Doa Sesudah Sholat Witir, Baca Sebagai Penutup Ibadah Malam

Ketahui bacaan doa setelah sholat witir, amalan sunnah yang dianjurkan untuk memohon ampunan, perlindungan, dan keberkahan dari Allah SWT.

Diterbitkan 04 April 2025, 17:00 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta Sholat witir merupakan salah satu ibadah sunah muakkad yang sangat dianjurkan oleh Rasulullah SAW. Sebagai penutup ibadah malam, sholat ini memiliki kedudukan istimewa dan menjadi bentuk penyempurnaan bagi sholat sunah yang dilakukan sebelumnya. Dalam sebuah hadis yang diriwayatkan oleh Abu Sa’id Al-Khudri, Rasulullah SAW bersabda:

عَنْ أَبي نضرة عَنْ أبي سَعِيدٍ الحذري أنَّ النَّبِيَّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قالَ أَوْتِرُوا قَبْلَ أَنْ تُصْبِحُوا 

“Sholat witirlah kalian sebelum tiba waktu subuh." (HR Muslim)

Sholat witir dikerjakan dengan jumlah rakaat ganjil, minimal satu rakaat dan maksimal sebelas rakaat. Sebagian besar umat Muslim melaksanakannya dengan tiga rakaat, sebagaimana yang sering dilakukan oleh Rasulullah SAW. Setelah menunaikan sholat witir, dianjurkan untuk membaca doa sebagai bentuk permohonan kepada Allah SWT.

Doa sesudah sholat witir menjadi momen yang penuh makna, di mana seorang hamba bisa memohon ampunan, rahmat, serta perlindungan-Nya. Selain itu, doa ini juga mencerminkan ketundukan dan pengharapan yang mendalam kepada Allah SWT setelah menutup ibadah malam. Berikut rangkaian dan doa sesudah sholat witir yang dirangkum Liputan6.com dari berbagai sumber, Rabu (2/4/2025). 

Rangkaian Doa Setelah Sholat Witir 

Berikut adalah tata cara pelaksanaan sholat witir sesuai dengan tuntunan Rasulullah SAW.

1. Tata Cara Sholat Witir

Sholat witir umumnya dilakukan dalam dua rakaat dengan salam di tiap dua rakaatnya. Jika dikerjakan lebih dari satu rakaat, maka rakaat terakhir dapat dilakukan dengan satu rakaat atau tiga rakaat sekaligus tanpa duduk tahiyat awal, dan diakhiri dengan salam.

2. Niat Sholat Witir

Niat dalam sholat witir sangat penting karena menunjukkan ketulusan ibadah yang dilakukan hanya karena Allah SWT. Bacaan niat berbeda tergantung jumlah rakaat yang dikerjakan:

Niat Sholat Witir 1 Rakaat

صَلِّى سُنَّةَ الوِتْرِ رَكْعَةً مُسْتَقْبِلَ الْقِبْلَةِ أَدَاءً لِلهِ تَعَالَ

 Ushalli sunnatal witri rak’atan mustaqbilal qiblati adā’an lillāhi ta’ālā.

Artinya: Aku niat sholat sunah witir satu rakaat karena Allah ta’ala.

Niat Sholat Witir 3 Rakaat

اُصَلِّى سُنَّةَ الْوِتْرِ ثَلَاثَ رَكْعَاتٍ مُسْتَقْبِلَ الْقِبْلَةِ أَدَاءً لِلهِ تَعَالَى

Ushalli sunnatal witri tsalâtsa raka’âtin mustaqbilal qiblati adâ’an lillâhi ta’âlâ

 Artinya: Aku menyengaja sholat sunnah witir tiga rakaat dengan menghadap kiblat karena Allah Ta'ala.

3. Surat-surat yang Dianjurkan

Terdapat surat-surat pendek yang dianjurkan untuk dibaca ketika sholat witir dalam hadits yang diriwayatkan dari Anas bin Malik,

كَانَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَقْرَأُ فِي الرَّكْعَةِ الْأَوْلَى بِ سَبِّحِ اسْمَ رَبِّكَ الْأَعْلَى، وفي الثانية بِ قُلْ يَا أَيُّهَا الْكَافِرُونَ، وَفِي الثَّالِثَةِ بِ قُلْ هُوَ اللَّهُ أَحَدٌ، وَالْمُعْوَذَتَيْنِ

Artinya: Rasulullah melakukan sholat witir tiga rakaat setelah Isya. Pada rakaat pertama membaca surat Al-A'la, rakaat kedua membaca surat Al-Kafirun, dan rakaat ketiga membaca surat Al-Ikhlas. (HR At-Tirmidzi, An-Nasa'i, dan Ibnu Majah).

