Liputan6.com, Jakarta Sholat Tasbih merupakan ibadah sunnah yang istimewa karena melibatkan pengulangan dzikir tasbih yang banyak, dengan harapan mendapatkan ampunan dan keberkahan dari Allah SWT. Di samping itu, bacaan doa sholat tasbih yang diucapkan setelah pelaksanaannya menjadi momen spiritual yang penuh harapan dan ketenangan. Meski terdapat perbedaan pendapat di kalangan ulama terkait status haditsnya, banyak umat Islam tetap mengamalkannya karena keutamaan yang pernah dikemukakan.
Menurut Fathkul Anas dalam bukunya Yuk, Shalat Tasbih (2017), salah satu manfaat besar dari doa sholat tasbih adalah,
“Kalau saja dosamu sebanyak gundukan pasir, niscaya Allah SWT akan mengampuni dosamu.”
Advertisement
Kutipan ini menggambarkan magnitudo pengampunan ilahi yang dijanjikan bagi yang mengamalkan sholat ini dengan ikhlas.
Sebagaimana dijelaskan dalam Panduan Shalat Praktis & Lengkap oleh Ust. Syaifurrahman El‑Fati, bahwa doa yang menyusul setelah pelaksanaan sholat tasbih menjadi penguat spiritual dan penghubung langsung kepada Allah SWT. Doa sholat Tasbih ini dianggap tidak hanya sebagai penutup ibadah, tetapi juga sebagai momen refleksi diri dan penyerahan total kepada kekuasaan-Nya. Oleh karena itu, pemahaman tentang bacaan, dalil, dan keutamaan doa sholat tasbih sangat penting agar pelaksanaan ibadah ini semakin khusyuk dan penuh makna.
Berikut ini Liputan6.com ulas selengkapnya, Sabtu (14/6/2025).
Mengenal Sholat Tasbih
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4446028/original/094087300_1685395204-pray-6268224_1280.jpg)
Sholat Tasbih adalah salah satu jenis shalat sunnah yang dilakukan dengan membaca dzikir tasbih setelah melaksanakan shalat fardhu. Sholat ini juga dikenal dengan sebutan Shalat Tasbih, Shalat al-Tasbih, atau Shalat Tasbih. Sholat Tasbih terdiri dari empat rakaat dengan satu salam di akhir setiap dua rakaat. Setelah salam, dalam setiap rakaatnya, dzikir tasbih dibaca sebanyak 15 kali. Dzikir tasbih yang dibaca adalah "Subhanallah" sebanyak 15 kali, "Alhamdulillah" sebanyak 15 kali, "Allahu Akbar" sebanyak 15 kali, dan "la ilaha illallah" sebanyak 15 kali.
Sholat Tasbih memiliki keutamaan dan faedah yang dapat diperoleh bagi yang melakukannya. Beberapa keutamaan yang dikaitkan dengan Sholat Tasbih antara lain adalah pengampunan dosa, pembebasan dari api neraka, pahala yang besar, dan mendapatkan keberkahan dalam kehidupan sehari-hari.
Namun, penting untuk diingat bahwa Sholat Tasbih bukanlah shalat wajib atau fardhu. Shalat ini termasuk dalam kategori shalat sunnah atau nafilah, yang berarti tidak wajib dilakukan tapi dianjurkan untuk dikerjakan sebagai ibadah tambahan.
Jika seseorang ingin melaksanakan Sholat Tasbih, disarankan untuk mempelajari tata cara melakukannya dengan benar, termasuk gerakan-gerakan shalat dan dzikir tasbih yang harus dibaca. Membaca sumber-sumber yang terpercaya atau berkonsultasi dengan seorang ulama atau guru agama dapat memberikan panduan yang lebih komprehensif tentang pelaksanaan Sholat Tasbih.
