Liputan6.com, Jakarta Dalam mempelajari bahasa Indonesia, penting untuk memahami apa itu kata konkret. Kata konkret adalah jenis kata yang merujuk pada benda atau hal yang dapat ditangkap oleh pancaindra, seperti meja, suara, atau aroma. Keberadaan kata konkret dalam sebuah kalimat membantu pembaca atau pendengar membayangkan objek yang dimaksud secara jelas dan nyata. Kata ini sering digunakan dalam penulisan narasi maupun deskripsi untuk memberi kesan hidup pada tulisan.
Dikutip dari buku Morfologi Bahasa Indonesia (2015) karya Abdul Chaer, dijelaskan bahwa apa itu kata konkret adalah kata yang menunjuk pada objek nyata yang dapat diamati secara langsung oleh indra manusia. Hal ini membedakannya dari kata abstrak yang merujuk pada konsep atau ide, seperti cinta atau keadilan. Dalam konteks komunikasi sehari-hari, penggunaan kata konkret mempermudah proses pemahaman dan menghindari makna ganda, karena objek yang dimaksud bersifat nyata.
Advertisement
Buku lain yang mendukung penjelasan tersebut adalah Ilmu Bahasa Indonesia: Teori dan Aplikasi (2020) karya Nanda Saputra, M.Pd. dan Nurul Aida Fitri, M.Pd., yang menjelaskan bahwa apa itu kata konkret memberikan gambaran visual dan bersifat nyata, sehingga memudahkan pendengar atau pembaca memahami pesan yang disampaikan secara lebih jelas. Oleh karena itu, memahami apa itu kata konkret sangat berguna, terutama dalam penulisan karya ilmiah, sastra, maupun dalam pengajaran bahasa di sekolah.
Berikut ini Liputan6.con ulas selengkapnya, (19/6/2025).
Apa Itu Kata Konkret
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3433136/original/071854200_1618815900-pexels-photo-2663851__1_.jpeg)
Apa itu kata konkret merupakan kata-kata yang merujuk pada objek atau benda yang dapat dilihat, diraba, dicium, didengar, hingga dirasakan secara fisik. Kata konkret menggambarkan sesuatu yang nyata dan dapat diidentifikasi secara langsung.
Sedangkan menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia atau KBBI, apa itu kata konkret adalah nyata, benar-benar ada, berwujud, dapat dilihat, diraba, dan sebagainya. Maksudnya adalah anda dapat merasakan dan mengukurnya secara fisik.
Istilah konkret bisa digunakan untuk segala benda maupun sesuatu yang dapat anda rasakan beradaannya. Kata konret ini dibutuhkan oleh manusia untuk menggambarkan sesuatu yang benar-benar ada secara fisik. Dengan kata lain, contoh kata konkret adalah merujuk pada kata-kata yang nyata dan bisa dirasakan oleh indera. Istilah ini sering kali digunakan dalam berbagai konteks perbincangan.
Perbedaan antara kata konkret dan kata abstrak adalah bahwa kata konkret merujuk pada hal-hal yang nyata, seperti benda, tempat, atau orang. Sedangkan kata abstrak merujuk pada konsep, ide, atau perasaan yang tidak bisa dilihat atau disentuh secara langsung.
Berdasarkan Kamus Besar Bahasa Indonesia atau KBBI, abstrak adalah tidak berwujud dan tidak berbentuk. Salah satu fungsi kata abstrak adalah bisa menghasilkan nilai rasa dalam karya dan merangsang orang untuk berimajinasi.
Advertisement
Ciri-Ciri Kata Konkret
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4059195/original/021437900_1655786859-nathan-aguirre-zVuDeGdjxgU-unsplash.jpg)
Berikut ini terdapat beberapa ciri-ciri kata konkret yang dapat membedakannya dengan kata abstrak, yakni:
- Kata konkret merujuk kepada kata-kata yang merujuk kepada benda-benda yang dapat dilihat, diraba, dicium, didengar , maupun dirasakan secara langsung. Ciri utama dari kata konkret adalah kemampuannya untuk menggambarkan sesuatu yang nyata dan dapat diobservasi secara langsung oleh panca indera.
- Kata konkret cenderung lebih mudah dipahami karena mengandung makna yang nyata. Contoh kata konkret menggambarkan objek atau benda-benda yang ada dalam dunia nyata dan dapat dengan mudah dipahami oleh pembaca atau pendengar.