4. Waktu Pelaksanaan

Sholat witir dilakukan setelah sholat Isya dan sebelum terbit fajar. Waktu yang paling utama adalah pada sepertiga malam terakhir, sebagaimana yang dicontohkan oleh Rasulullah SAW.

Dengan memahami tata cara dan rangkaian sholat witir, semoga kita dapat menjalankan ibadah ini dengan lebih baik dan memperoleh keberkahan serta ampunan dari Allah SWT. 

Doa Setelah Sholat Witir

Setelah menyelesaikan sholat witir dengan salam, dianjurkan untuk membaca doa sebagai bentuk penghambaan kepada Allah SWT. Berikut adalah rangkaian doa setelah sholat witir:

1. Syahadat, Istighfar, dan Permohonan Ridha

اَشْهَدُ أَنْ لَا إِلٰهَ إِلَّا اللهُ

 Asyhadu an lā ilāha illallāh (Aku bersaksi bahwa tiada Tuhan selain Allah.)

اَسْتَغْفِرُ اللهَ

 Astaghfirullāh (Aku memohon ampunan kepada Allah.)

اللَّهُمَّ إِنِّي أَسْأَلُكَ رِضَاكَ وَالْجَنَّةَ، وَأَعُوذُ بِكَ مِنْ سَخَطِكَ وَالنَّارِ (3x)

 Allāhumma innī as'aluka ridhāka wal jannah, wa a'ūdzu bika min sakhathika wan nār (3 kali) (Ya Allah, aku memohon ridha dan surga-Mu, serta aku berlindung kepada-Mu dari murka dan neraka-Mu.)

2. Bacaan Tasbih

سُبْحَانَ الْمَلِكِ الْقُدُّوسِ (3x)

 Subhānal malikil quddūs (3 kali)(Mahasuci Raja yang Maha Suci.)

3. Pujian Kesucian Allah

سُبُّوحٌ قُدُّوسٌ رَبُّنَا وَرَبُّ المَلَائِكَةِ وَالرُّوحِ

 Subbūhun, quddūsun, rabbunā wa rabbul malā'ikati war rūh (Maha Suci dan Maha Kudus Tuhan kami, Tuhan para malaikat dan Jibril.)

4. Permohonan Ampunan dan Kasih Sayang Allah

اللَّهُمَّ إِنَّكَ عَفُوٌّ كَرِيمٌ تُحِبُّ الْعَفْوَ فَاعْفُ عَنِّي (3x)

 Allāhumma innaka 'afuwwun karīmun tuhibbul 'afwa, fa'fu 'annī (3 kali) (Ya Allah, Engkau Maha Pengampun dan Maha Pemurah. Engkau mencintai ampunan, maka ampunilah aku.)

يَا كَرِيمُ بِرَحْمَتِكَ يَا أَرْحَمَ الرَّاحِمِينَ Yā karīmu, bi rahmatika yā arhamar rāhimīn (Wahai Zat yang Maha Pemurah, dengan rahmat-Mu, wahai Zat yang paling penyayang dari segala penyayang.)

5. Mohon Ampunan dan Keselamatan

اللَّهُمَّ إِنِّي أَعُوذُ بِرِضَاكَ مِنْ سَخَطِكَ، وَبِمُعَافَاتِكَ مِنْ عُقُوبَتِكَ، وَأَعُوذُ بِكَ مِنْكَ، لَا أُحْصِي ثَنَاءً عَلَيْكَ، أَنْتَ كَمَا أَثْنَيْتَ عَلَى نَفْسِكَ

Allāhumma innī a'ūdzu bi ridhāka min sakhathika, wa bi mu'āfātika min 'uqūbatika, wa a'ūdzu bika minka, lā uhshī tsanā'an 'alayka, anta kamā atsnayta 'alā nafsika.(Ya Allah, aku berlindung kepada ridha-Mu dari murka-Mu, dan kepada afiat-Mu dari siksa-Mu. Aku berlindung kepada-Mu dari (hukuman)-Mu. Aku tidak mampu memuji-Mu sebagaimana Engkau memuji diri-Mu sendiri.)