Advertisement
Bacaan Doa Sholat Tasbih
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3579790/original/038873300_1632297815-pexels-rodnae-productions-8217647.jpg)
Setelah melaksanakan Sholat Tasbih, terdapat doa yang dianjurkan untuk dibaca. Berikut ini adalah doa Sholat Tasbih yang bisa dilafadzkan:
اَللّٰهُمَّ إنِّي أَسْأَلُكَ تَوْفِيْقَ أَهْلِ الْهُدَى وَأَعْمَالَ أَهْلِ الْيَقِينِ وَمُنَاصَحَةَ أَهْلِ التَّوْبَةِ وَعَزْمَ أَهْلِ الصَّبْرِ وَوَجَلَ أَهْلِ الْخَشْيَةِ وَطَلَبَ أَهْلِ الرَّغْبَةِ وَتَعَبُّدَ أَهْلِ الْوَرَعِ وَعِرْفَانَ أَهْلِ الْعِلْمِ حَتَّى أَخَافَك اَللّٰهُمَّ إنِّي أَسْأَلُكَ مَخَافَةً تَحْجِزُنِيْ عَنْ مَعَاصِيْكَ حَتَّى أَعْمَلَ بِطَاعَتِكَ عَمَلًا أَسْتَحِقُّ بِهِ رِضَاكَ وَحَتَّى أُنَاصِحَكَ بِالتَّوْبَةِ خَوْفًا مِنْكَ حَتَّى أَخْلُصَ لَكَ النَّصِيحَةَ حَيَاءً مِنْكَ وَحَتَّى أَتَوَكَّلَ عَلَيْكَ فِي الْأُمُورِ كُلِّهَا وَحَتَّى أَكُوْنَ أُحْسِنَ الظَنَّ بِكَ، سُبْحَانَ خَالِقِ النُّورِ
Arab Latin: Allahumma inni as'aluka taufîqa ahlil huda, wa a'mala ahlil yaqin, wa munashahata ahlit taubah, wa 'azma ahlis shabri, wa wajala ahlil khasyyah, wa thalaba ahlir raghbah, wa ta'abbuda ahlil wara'i, wa 'irfana ahlil 'ilmi hatta akhafak. Allahumma inni as'aluka makhafatan tahjizuni 'an ma'ashika hatta a'mala bi tha'atika 'amalan astahiqqu bihi ridhaka wa hatta unashihaka bit taubah, khaufan minka hatta akhlusha lakan nashihata haya'an minka wa hatta atawakkala 'alaika fil 'umuri kulliha wa hatta akuna 'uhsinuz zhanna bika, subhana khaliqin nur.
Artinya: "Ya Allah, kepada-Mu aku meminta petunjuk mereka yang terima hidayah, amal-amal orang yang yakin, ketulusan mereka yang bertobat, keteguhan hati mereka yang bersabar, kekhawatiran mereka yang takut (kepada-Mu), doa mereka yang berharap, ibadah mereka yang wara', dan kebijaksanaan mereka yang berilmu agar aku menjadi takut kepada-Mu. Ya Allah, masukkanlah rasa takut di kalbuku yang dapat menghalangi diri ini untuk mendurhakai-Mu. Dengan demikian aku dapat beramal saleh yang mengantarkanku pada rida-Mu, dan aku bertobat setulusnya karena takut kepada-Mu. Dengan itu pula aku beribadah secara tulus karena malu kepada-Mu. Dengan rasa takut itu aku menyerahkan segala urusanku kepada-Mu. Karena itu juga aku dapat berbaik sangka selalu kepada-Mu. Mahasuci Engkau Pencipta cahaya."
Selain doa di atas, umat muslim juga bisa memanjatkan doa ini usai melaksanakan sholat tasbih. Berikut bacaannya:
يَا اللهُ يَا رَحْمَنُ الرَّحِيمُ يَا حَيُّ يَا قَيُّوْمُ يَا ذَا الْجَلَالِ وَالْإِكْرَامِ، يَا أَهْلَ التَّقْوَى وَأَهْلَ الْمَعْفْرَةِ يَا ذَاكِرَ الذَّاكِرِينَ، تُبْ عَلَيْنَا تَوْبَةً نَصُوحًا وَزِدْنَا بِفَضْلِ رَحْمَتِكَ نُوْرًا وَظُهُوْرًا وَوُضُوْحًا يَا أَرْحَمَ الرَّاحِمِينَ اللَّهُمَّ إِنَّا نَسْأَلُكَ تَوْفِيقَ أَهْلِ الْهُدَى وَأَعْمَالَ أَهْلِ الْيَقِينِ وَمُنَاصَحَةَ أَهْلِ التَّوْبَةِ وَعَزَابِمَ اَهْلِ الصَّبْرِ وَجَدَّ أَهْلِ الْخَشْيَةِ وَطَلَبَ أَهْلِ الرَّغْبَةِ وَتَعَبُدَ أهْلِ الرُّكُوعِ وَالْوَرَعِ وَعِرْفَانَ أَهْلِ الْعِلْمِ حَتَّى نَخَافَكَ. رَبَّنَا أَتْمِمْ لَنَا نُوْرَنَا وَاغْفِرْ لَنَا إِنَّكَ عَلَى كُلِّ شَيْءٍ قَدِيرُ اللَّهُمَّ لَنَا نُوْرًا فِي قَلْبِنَا وَنُوْرًا فِي قَبْرِنَا وَنُوْرًا فِي بَصَرِنَا وَفِي سَمْعِنَا وَنُوْرًا عَنْ يَمِينِنَا وَنُوْرًا عَنْ شِمَالِنَا وَنُوْرًا فِي آمَامِنَا وَخَلْفِنَا وَنُوْرًا مِنْ فَوْقِنَا وَنُوْرًا مِنْ تَحْتِنَا بِرَحْمَتِكَ يَاأَرْحَمَ الرَّاحِمِينَ.
