Liputan6.com, Jakarta - Mantel merupakan salah satu item fashion yang jarang dicuci, tetapi sering terpapar udara lembap, keringat, hingga debu. Tak heran jika bau apek kerap muncul, terutama setelah lama disimpan di lemari. Aroma tak sedap ini bukan hanya mengganggu, tetapi juga bisa menurunkan rasa percaya diri saat memakainya. Untuk itu cara menghilangkan bau apek pada mantel harus diketahui.
Bau apek pada mantel biasanya muncul karena kelembapan yang terperangkap di dalam serat kain. Kondisi ini menciptakan lingkungan ideal bagi bakteri, jamur, dan mildew untuk berkembang. Jika tidak segera ditangani, bau tersebut bisa semakin menyengat dan sulit dihilangkan.
Kabar baiknya, Anda tidak perlu langsung membawa mantel ke laundry mahal atau bahkan membuangnya. Dengan langkah yang tepat dan bahan sederhana, bau apek bisa diatasi secara efektif dan aman. Berikut ulasan Liputan6.com, Kamis (12/2/2026).
Advertisement
Penyebab Bau Apek pada Mantel
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5499586/original/099353500_1770790279-mantel_di_lemari.jpg)
Mengacu pada penjelasan dari Southern Living, bau apek biasanya berkembang ketika kelembapan terperangkap di dalam kain. Hal ini bisa terjadi karena:
- Mantel disimpan dalam keadaan belum benar-benar kering
- Digantung di lemari dengan ventilasi buruk
- Terpapar udara lembap dalam waktu lama
- Dibiarkan terlalu lama setelah terkena hujan atau keringat
Dalam kondisi lembap, bakteri, jamur, dan mildew (jamur tahap awal) tumbuh dan menempel pada serat kain. Mildew umumnya berwarna putih atau abu-abu dan tumbuh di permukaan, sedangkan jamur (mold) bisa berwarna hitam atau hijau dan menembus lebih dalam ke serat kain.
Karena itu, penting mengetahui cara menghilangkan bau apek pada mantel dengan teknik yang tepat agar tidak merusak bahan, terutama jika mantel berbahan wol, tweed, atau bahan tebal lainnya.
Advertisement
Langkah Menghilangkan Bau Apek pada Mantel
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5499587/original/057190000_1770790280-mantel_mau_di_cuci.jpg)
Berikut beberapa metode yang direkomendasikan berdasarkan referensi dari Southern Living dan Dylon.co.uk:
1. Jemur di Udara Segar dan Sinar Matahari
Udara segar adalah cara paling sederhana dan efektif. Gantung mantel di luar ruangan dengan sirkulasi udara baik. Sinar matahari membantu membunuh bakteri dan jamur penyebab bau.
Jika mantel tidak boleh terkena matahari langsung (misalnya berbahan wol halus), cukup angin-anginkan di tempat teduh dengan aliran udara lancar.
Udara panas juga membantu. Anda bisa menggantung mantel di dekat sumber hangat (bukan terlalu dekat agar tidak merusak serat).
2. Gunakan Uap (Steam)
Uap memiliki efek mirip udara panas. Anda bisa:
- Menggantung mantel di kamar mandi saat mandi air panas
- Menggunakan garment steamer
- Menggunakan setrika uap dari jarak aman
Uap membantu membunuh bakteri sekaligus menyegarkan serat kain. Metode ini sangat cocok untuk mantel yang tidak bisa sering dicuci.
3. Rendam atau Cuci dengan Cuka Putih
Cuka putih dikenal sebagai deodoran dan disinfektan alami. Keasamannya efektif membunuh jamur dan bakteri penyebab bau.
Cara pakai:
- Tambahkan ½ hingga 1 cangkir cuka putih ke kompartemen pelembut mesin cuci
- Untuk bau kuat, rendam mantel dalam campuran air dan cuka selama ±20 menit sebelum dicuci
Tenang saja, aroma cuka akan hilang setelah kering.
4. Gunakan Baking Soda
Baking soda (sodium bicarbonate) bersifat alkali dan mampu menetralkan bau.
Cara penggunaan:
- Tambahkan 1–2 sendok teh baking soda ke dalam mesin cuci
- Atau taburkan tipis pada bagian dalam mantel, diamkan beberapa jam, lalu kibaskan sebelum dicuci
Baking soda juga membantu mengangkat noda ringan dan kotoran tersembunyi.
5. Cuci dengan Air Panas (Sesuai Label Perawatan)
Menurut ahli laundry Michelle Piombino yang dikutip Southern Living, mencuci dengan suhu terpanas yang diizinkan label perawatan penting untuk membunuh spora jamur dan bakteri.
