Program JKN Beri Rasa Aman bagi Emanuel Saat Berobat, Seluruh Biaya Perawatan Ditanggung

Pengalaman peserta JKN asal Dogiyai menunjukkan manfaat layanan kesehatan tanpa diskriminasi, mulai dari puskesmas hingga rumah sakit dengan biaya terjamin.

Diterbitkan 30 Juli 2026, 16:31 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta - Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) memberikan rasa aman bagi masyarakat dalam memperoleh layanan kesehatan. Hal tersebut dirasakan Emanuel Giai (38), warga Kabupaten Dogiyai yang telah menjadi peserta JKN selama bertahun-tahun.

Emanuel mengaku selalu memperoleh pelayanan yang baik setiap kali berobat, baik di puskesmas maupun rumah sakit. Menurutnya, pelayanan yang diterima peserta JKN tidak berbeda dengan pasien umum sehingga membuatnya merasa nyaman saat mengakses layanan kesehatan.

"Saya merasa sangat nyaman dan tidak khawatir ketika berobat di Puskesmas atau rumah sakit dikarenakan pelayanannya ramah, profesional. Yang terpenting tidak ada perbedaan perlakuan antara peserta JKN dengan pasien umum," ungkap Emanuel pada (20/07).

Pengalaman Dirujuk ke Rumah Sakit di Jayapura

Pengalaman tersebut semakin dirasakan ketika dirinya harus menjalani perawatan di salah satu rumah sakit di Jayapura selama kurang lebih empat hari. Seluruh biaya pelayanan kesehatan dijamin oleh Program JKN sehingga ia dapat fokus menjalani pengobatan tanpa terbebani biaya.

“Ketika saya harus dirujuk ke salah satu rumah sakit yang ada di Jayapura selama kurang lebih empat hari, pelayanan yang saya terima sangat baik. Saya merasa sangat terbantu oleh Program JKN, apalagi dengan biaya yang terjamin,” lanjut Emanuel.

Menurut Emanuel, keberadaan Program JKN sangat penting bagi masyarakat di Kabupaten Dogiyai, khususnya mereka yang tinggal di daerah terpencil. Akses terhadap layanan kesehatan menjadi lebih mudah karena masyarakat tidak lagi terbebani biaya pengobatan saat membutuhkan pelayanan medis.

Dorong Sosialisasi Program JKN Lebih Masif

Sebagai Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Kampung Kabupaten Dogiyai, ia mengaku masih sering menjumpai masyarakat, terutama aparat kampung dan warga di wilayah terpencil, yang belum memahami hak dan prosedur dalam memanfaatkan Program JKN. Padahal, pemahaman tersebut sangat penting agar masyarakat dapat menggunakan kepesertaannya secara optimal ketika membutuhkan pelayanan kesehatan.

"Saya masih sering mendengar masyarakat di kampung belum mengetahui informasi tentang Program JKN, mulai dari manfaat hingga cara mengakses layanan kesehatan. Karena itu, sosialisasi perlu terus ditingkatkan agar semakin banyak masyarakat memahami hak dan manfaat yang mereka miliki sebagai peserta JKN," katanya.

Ia berharap bahwa seluruh masyarakat turut menjaga keberlangsungan Program JKN, karena menurutnya, program yang diselenggarakan BPJS kesehatan itu sangat membantu seluruh masyarakat untuk mendapatkan kemudahan dalam mengakses layanan kesehatan.

"Program JKN sudah banyak membantu saya dan keluarga, terutama ketika membutuhkan pelayanan kesehatan. Saya berharap program ini terus berjalan dengan baik sehingga semakin banyak masyarakat yang merasakan manfaatnya. Terima kasih kepada BPJS Kesehatan yang telah menghadirkan perlindungan kesehatan bagi masyarakat," tutup Emanuel. 

(*)