Arab Latin: Yâ Allâhu ya Rahmânu yâ Rahîmu yâ Hayyu yâ Qayyûmu yâ dzal jalali wal ikrâmi, yâ ahlat taqwa wa ahlal maghfirah, yâ dzâkiradz dzâkirin, tub 'alayna taubatan nashûhâ, wazidnî bifadhli rahmatika nûran wa dzhuhûran wa wudhuhan. Yâ arhamar rahimîn. Allâhumma innâ nas'aluka taufiqa ahlil huda, wa a'mâla ahlil yaqîn, wa munâshahata ahlit taubah, wa 'azaʻima ahlish shabri, wa jadda ahlil khasyyah, wa thalaba ahlir raghbah, wa ta'abbuda ahlir ruků'i wal wara'i, wa 'irfâna ahlil 'ilmi hattâ nakhâfak. Rabbana atmim lanâ nûrana waghfir lanâ innaka 'alâ kulli syaiʻin qadîr. Allâhumma lanâ nûran fi qalbinâ wa nûran fi qabrina wa nûran fi basharinâ wa fi sam'inâ wa nûran 'an yamîninå wa nûran 'an syimâlinâ wa nûran fi amâmina wa khalfinâ wa nûran min fauqinâ wa nûran min tahtina birahmatika yâ arhamar rahimîn.
Artinya: "Ya Allah Yang Maha Pengasih, Yang Maha Penyayang, Yang Maha Hidup dan Maha Berdiri sendiri. Ya Zat Yang Memiliki keperkasaan dan kemuliaan, Pemilik ketakwaan dan ampunan, ya Zat yang diingat para pezikir, anugerahkanlah kepada kami tobat nasuha dan tambahkanlah bagi kami dengan rahmat-Mu cahaya, kejelasan dan kebersihan. Ya Zat Yang Maha Pengasih, Maha Penyayang. Ya Allah, kepada-Mu kami meminta petunjuk mereka yang menerima hidayah, amal-amal orang yang yakin, ketulusan mereka yang bertobat, keteguhan hati mereka yang bersabar, kekhawatiran mereka yang takut (kepada-Mu), doa mereka yang berharap, ibadah mereka yang ahli rukuk dan ahli wara', dan makrifat mereka yang berilmu, agar kami menjadi takut kepada-Mu. Ya Allah, sempurnakanlah untuk kami cahaya kami itu dan ampunilah kami, sesungguhnya Engkau berkuasa atas segala sesuatu. Ya Allah, berikan kepada kami cahaya dalam hati kami, cahaya dalam kubur kami, cahaya pada penglihatan kami, cahaya pada pendengaran kami, cahaya di sebelah kanan kami, cahaya di sebelah kiri kami, cahaya di depan kami, cahaya di belakang kami, cahaya di atas kami, dan cahaya di bawah kami. Dengan rahmat-Mu, ya Zat Yang paling pengasih di antara para pengasih."
Kemudian setelah membaca salah satu doa di atas, maka umat muslim dianjurkan melanjutkan doa dengan bacaan doa ini. Berikut selengkapnya bacaan doa sholat Tasbih yang ketiga, yakni:
اللَّهُمَّ يَسِّرْ عَلَى كُلَّ عَسِيرٍ اللَّهُمَّ يَسِرْ عَلَى عَلَى جَمِيعِ الْأَعْمَالِ الصَّالِحَاتِ وَيَسِّرْ عَلَى عَلَى اجْتِنَابِ جَمِيعِ الْمُنْكَرَاتِ. رَبَّنَا آتِنَا فِي الدُّنْيَا حَسَنَةً وَفِي الْآخِرَةِ حَسَنَةً وَقِنَا عَذَابَ النَّارِ. وَالْحَمْدُ لِلَّهِ رَبِّ الْعَالَمِينَ.
