7 Ide Galon Bekas Jadi Kolam Ikan Cupang di Teras Rumah, Murah, Estetik, dan Mudah Ditiru

Cara kreatif untuk menghadirkan elemen dekoratif di area depan hunian adalah dengan menerapkan ide galon bekas jadi kolam ikan cupang di teras rumah.

Diterbitkan 13 Juli 2026, 18:04 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta - Memanfaatkan galon bekas sebagai kolam ikan cupang merupakan salah satu cara kreatif untuk menghadirkan elemen dekoratif di teras rumah tanpa memerlukan biaya besar. Selain mengurangi limbah plastik, galon bekas juga memiliki ukuran yang cukup ideal untuk dijadikan wadah ikan cupang, terutama jika dimodifikasi dengan baik dan ditempatkan di lokasi yang teduh.

Meski ukurannya tidak sebesar kolam permanen, galon bekas tetap dapat disulap menjadi habitat yang menarik sekaligus mempercantik area teras. Dengan sentuhan tanaman air, batu hias, maupun dudukan sederhana, tampilannya menjadi lebih estetik. Berikut beberapa ide galon bekas jadi kolam ikan cupang di teras rumah yang dapat dijadikan inspirasi, dirangkum Liputan6.com dari berbagai sumber, Senin (13/7).

1. Galon Bekas Horizontal dengan Bibir Batu Alam

Galon bekas diposisikan secara horizontal, lalu bagian atasnya dipotong memanjang sehingga membentuk kolam terbuka. Bibir potongan ditutup menggunakan batu alam pipih agar tampil lebih rapi sekaligus menghilangkan kesan sebagai wadah bekas.

Model ini dipilih karena bentuk horizontal memberikan permukaan air yang lebih luas. Ruang gerak ikan cupang menjadi lebih nyaman, sementara permukaan air yang lebar juga memudahkan pertukaran oksigen secara alami.

Tambahkan beberapa tanaman air seperti kayu apung berlumut atau tanaman apung berukuran kecil agar kolam tampak lebih hidup. Letakkan di sudut teras yang memperoleh cahaya matahari pagi agar kualitas air tetap terjaga tanpa membuat suhu cepat meningkat.

2. Galon Bekas dengan Bingkai Kayu Minimalis

Galon bekas dapat disembunyikan di dalam bingkai kayu minimalis sehingga tampil menyerupai planter box modern. Dari luar, hanya permukaan air yang terlihat sehingga kesan plastik bekas hampir tidak tampak.

Ide ini dipilih karena bingkai kayu mampu meningkatkan nilai estetika sekaligus melindungi dinding galon dari paparan sinar matahari langsung. Selain itu, tampilannya lebih mudah dipadukan dengan berbagai desain teras, mulai dari minimalis hingga Scandinavian.

Gunakan finishing kayu tahan cuaca agar tidak cepat lapuk. Tambahkan batu koral putih di sekeliling bibir kolam untuk memberikan kontras yang bersih dan elegan.

3. Galon Bekas Bertingkat dengan Rak Besi

Beberapa galon bekas disusun pada rak besi bertingkat sehingga masing-masing menjadi kolam terpisah untuk satu ekor ikan cupang. Konsep ini cocok bagi penghobi yang memelihara banyak cupang dengan warna berbeda.

Model ini dipilih karena ikan cupang jantan sebaiknya dipelihara secara terpisah agar tidak saling menyerang. Susunan bertingkat membuat koleksi tetap hemat tempat sekaligus lebih mudah dipantau.

Agar tampil menarik, setiap galon dapat diberi latar belakang berbeda menggunakan batu alam tipis atau tanaman kecil. Susunan tersebut juga menciptakan sudut dekoratif unik di area teras.

4. Galon Bekas dengan Tanaman Air Mengambang

Bagian atas galon dipotong lebar, kemudian diisi beberapa tanaman air mengambang seperti kiambang mini atau selada air hias. Tanaman tersebut menutupi sebagian permukaan sehingga kolam terlihat alami.

Ide ini dipilih karena tanaman air membantu mengurangi intensitas cahaya langsung ke dalam air. Kondisi tersebut membuat suhu lebih stabil sehingga ikan cupang tidak mudah mengalami stres.

Selain memberikan keteduhan, tanaman air juga menciptakan nuansa hijau yang menyegarkan di teras rumah. Namun, jumlahnya sebaiknya tidak berlebihan agar permukaan air tetap memiliki ruang terbuka.