6. Doa Penutup Sholat Witir

اللَّهُمَّ إِنَّا نَسْأَلُكَ إِيمَانًا دَائِمًا، وَنَسْأَلُكَ قَلْبًا خَاشِعًا، وَنَسْأَلُكَ عِلْمًا نَافِعًا، وَنَسْأَلُكَ يَقِينًا صَادِقًا، وَنَسْأَلُكَ عَمَلًا صَالِحًا، وَنَسْأَلُكَ دِينًا قَيِّمًا، وَنَسْأَلُكَ خَيْرًا كَثِيرًا، وَنَسْأَلُكَ الْعَفْوَ وَالْعَافِيَةَ، وَنَسْأَلُكَ تَمَامَ الْعَافِيَةِ، وَنَسْأَلُكَ الشُّكْرَ عَلَى الْعَافِيَةِ، وَنَسْأَلُكَ الْغِنَى عَنِ النَّاسِ اللَّهُمَّ رَبَّنَا تَقَبَّلْ مِنَّا صَلَاتَنَا، وَصِيَامَنَا، وَقِيَامَنَا، وَتَخَشُّعَنَا، وَتَضَرُّعَنَا، وَتَعَبُّدَنَا، وَتَمِّمْ تَقْصِيْرَنَا، يَا أَرْحَمَ الرَّاحِمِينَ وَصَلَّى اللَّهُ عَلَى خَيْرِ خَلْقِهِ سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ، وَعَلَى آلِهِ وَأَصْحَابِهِ أَجْمَعِينَ وَالْحَمْدُ لِلَّهِ رَبِّ الْعَالَمِينَ

Allaahumma innaa nas-aluka iimaanan daa-iman. Wanas-aluka qalban khaasyi'an. Wanas-aluka 'ilman naafi'an. Wanas-aluka yaqiinan shaadiqan. Wanas-aluka 'amalan shaalihan. Wanas-aluka diinan qayyiman. Wanas-aluka khairan katsiiran. Wanas-alukal 'afwa wal 'aafiyah. Wanas-aluka tamaamal 'aafiyah. Wanas-alukasy syukra 'alal 'aafiyah. Wanas-alukal ghinaa 'anin naas.

Allaahumma rabbanaa taqabbal minnaa shalaatanaa washiyaamanaa waqiyaamanaa watakhassyu'anaa watadharru'anaa wata'abbudanaa watammim taqshiiranaa, yaa arhamar raahimiin.

Wasallallaahu 'alaa khairi khalqihi sayyidinaa Muhammadin wa 'alaa aalihi wa ashaabihi ajma'iin.

Walhamdu lillaahi rabbil 'aalamiin.

(Ya Allah, kami mohon kepada-Mu iman yang langgeng, hati yang khusyuk, ilmu yang bermanfaat, keyakinan yang benar, amal yang saleh, agama yang lurus, serta kebaikan yang melimpah. Kami juga memohon ampunan, keselamatan, kesehatan yang sempurna, serta kemampuan untuk bersyukur atas segala nikmat-Mu. Berilah kami kecukupan sehingga tidak bergantung pada manusia.

Ya Allah, Tuhan kami, terimalah shalat, puasa, ibadah, kekhusyukan, doa, serta penghambaan kami. Sempurnakanlah segala kekurangan kami, wahai Tuhan yang Maha Pengasih.

Semoga shalawat dan salam tercurah kepada Nabi Muhammad SAW, juga kepada keluarganya serta seluruh sahabatnya. Segala puji hanya bagi Allah, Tuhan seluruh alam.)_ 

Keutamaan Membaca Doa Setelah Sholat Witir

Membaca doa setelah sholat Witir memiliki berbagai keutamaan, di antaranya:

  • Memohon ampunan: Membersihkan diri dari dosa dan kesalahan.
  • Memohon perlindungan: Mencari perlindungan dari marabahaya dan godaan.
  • Memperoleh keberkahan: Mendapatkan keberkahan dalam kehidupan dunia dan akhirat.
  • Mendekatkan diri kepada Allah SWT: Memperkuat hubungan spiritual dengan Sang Pencipta.

Dengan memahami tata cara dan rangkaian doa setelah sholat Witir, semoga kita dapat menjalankan ibadah ini dengan lebih khusyuk dan mendapatkan keberkahan dari Allah SWT.

Semoga informasi ini bermanfaat dan menambah wawasan kita dalam beribadah.

Baca informasi kesehatan terbaru di Kesehatan Liputan6