Arab Latin: Allâhumma yassir 'alayya kulla 'asîr. Allâhumma yassir 'alayya 'alâ jamî'il a'mâlish shâlihâti wa yassir 'alayya 'alâjtinâbi jami'il munkarâti. Rabbana âtină fid-dunya hasanah wa fil åkhirati hasanah wa qinâ 'adzában når. Wal hamdu lillahi rabbil 'alamin.
Artinya: "Ya Allah, mudahkanlah aku atas perkara yang sukar. Ya Allah, mudahkanlah aku atas segala amal saleh (yang baik dalam mengerjakannya). Dan mudahkanlah aku untuk menjauhi segala kemungkaran (segala larangan tanpa memilih besar kecilnya dosa atau siksanya). Ya Tuhan kami, berilah kami kebahagiaan di dunia, dan berilah kami kebahagiaan di akhirat nanti, dan selamatkanlah kami dari siksa api neraka. Dan segala puji bagi Allah Tuhan semesta alam."
Dalil tentang Sholat Tasbih
Terdapat beberapa hadis yang menjadi dalil atau rujukan untuk melaksanakan Sholat Tasbih. Meskipun ada perbedaan pendapat di kalangan ulama tentang keabsahan hadis-hadis tersebut, berikut ini adalah beberapa hadis yang sering dikutip sebagai dalil Sholat Tasbih:
Hadis Riwayat Abu Hurairah:
"Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda: 'Jika kamu melaksanakan shalat sunnah empat rakaat sebelum zuhur dan empat rakaat sesudah zuhur, tidak ada salah bagimu melaksanakan shalat sunnah empat rakaat, selain shalat fardhu tersebut. Di dalam shalat itu bacalah tasbih (Subhanallah), tahmid (Alhamdulillah), takbir (Allahu Akbar), dan tahlil (La ilaha illallah).'"
Hadis Riwayat Abdullah bin Abbas:
"Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam mengatakan kepada Abbas bin Abdul Muththalib: 'Hai anakku, wahai paman Nabi Allah Sulaiman, apakah aku beri tahu padamu satu kalimat, jika engkau mengamalkannya, Allah akan mengampunimu? Kalimat itu adalah: Subhanallah walhamdulillah, wa laa ilaha illallah wallahu akbar, wa laa haula wa laa quwwata illa billahil 'aliyyil 'azhim.' Sesungguhnya ada di dalam shalat tasbih sebuah kebaikan yang diperoleh oleh siapa saja yang menjalankannya."
Hadis Riwayat Ali bin Abi Thalib:
"Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda: 'Tidak ada seorang muslim pun yang melaksanakan shalat sunnah empat rakaat sebelum zuhur, lalu ia membaca dalam setiap rakaatnya tasbih sebanyak tiga puluh tiga kali (Subhanallah), tahmid tiga puluh tiga kali (Alhamdulillah), takbir tiga puluh tiga kali (Allahu Akbar), dan tahlil tiga puluh tiga kali (La ilaha illallah), melainkan diampuni Allah dosa-dosanya.'"
Advertisement
Keutamaan Sholat Tasbih
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4316162/original/072425600_1675753930-man-2612549_1920.jpg)
Sholat Tasbih memiliki beberapa keutamaan yang dianjurkan dalam agama Islam. Berikut ini adalah beberapa keutamaan yang sering dikaitkan dengan pelaksanaan Sholat Tasbih:
- Pembebasan dari dosa: Melaksanakan Sholat Tasbih dengan penuh kesungguhan dan keikhlasan dapat menjadi sarana untuk memohon ampunan Allah SWT. Dzikir dan ibadah yang dilakukan dalam sholat ini diharapkan mampu membantu menghapus dosa-dosa yang telah dilakukan.
- Pahala yang besar: Sholat Tasbih merupakan salah satu amalan sunnah yang dianjurkan, dan melakukan ibadah ini akan mendatangkan pahala yang besar. Rasulullah Shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda bahwa tidak ada seorang muslim pun yang melaksanakan sholat sunnah empat rakaat sebelum zuhur, dengan membaca tasbih tertentu dalam setiap rakaatnya, melainkan diampuni dosa-dosanya.
- Kedekatan dengan Allah SWT: Dalam sholat ini, seorang Muslim menyampaikan dzikir dan doa kepada Allah SWT dengan khusyuk dan penuh pengharapan. Hal ini membantu memperkuat ikatan spiritual antara hamba dan Penciptanya, sehingga menghadirkan rasa kedekatan dengan Allah.
