Liputan6.com, Jakarta - Kombinasi usaha ternak dan kebun mini rumahan di desa menjadi salah satu peluang usaha yang mulai banyak diminati masyarakat karena dapat dijalankan di lahan terbatas. Dengan memanfaatkan pekarangan rumah, warga desa bisa menghasilkan sumber penghasilan tambahan dari hasil ternak sekaligus panen tanaman.
Melalui berbagai kombinasi usaha ternak dan kebun mini rumahan di desa, pemilik usaha dapat memanfaatkan limbah ternak sebagai pupuk alami untuk tanaman. Cara ini membuat biaya perawatan menjadi lebih hemat sekaligus membantu menciptakan lingkungan usaha yang lebih ramah lingkungan.
Selain mendukung kebutuhan ekonomi keluarga, kombinasi usaha ternak dan kebun mini rumahan di desa juga membantu menjadikan lahan kosong lebih produktif. Hasil usaha dapat dimanfaatkan untuk konsumsi sehari-hari maupun dijual kembali agar memberikan keuntungan tambahan bagi masyarakat pedesaan.
Advertisement
Berikut Liputan6.com merangkum dari berbagai sumber tentang kombinasi usaha ternak dan kebun mini rumahan di desa, Minggu (10/5/2026).
1. Ternak Lele dan Kebun Kangkung
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5668037/original/010525900_1778388942-Ternak_Lele_dan_Kebun_Kangkung.jpg)
Salah satu kombinasi usaha ternak dan kebun mini rumahan di desa yang cukup mudah dijalankan adalah budidaya lele bersama kebun kangkung.
Air bekas kolam lele dapat dimanfaatkan untuk menyiram tanaman kangkung karena mengandung nutrisi alami dari sisa pakan dan kotoran ikan.
Selain lebih hemat pupuk, sistem ini juga cocok diterapkan di pekarangan rumah dengan lahan terbatas. Masa panen lele dan kangkung yang relatif cepat membuat usaha ini berpotensi memberikan pemasukan rutin bagi keluarga.
Advertisement
2. Ternak Ayam Kampung dan Kebun Cabai
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5668038/original/069441500_1778388942-Ternak_Ayam_Kampung_dan_Kebun_Cabai.jpg)
Menggabungkan ternak ayam kampung dengan kebun cabai menjadi kombinasi usaha ternak dan kebun mini rumahan di desa yang memiliki peluang keuntungan cukup baik. Kotoran ayam dapat diolah menjadi pupuk organik untuk membantu menyuburkan tanaman cabai.
Selain memperoleh hasil dari penjualan ayam dan telur, pemilik usaha juga bisa mendapatkan tambahan pendapatan dari hasil panen cabai yang banyak dibutuhkan masyarakat setiap hari.
3. Budidaya Puyuh dan Kebun Sayur Organik
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5668039/original/040297700_1778388943-Budidaya_Puyuh_dan_Kebun_Sayur_Organik.jpg)
Budidaya puyuh yang dipadukan dengan kebun sayur organik termasuk kombinasi usaha ternak dan kebun mini rumahan di desa yang hemat biaya dan ramah lingkungan. Limbah kandang puyuh dapat dimanfaatkan sebagai pupuk alami untuk tanaman sawi, bayam, maupun selada.
Selain menghasilkan telur puyuh, kebun sayur organik juga dapat memenuhi kebutuhan dapur keluarga sekaligus dijual untuk menambah penghasilan.
Advertisement
4. Ternak Kambing dan Kebun Rumput Pakan
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5668040/original/007297600_1778388944-Ternak_Kambing_dan_Kebun_Rumput_Pakan.jpg)
Memelihara kambing sambil menanam rumput gajah atau odot menjadi kombinasi usaha ternak dan kebun mini rumahan di desa yang cocok diterapkan di lahan kosong sekitar rumah.
Rumput hasil kebun dapat digunakan sebagai pakan ternak sehingga membantu mengurangi biaya pembelian pakan harian. Selain lebih hemat, lahan pekarangan juga menjadi lebih produktif dan tertata.
5. Ternak Bebek dan Kebun Padi Mini
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5668041/original/073733900_1778388944-Ternak_Bebek_dan_Kebun_Padi_Mini.jpg)
Ternak bebek yang dipadukan dengan kebun padi mini merupakan kombinasi usaha ternak dan kebun mini rumahan di desa yang cukup populer di lingkungan pedesaan.
Bebek dapat membantu mengurangi hama di area tanaman padi sehingga perawatan menjadi lebih alami. Dari usaha ini, pemilik dapat memperoleh berbagai hasil seperti telur bebek, daging, hingga panen padi rumahan untuk kebutuhan sehari-hari.
Advertisement
6. Budidaya Ikan Nila dan Kebun Tomat
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5668042/original/042983400_1778388945-Budidaya_Ikan_Nila_dan_Kebun_Tomat.jpg)
Mengembangkan ikan nila bersama kebun tomat juga menjadi kombinasi usaha ternak dan kebun mini rumahan di desa yang menarik untuk dicoba. Air kolam nila yang kaya unsur hara dapat digunakan untuk menyiram tanaman tomat agar tumbuh lebih subur
Selain menghasilkan ikan konsumsi, hasil panen tomat juga memiliki nilai jual yang cukup baik di pasar tradisional maupun lingkungan sekitar.
7. Ternak Kelinci dan Kebun Tanaman Hias
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5668043/original/097432700_1778388945-Ternak_Kelinci_dan_Kebun_Tanaman_Hias.jpg)
Bagi yang menyukai usaha bernilai estetika, ternak kelinci dan kebun tanaman hias dapat menjadi kombinasi usaha ternak dan kebun mini rumahan di desa yang unik dan menguntungkan.