- Kata konkret memiliki kecenderungan untuk menimbulkan gambaran visual yang kuat dalam pikiran pembaca atau pendengar. Hal ini membuat kata-kata tersebut efektif digunakan dalam deskripsi, narasi, atau penggambaran situasi yang konkret dan nyata.
Fungsi dan Manfaat dari Menggunakan Kata Konkret
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4655109/original/056978600_1700453559-book-composition-with-open-book.jpg)
Pada umumnya, kata-kata konkret digunakan untuk menyampaikan gambaran yang jelas dan detail kepada pembaca. Dengan menggunakan contoh kata konkret dalam sebuah kalimat maupun teks, pembaca dapat membayangkan sesuatu dengan lebih nyata karena mereka dapat memvisualisasikan objek atau situasi yang dijelaskan dalam kalimat tersebut.
Dengan memperkuat gambaran dan imajinasi pembaca, penggunaan kata-kata konkret dapat membuat tulisan lebih menarik dan memikat. Pembaca akan lebih terlibat dengan tulisan dan merasa seperti mereka benar-benar berada di dalam cerita atau deskripsi yang disampaikan. Selain itu, kata-kata konkret juga bisa membantu dalam memberikan detail yang lebih kaya dan mendalam, sehingga pembaca dapat merasakan emosi atau pengalaman yang tersirat dalam tulisan.
Advertisement
Contoh Kata Konkret dalam Kalimat
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4638285/original/017813900_1699323566-top-view-floral-bookmark-books.jpg)
Supaya anda lebih paham terkait penjelasan pengertian hingga ciri-ciri dari kata konkret, berikut terdapat beberapa contoh kata konkret adalah:
- Buku
- Meja
- Kucing
- Mobil
- Pensil
- Roti
- Sepatu
- Gitar
- Lampu
- Jam
- Pohon
- Tas
- Kunci
- Topi
- Bola
- Botol
- Mangga
- Komputer
- Kotak
- Kamera
- Cangkir
- Sapi
- Pintu
- Daging
- Kaca
- Handuk
- Sepeda
- Baju
- Kelapa
- Jendela
- Sabun
- Boneka
- Jamur
- Televisi
- Jeruk
- Kain
- Gelas
- Burung
- Manusia
- Pedang
- Lantai
- Spidol
- Kursi
- Mangkuk
- Mobil
- Pisau
- Air
- Receh
- Tangan
- Kulkas
- Kutu
- Buah
- Jalan
- Kabel
- Bangku
- Kunci
- Pipa
- Payung
- Tisu
- Tali
- Kardus
- Rokok
- Lemari
- Kuku
- Dasi
- Kipas
- Pajangan
- Lampu
- Boneka
- Kalender
- Lakban
- Kaleng
- Terpal
- Sapu
- Dawai
- Kalung
- Jubah
- Tertulis
- Kelamin
- Kaktus
- Meletakkan
- Makinal
- Hals
- Kacoa
- Makat
- Hargos
- Makam
- Hafas
- Kerry
- Melen
- Kualoh
- Makar
- Klumpur
- Ghafer
- Menjalan
- Medahkan
- Have
- Kacut
- Mahluk
- Puncak
- Pekan
- Orang
- Tukang
- Pembantu
- Ayam
- Anjing
- Kipas
- Papan
- Bulu
- Ikan
- Lantai
- Tali
- Kuda
- Kelas
- Pensil
- Wajan
- Kasur
- Botol
- Mangkuk
- Karpet
- Jendela
- Gorden
- Gantungan
- Televisi
- Lemari
- Sapu
- Kunci
- Kaca
- Kipas
- Tandas
- Sabun
- Sprei
- Gelas
- Sendok
- Kompor
- Piring
- Bak
- Kertas
- Tempat tidur
- Selimut
- TV
- Kalender
- Lampu
- Stopkontak
- Teralis
- Sofa
- Cermin
- Parfum
- Makeup
- Tumbler
Sedangkan, contoh kata konkret dalam sebuah kalimat adalah sebagai berikut ini:
- Anjing saya suka berlarian di taman.
- Meja di ruang makan sudah penuh dengan makanan.
- Bola itu digunakan untuk bermain sepak bola.
- Mobil saya sedang dalam perbaikan di bengkel.
