejernihan air, terutama jika jumlah ikan lebih dari beberapa ekor.
4. Tanaman air apa yang paling mudah dirawat?
Anubias, Java Fern, Java Moss, Hydrocotyle, Salvinia, dan Water Lettuce merupakan pilihan yang cocok untuk pemula karena tidak membutuhkan perawatan rumit.
5. Apakah kolam mini dari galon bekas bisa dijadikan aquascape?
Tentu saja. Dengan penataan pasir, batu, kayu hias, dan tanaman air yang tepat, galon bekas 19 liter dapat disulap menjadi aquascape mini yang estetik, hemat biaya, dan menarik sebagai dekorasi rumah.
Â
Baca informasi kesehatan terbaru di Kesehatan Liputan6
Advertisement
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8259592/original/057928600_1781507421-guru_sekolah_rakyat_-_cek_fakta.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9302904/original/046159000_1784611502-Dr.Watermark_1784608315019.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8256352/original/040260500_1781154176-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2026-06-11T120248.984.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5178089/original/060696700_1743292394-mudik_gratis_kemenhub.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9303022/original/006239700_1784616244-akuarium_galon_4.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8256534/original/027399300_1781161052-Vertical_500x656_-_Pentas_Bola_Dunia_2026__3_.png)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9303337/original/087011100_1784626958-063_2286813749.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9302533/original/039508800_1784583892-spanyol.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9301613/original/093079500_1784504537-000_C2LE74U.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9295937/original/029239400_1783995735-000_A6DQ92Z.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8260740/original/033303400_1781654609-063_2281951293.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9302475/original/037155000_1784555150-Argentina_s_Lionel_Messi__from_right__Rodrigo_De_Paul__Nicolas_Otamendi_and_Leandro_Paredes.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9301812/original/034405000_1784520388-000_C2LJ6NA.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9301606/original/080786700_1784502167-063_2286810313.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9302243/original/013845100_1784537891-063_2286809086.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9303196/original/048589700_1784621624-spain_2.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9302438/original/014858100_1784549563-Argentina_s_Lionel_Messi.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9303434/original/068437400_1784631933-Screenshot_2026-07-21_180414.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9303452/original/017003300_1784633212-Untitled5.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3312006/original/067440700_1606803761-sharon-mccutcheon-rItGZ4vquWk-unsplash.jpg)