- Penenang jiwa: Melaksanakan Sholat Tasbih dapat membantu menenangkan jiwa dan pikiran. Dengan fokus pada dzikir dan doa yang dibaca, seseorang dapat mengalami ketenangan batin, merasa lebih dekat dengan Tuhan, dan merasakan kedamaian dalam hatinya.
- Keberkahan dalam kehidupan: Sholat Tasbih diyakini membawa keberkahan dalam kehidupan sehari-hari. Dengan memperbanyak ibadah dan berdoa kepada Allah, seseorang diharapkan akan mendapatkan berkah dan keberlimpahan dalam segala aspek kehidupannya.
Namun, penting untuk diingat bahwa keutamaan-keutamaan ini bukanlah jaminan otomatis, tetapi bergantung pada ketulusan dan keikhlasan hati dalam melaksanakan ibadah tersebut. Oleh karena itu, disarankan untuk membaca doa setelah sholat Tasbih dengan penuh kesungguhan, mengamalkan ajaran agama secara menyeluruh, dan menjaga ikatan spiritual dengan Allah SWT dalam semua aspek kehidupan.
QnA tentang Doa Sholat Tasbih
Q: Apa itu doa sholat tasbih?
A: Doa sholat tasbih adalah doa yang dibaca setelah melaksanakan sholat tasbih. Doa ini biasanya berisi permohonan ampunan, rahmat, dan keberkahan kepada Allah SWT, sebagai bentuk penguatan spiritual setelah mengucapkan banyak tasbih dalam sholat.
Q: Kapan doa sholat tasbih dibaca?
A: Doa sholat tasbih dibaca setelah salam, yakni sebagai bagian dari dzikir dan doa penutup setelah pelaksanaan empat rakaat sholat tasbih selesai dilakukan.
Q: Apa keutamaan dari doa setelah sholat tasbih?
A: Doa setelah sholat tasbih diyakini menjadi penguat spiritual yang memperdalam rasa taqwa dan memperbanyak harapan akan pengampunan Allah. Dalam buku Yuk, Shalat Tasbih oleh Fathkul Anas, disebutkan bahwa sholat ini dapat menghapus dosa sebanyak pasir di lautan jika dilakukan dengan ikhlas dan khusyuk.
Q: Apakah doa sholat tasbih harus dibaca dalam bahasa Arab?
A: Tidak wajib. Jika tidak hafal doa dalam bahasa Arab, umat Islam boleh berdoa dalam bahasa yang ia pahami, karena Allah Maha Mendengar semua bahasa dan isi hati hamba-Nya.
Baca informasi kesehatan terbaru di Kesehatan Liputan6
Advertisement
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8256117/original/079954000_1781147945-Tugas__29_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5575337/original/085582000_1778045275-cek_fakta_-_alat_pertanian_dan_bibit_ikan.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/7812129/original/049676700_1780629323-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2026-06-05T101248.112.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5515623/original/045243200_1772182225-dinas_perhubungan_-_klaim_facebook_cpns.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/avatars/2378469/original/055253400_1737413276-IMGE9883.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4223076/original/016410500_1668158144-cara-salat-di-kendaraan-saat-perjalanan-jauh-umat-muslim-wajib-tahu.jpg)

:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/avatars/3051584/original/034158100_1776315691-3972.png)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/avatars/1812256/original/019737900_1776314232-pexels-beyzaa-yurtkuran-279977530-17071110.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/avatars/1860530/original/010220100_1777609466-pp.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8256534/original/027399300_1781161052-Vertical_500x656_-_Pentas_Bola_Dunia_2026__3_.png)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8331592/original/085679400_1782201838-mesir.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8257368/original/081366600_1781236868-000_B6U83U4.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8262589/original/038165100_1781838673-AP26170082180731-Meksiko_vs_Korsel.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8258678/original/086617800_1781400963-000_B6Z32RM.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8397156/original/089293200_1782278283-AP26174690236290.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8380798/original/058541300_1782259430-Didier_Deschamps.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8393441/original/064092700_1782273896-IMG-20260624-WA0015.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8391143/original/089751400_1782271521-AP26174796770030.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8390580/original/090297700_1782270828-AP26174743606446.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8377926/original/005752900_1782255969-inggris.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8389880/original/043940700_1782270022-AP26174722689391.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8369442/original/037177900_1782246021-Portugal_s_Cristiano_Ronaldo.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5490150/original/098329000_1770000559-Gemini_Generated_Image_pf6br7pf6br7pf6b.png)