- Kunci rumah saya hilang.
- Gitar itu berdering dengan indahnya.
- Bunga di taman sedang mekar.
- Kotak besar itu berisi semua mainan anak-anak.
- Buku yang saya baca sangat menarik.
- Pohon di halaman belakang sudah tumbuh tinggi.
- Pensil saya sudah tumpul.
- Jeruk yang saya beli sangat manis.
- Kamera itu membantu saya mengabadikan momen-momen indah.
- Jam di dinding sudah berdetak hampir pukul 12 siang.
- Sepatu baru saya sangat nyaman dipakai.
- Pintu rumah saya selalu terbuka untuk teman-teman.
- Jendela kamar saya terbuka lebar.
- Topi itu melindungi kepala saya dari terik matahari.
- Gelas di meja sudah penuh dengan air.
- Kucing tetangga suka berkeliaran di halaman rumah.
QnA yang Sering Dipertanyakan tentang Kata Konkret
Q: Apa yang dimaksud dengan kata konkret?
A: Kata konkret adalah kata yang merujuk pada benda, hal, atau sesuatu yang bisa dikenali dengan pancaindra, seperti dapat dilihat, didengar, dicium, diraba, atau dirasakan. Contohnya seperti meja, apel, suara, bau bunga, atau suara hujan.
Q: Apa perbedaan kata konkret dan kata abstrak?
A: Kata konkret menunjuk pada hal yang nyata dan dapat diamati dengan pancaindra. Sementara itu, kata abstrak mengacu pada hal-hal yang tidak bisa dilihat atau disentuh secara langsung, seperti emosi, ide, atau konsep, misalnya: cinta, kejujuran, atau kebebasan.
Q: Apa fungsi kata konkret dalam kalimat?
A: Kata konkret membantu memberikan gambaran visual atau pengalaman nyata dalam kalimat. Fungsinya adalah untuk memperjelas maksud penulis atau pembicara dan membuat pesan menjadi lebih mudah dipahami oleh pembaca atau pendengar.
Q: Bisakah satu kata dianggap konkret dan abstrak sekaligus?
A: Ya, tergantung konteksnya. Contohnya kata "cahaya" bisa konkret jika merujuk pada cahaya lampu yang terlihat, tapi bisa juga abstrak jika digunakan dalam kalimat seperti “dia adalah cahaya dalam hidupku,” yang bermakna kiasan atau metaforis.
Q: Apa saja contoh kata konkret dalam kehidupan sehari-hari?
A: Contoh kata konkret antara lain: kursi, kucing, nasi, suara radio, aroma kopi, pasir pantai, dan dinginnya es. Semua contoh ini bisa diamati langsung melalui salah satu atau lebih pancaindra.
Baca informasi kesehatan terbaru di Kesehatan Liputan6
Advertisement
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8414164/original/000004000_1782298740-Cek_fakta_-_rumor_ukraina.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/7676875/original/060602200_1780471869-Tugas__23_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8406223/original/090481000_1782289085-cek_fakta_-_insentif_guru_asn.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8256117/original/079954000_1781147945-Tugas__29_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/avatars/2378469/original/055253400_1737413276-IMGE9883.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4656741/original/040281800_1700539352-lovely-asian-young-lady-portriat-happy-woman-lifestyle-concept.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/avatars/1812277/original/052062800_1684314288-Beach_life.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/avatars/1860530/original/010220100_1777609466-pp.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8256534/original/027399300_1781161052-Vertical_500x656_-_Pentas_Bola_Dunia_2026__3_.png)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8258639/original/042157800_1781395836-AP26164834638106-Vinicius.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8258626/original/079452200_1781391485-000_B6Z46WN.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8443167/original/050423700_1782336694-swiss.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8442423/original/051297200_1782335693-063_2283164257.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/7809636/original/050138700_1780626362-timnas-republik-ceko.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8257627/original/035946300_1781249972-AP26163143978604.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8258899/original/071719200_1781422429-vini.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8258705/original/024939600_1781404490-qatar_vs_swiss-4.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8262489/original/072589900_1781818934-Switzerland_s_Johan_Manzambi.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8263365/original/096832600_1781914237-063_2282418040.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8258625/original/008972500_1781391455-000_B6Z46X3.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8263744/original/028849200_1781996788-AP26171656106233.jpg)