10 Trik Menyimpan Ketupat agar Tidak Cepat Basi dan Berlendir, Tetap Segar dan Enak

Solusi jitu trik menyimpan ketupat agar tidak cepat basi dan berlendir supaya momen makan bareng keluarga makin nikmat.

Diterbitkan 20 Maret 2026, 15:50 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta - Trik menyimpan ketupat agar tidak cepat basi dan berlendir menjadi hal yang paling penting untuk dipahami supaya hidangan Lebaran tidak terbuang percuma. Merujuk pada panduan keamanan pangan dari laman resmi BPOM (Badan Pengawas Obat dan Makanan), makanan yang mengandung kadar air tinggi seperti ketupat sangat rentan terhadap pertumbuhan mikroba jika disimpan dalam suhu ruang yang lembap dan sirkulasi udaranya buruk.

Kualitas ketupat yang terjaga tidak hanya soal rasa, tapi juga demi kesehatan keluarga agar terhindar dari risiko keracunan makanan. Dengan mengikuti langkah penyimpanan yang benar, tekstur ketupat akan tetap kenyal dan aromanya tetap segar meskipun sudah dibuat sejak malam takbiran.

Berikut Liputan6.com ulas lengkapnya, Senin (9/3/2026).

1. Tiriskan Ketupat Sampai Benar-Benar Kering

Setelah matang, segera angkat ketupat dan tiriskan air rebusannya sampai tidak ada lagi sisa air yang menetes dari janur. Trik menyimpan ketupat agar tidak cepat basi dan berlendir ini adalah langkah awal yang wajib dilakukan supaya kelembapan di dalam ketupat tidak memicu jamur.

2. Gantung Ketupat di Tempat Terbuka

Gantungkan ikatan ketupat di area yang punya sirkulasi udara yang baik dan tidak terkena sinar matahari langsung. Udara yang mengalir bebas di sela-sela janur bakal membantu uap panas keluar dengan cepat sehingga ketupat tidak gampang benyek.

3. Hindari Menaruh Ketupat di Dalam Wadah Tertutup

Menyimpan ketupat di dalam baskom atau panci tertutup bakal bikin udara jadi lembap dan memicu munculnya lendir di kulit janur. Melalui Trik menyimpan ketupat agar tidak cepat basi dan berlendir ini, pastikan ketupat selalu punya ruang untuk "bernapas" agar teksturnya tetap padat.

4. Lap Sisa Air di Permukaan Janur

Gunakan serbet bersih atau tisu dapur untuk mengelap sisa air yang masih menempel di kulit ketupat setelah proses penirisan selesai. Permukaan janur yang kering bakal mencegah bakteri berkembang biak dengan cepat di area luar ketupat yang sering kali jadi sumber bau.

5. Masukkan ke Dalam Kulkas Setelah Dingin

Kalau ketupat ingin disimpan untuk waktu lebih dari dua hari, segera masukkan ke dalam kulkas setelah suhunya sudah benar-benar turun ke suhu ruang. Fokus pada Trik menyimpan ketupat agar tidak cepat basi dan berlendir ini bakal menghentikan aktivitas mikroba sehingga ketupat awet sampai satu minggu.

6. Gunakan Plastik Seal atau Wadah Kedap Udara di Kulkas

Bungkus ketupat dengan plastik klip atau taruh di kotak makan yang rapat sebelum masuk kulkas biar janurnya tidak jadi kering dan keras. Cara ini juga ngebantu supaya aroma ketupat tidak bercampur dengan bau bahan makanan lain yang ada di dalam kulkas.

7. Hangatkan Ketupat dengan Cara Dikukus Kembali

Saat ingin dimakan, kukuslah ketupat selama 15-20 menit daripada memanaskannya langsung di dalam microwave atau direbus lagi. Menerapkan Trik menyimpan ketupat agar tidak cepat basi dan berlendir lewat teknik kukus ini bakal mengembalikan kelembutan tekstur nasi tanpa bikin ketupat jadi lembek.

8. Pastikan Janur yang Digunakan Berkualitas Baik

Pilih janur yang masih muda dan segar serta pastikan anyamannya rapat supaya air rebusan tidak terlalu banyak masuk ke dalam nasi. Janur yang sudah layu atau berlubang cenderung bikin isi ketupat jadi cepat terpapar udara luar dan akhirnya cepat basi.

9. Cuci Beras Sampai Benar-Benar Bersih

Proses pencucian beras yang kurang bersih bisa meninggalkan sisa kotoran yang bikin ketupat lebih cepat mengalami fermentasi dan berbau asam. Gunakan air mengalir untuk membilas beras berkali-kali sampai airnya bening sebelum dimasukkan ke dalam selongsong janur.

10. Tambahkan Sedikit Air Kapur Sirih pada Beras

Mencampur sedikit air kapur sirih ke dalam rendaman beras bakal bikin tekstur ketupat jadi lebih kenyal dan tidak mudah hancur. Selain memperbaiki tekstur, air kapur sirih juga punya sifat antiseptik alami yang ngebantu ketupat jadi lebih tahan lama dan tidak gampang berlendir.

FAQ (Frequently Asked Questions)

Berapa lama ketupat bisa tahan di suhu ruang?

Biasanya ketupat cuma tahan sekitar 2 sampai 3 hari saja kalau digantung di tempat yang kering dan sejuk.

Kenapa ketupat saya berlendir padahal baru sehari?

Penyebab utamanya adalah ketupat tidak ditiriskan sampai kering atau ditaruh di tempat yang pengap dan lembap.

Boleh nggak ketupat disimpan di freezer?

Boleh banget kalau mau disimpan sampai berbulan-bulan, tapi teksturnya mungkin bakal sedikit berubah pas dipanaskan lagi.

Apa bedanya memanaskan ketupat dengan dikukus dan direbus?

Dikukus bakal menjaga ketupat tetap kenyal, sedangkan direbus ulang malah bikin ketupat menyerap air lagi dan jadi cepat basi.

Gimana cara tahu ketupat sudah nggak layak makan?

Cek aromanya; kalau sudah tercium bau asam, permukaannya sangat lengket berlendir, dan rasanya sudah berubah, sebaiknya langsung dibuang.

Baca informasi kesehatan terbaru di Kesehatan Liputan6