Kotoran kelinci dikenal baik sebagai pupuk alami untuk bunga dan tanaman hias. Selain memperoleh keuntungan dari penjualan kelinci, pemilik usaha juga dapat menjual tanaman hias yang semakin diminati masyarakat.
Advertisement
8. Budidaya Maggot dan Kebun Buah Mini
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5668044/original/050039500_1778388946-Budidaya_Maggot_dan_Kebun_Buah_Mini.jpg)
Budidaya maggot dapat dipadukan dengan kebun buah mini sebagai kombinasi usaha ternak dan kebun mini rumahan di desa yang ramah lingkungan.
Maggot sering dimanfaatkan sebagai pakan ternak alternatif, sedangkan sisa pengolahannya dapat dijadikan pupuk organik untuk tanaman buah seperti pepaya, pisang, atau jambu. Usaha ini juga membantu mengurangi limbah rumah tangga organik agar lebih bermanfaat.
9. Ternak Burung Puyuh dan Kebun Herbal
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5668045/original/099073000_1778388946-Ternak_Burung_Puyuh_dan_Kebun_Herbal.jpg)
Menggabungkan ternak puyuh dengan kebun herbal menjadi kombinasi usaha ternak dan kebun mini rumahan di desa yang cocok dijalankan di pekarangan rumah.
Tanaman herbal seperti serai, mint, jahe, dan kunyit dapat ditanam di sekitar kandang puyuh untuk memanfaatkan lahan secara maksimal. Selain menghasilkan telur puyuh, hasil kebun herbal juga dapat dijual untuk kebutuhan dapur maupun bahan minuman kesehatan alami.   Â
Q & A Seputar Topik Usaha Ternak dan Kebun Rumahan
Apa keuntungan utama dari kombinasi usaha ternak dan kebun mini rumahan di desa?
Keuntungan utamanya adalah peningkatan pendapatan, penghematan biaya produksi, ketahanan pangan keluarga, keberlanjutan lingkungan melalui pengelolaan limbah, dan pemanfaatan lahan terbatas secara optimal.
Jenis ternak apa saja yang cocok untuk skala rumahan di desa?
Jenis ternak yang cocok meliputi ayam (petelur/kampung super), puyuh petelur, bebek petelur, kambing/domba, ikan (lele/nila), kelinci, lebah madu, maggot BSF, dan cacing tanah.
Bagaimana cara mengoptimalkan lahan sempit untuk kebun mini?
Lahan sempit dapat dioptimalkan dengan teknik vertikultur, raised bed, tumpang sari, hidroponik, akuaponik, dan kebun gantung. Pemilihan tanaman yang cepat panen dan mudah tumbuh juga direkomendasikan.
Apakah modal awal untuk memulai kombinasi usaha ini besar?
Modal awal untuk kombinasi usaha ini relatif fleksibel dan bisa dimulai dengan jumlah kecil, seperti Rp50 ribu hingga Rp300 ribu, tergantung jenis ternak dan skala yang dipilih.
Baca informasi kesehatan terbaru di Kesehatan Liputan6
Advertisement
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5463779/original/049305200_1767670885-Screenshot_2026-01-06_103951.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4919749/original/034086800_1723781524-000_36EC7XK.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/2892802/original/045596000_1566805482-20190826-Jokowi-sebut-kaltim-jadi-ibu-kota-baru-ANGGA-8.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8208033/original/056349800_1781066890-063_2280813255.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/avatars/1918996/original/079782400_1776676911-WhatsApp_Image_2026-04-18_at_19.58.23.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5668036/original/056098200_1778388941-HL_kebun.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/avatars/1812256/original/019737900_1776314232-pexels-beyzaa-yurtkuran-279977530-17071110.jpg)

:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8256534/original/027399300_1781161052-Vertical_500x656_-_Pentas_Bola_Dunia_2026__3_.png)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8623031/original/006534100_1782616032-063_2283182531.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8660431/original/044103500_1782685503-Canada_s_Stephen_Eustaquio.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8659951/original/005175900_1782684619-000_B8LH2KW.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8659756/original/038409700_1782684252-063_2283754697.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8480622/original/006833100_1782392396-AFSEL.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8650687/original/066270800_1782664551-South_Korea_head_coach_Hong_Myung-bo.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8229349/original/096793100_1781089763-2.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8258052/original/073135800_1781307011-cyle_larin_selebrasi_kanada_bosnia_ap_sam_balkansky.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8260736/original/098764200_1781652814-norwe.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8263744/original/028849200_1781996788-AP26171656106233.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8263772/original/067560900_1782010379-jerman.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8452423/original/071248000_1782349365-neymar_2.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5571236/original/016146700_1777611893-maggott.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8122183/original/007526000_1780973120-303303996114174009.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/7829914/original/016118500_1780649931-keong_sawah2_cov.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/7161023/original/058524200_1779950576-4285139433794434769.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/7021687/original/025598200_1779795707-Manfaatkan_Limbah_Rumah_Tangga_untuk_Pakan___Pupuk_____Hemat_Biaya_Produksi.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/6821735/original/079342200_1779610435-Untitled5.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5565207/original/092727700_1777014890-eaf9ec77-52a0-4432-9651-d3e20eabb464.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5489342/original/044078000_1769844565-Gemini_Generated_Image_1fr8021fr8021fr8.png)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5694412/original/062273500_1778571618-HL_ternak.jpg)