Perhatikan selalu label care tag:
- Mantel wol biasanya tidak boleh air panas tinggi
- Bahan sintetis mungkin lebih tahan suhu hangat
Jika salah suhu, mantel bisa menyusut atau rusak.
6. Gunakan Detergen Berbasis Oksigen
Pemutih berbasis oksigen lebih aman dibanding klorin. Produk ini efektif membunuh jamur tanpa merusak serat kain.
Detergen khusus yang memiliki formula anti-bau juga bisa menjadi solusi, terutama untuk mantel yang sering terkena polusi atau asap.
7. Manfaatkan Suhu Dingin (Metode Freezer)
Metode unik dari Dylon: masukkan mantel ke dalam kantong plastik tertutup, lalu simpan di freezer selama beberapa jam.
Suhu dingin membantu membunuh bakteri penyebab bau. Setelah itu, bilas ringan dan keringkan di udara terbuka.
8. Pastikan Mantel Benar-Benar Kering
Langkah ini sangat krusial dalam cara menghilangkan bau apek pada mantel. Setelah dicuci atau diuapkan:
- Pastikan mantel benar-benar kering sebelum disimpan
- Jangan lipat dalam keadaan lembap
- Gunakan hanger yang memungkinkan sirkulasi udara
Kelembapan sisa adalah penyebab utama bau kembali muncul.
Jangan Lupa Bersihkan Mesin Cuci
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5492461/original/078972600_1770175497-membersihkan_mesin_cuci.jpg)
Terkadang sumber bau bukan mantel, melainkan mesin cuci. Menurut Dylon, program hemat energi dengan suhu rendah sering meninggalkan residu lemak dan kotoran.
Akibatnya:
- Bakteri berkembang di dalam mesin
- Bau berpindah ke pakaian
Bersihkan mesin cuci minimal dua kali setahun. Anda bisa menggunakan pembersih khusus atau bahan alami seperti cuka dan baking soda. Jalankan siklus kosong dengan suhu 60–90°C untuk membunuh bakteri.
Cara Mencegah Mantel Bau Apek
Pencegahan lebih mudah daripada menghilangkan bau. Berikut langkah penting:
- Jangan simpan mantel dalam keadaan lembap
- Gunakan silica gel atau baking soda di lemari untuk menyerap kelembapan
- Pastikan lemari memiliki ventilasi baik
- Hindari menumpuk mantel terlalu rapat
- Gunakan pengharum alami seperti lavender atau kopi
Untuk lemari kayu lama yang berbau, lap bagian dalam dengan campuran cuka agar bau tidak menempel kembali ke mantel.
Â
Advertisement
FAQ Seputar Menjaga Mantel Tetap Bersih dan Tidak Apek
1. Seberapa sering mantel harus dicuci?
Tergantung frekuensi pemakaian. Jika jarang dipakai, cukup dicuci setiap beberapa bulan atau saat terlihat kotor dan berbau.
2. Apakah mantel wol boleh dicuci dengan air panas?
Tidak selalu. Periksa label perawatan. Banyak mantel wol hanya boleh dicuci air dingin atau dry clean.
3. Apakah menyemprot parfum bisa menghilangkan bau apek?
Tidak. Parfum hanya menutupi bau, bukan menghilangkan bakteri atau jamur penyebabnya.
4. Bagaimana cara menjaga lemari agar tidak lembap?
Gunakan penyerap kelembapan seperti silica gel, baking soda, atau dehumidifier kecil, serta pastikan ventilasi baik.
5. Apakah freezer benar-benar efektif menghilangkan bau?
Ya, suhu dingin membantu membunuh bakteri penyebab bau, tetapi tetap perlu diangin-anginkan setelahnya.
Â
Baca informasi kesehatan terbaru di Kesehatan Liputan6
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9310889/original/017316800_1785380146-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2026-07-30T095434.257.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9312077/original/024885800_1785478974-indomaret.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9316854/original/006178900_1785992062-Screenshot_2026-08-06_113022.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9316905/original/064384100_1785995980-cek_fakta_luhut.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5499585/original/049703000_1770790279-mantel.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8460074/original/088908600_1782359300-15021055947514109969.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8396914/original/067259300_1782278056-obe.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8262161/original/019844500_1781773154-11244512687103417298.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8270081/original/065529300_1782120556-13086905657809859094.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8269617/original/097207700_1782120022-v.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8268288/original/079498100_1782117805-koridor.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5516724/original/086331000_1772341976-turkish-chig-kofte-with-meat-herbs.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8265643/original/085179000_1782113461-11425184806389624689.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8265451/original/068960400_1782112485-hl2.jpg)