5. Galon Bekas Berlapis Batu Mozaik

Permukaan luar galon ditempeli mozaik batu alam atau keramik kecil menggunakan perekat tahan air. Hasil akhirnya membuat galon menyerupai kolam dekoratif berukuran mini.

Model ini dipilih karena lapisan mozaik mampu menyamarkan bentuk asli galon bekas sehingga tampil lebih eksklusif. Selain mempercantik tampilan, lapisan tersebut juga membantu melindungi permukaan plastik dari cuaca.

Padukan dengan lampu taman berwarna hangat di dekat kolam agar tekstur mozaik semakin menonjol saat malam hari. Teras pun terasa lebih nyaman sebagai area bersantai.

6. Galon Bekas dengan Dudukan Beton Minimalis

Galon bekas ditempatkan pada dudukan beton sederhana setinggi sekitar 40–50 cm sehingga posisinya lebih sejajar dengan pandangan mata. Dudukan dapat dibuat berbentuk balok dengan desain minimalis.

Ide ini dipilih karena posisi kolam yang lebih tinggi membuat ikan cupang lebih mudah dinikmati tanpa harus membungkuk. Selain itu, dudukan beton memberikan kesan kokoh sekaligus membuat kolam tampak seperti elemen desain permanen.

Tambahkan tanaman pot berdaun hijau di sisi kanan dan kiri dudukan untuk memperkuat nuansa alami. Kombinasi ini cocok diterapkan pada teras rumah modern yang mengutamakan tampilan bersih.

7. Galon Bekas Bergaya Natural dengan Kayu dan Pakis

Galon bekas dapat dipadukan dengan potongan kayu, batu sungai, dan tanaman pakis di sekelilingnya sehingga membentuk mini landscape alami. Bagian luar galon tetap disamarkan menggunakan material dekoratif agar terlihat menyatu dengan lingkungan.

Model ini dipilih karena konsep natural membuat perhatian tidak lagi tertuju pada galon bekas, melainkan pada keseluruhan lanskap mini. Suasana teras menjadi lebih asri dan ikan cupang memperoleh lingkungan yang terasa lebih tenang.

Sebagai sentuhan akhir, tambahkan lampu tenaga surya berukuran kecil untuk memberikan pencahayaan lembut pada malam hari. Dengan penataan yang tepat, galon bekas dapat berubah menjadi kolam ikan cupang yang menarik sekaligus menjadi focal point di teras rumah.

Pertanyaan dan Jawaban Seputar Ide Galon Bekas Jadi Kolam Ikan Cupang di Teras Rumah

1. Apakah galon bekas aman digunakan sebagai kolam ikan cupang?

Ya, galon bekas aman digunakan asalkan telah dicuci hingga benar-benar bersih dan bebas dari sisa cairan atau bahan kimia. Sebelum digunakan, bilas beberapa kali dan rendam dengan air bersih agar tidak ada zat yang berpotensi membahayakan ikan.

2. Berapa ukuran galon bekas yang ideal untuk kolam ikan cupang?

Galon bekas berkapasitas sekitar 19 liter menjadi pilihan yang ideal. Ukuran ini memberikan ruang gerak yang cukup bagi satu ekor ikan cupang sekaligus memudahkan perawatan dan penempatan di teras rumah.

3. Mengapa ikan cupang sebaiknya dipelihara secara terpisah?

Ikan cupang, terutama yang berjenis jantan, memiliki sifat teritorial dan cenderung agresif terhadap sesamanya. Oleh karena itu, setiap ikan sebaiknya ditempatkan pada wadah atau kolam terpisah untuk menghindari perkelahian.

4. Bagaimana cara menjaga kualitas air pada kolam ikan cupang dari galon bekas?

Kualitas air dapat dijaga dengan mengganti sebagian air secara berkala, menghindari pemberian pakan berlebihan, serta menempatkan kolam di area yang tidak terkena sinar matahari langsung sepanjang hari. Penambahan tanaman air juga dapat membantu menjaga kondisi air tetap stabil.

5. Apa saja tanaman yang cocok dipadukan dengan kolam ikan cupang dari galon bekas?

Beberapa tanaman yang cocok antara lain pakis, sirih gading, lili paris, kiambang mini, selada air hias, atau tanaman apung lainnya. Tanaman tersebut dapat mempercantik tampilan kolam sekaligus menciptakan suasana yang lebih sejuk dan alami di teras rumah.

Baca informasi kesehatan terbaru di Kesehatan Liputan6