Liputan6.com, Jakarta - Hari Jamu Nasional diperingati setiap tanggal 27 Mei. Peringatan ini bertujuan untuk melestarikan dan mempromosikan jamu sebagai warisan budaya Indonesia yang kaya khasiat dan manfaat kesehatan.
Selain itu, tujuan lainnya termasuk meningkatkan kesadaran akan pentingnya jamu sebagai bagian dari gaya hidup sehat. Hari Jamu Nasional juga mendorong keberlanjutan produksi jamu tradisional sebagai potensi ekonomi.
Sejarah penetapan Hari Jamu Nasional terkait erat dengan pengakuan jamu sebagai kearifan lokal Indonesia pada 28 Mei 2008. Meskipun tanggal peringatannya adalah 27 Mei, peristiwa penting tersebut menandai dimulainya upaya serius untuk melindungi dan mengembangkan warisan budaya ini.
Advertisement
Anak Muda Lestarikan JamuÂ
Menyambut Hari Jamu Nasional, Kementerian Kesehatan (Kemenkes) menggelar kegiatan praktik pembuatan jamu bertema "Menjaga Warisan, Merawat Generasi: Semangat Hari Jamu". Kegiatan ini diadakan pada Jumat (23/5) dan melibatkan berbagai pihak, termasuk generasi muda.
Dalam acara tersebut, YouTuber Cilik Ryu Kintaro hadir untuk menginspirasi anak muda dalam melestarikan warisan budaya. Ryu juga mendirikan Jamu Tjap Nyonya Kaya, kafe jamu kekinian yang berlokasi di Gading Serpong, Tangerang.
Direktur Produksi dan Distribusi Farmasi, Dita Novianti Sugandi Argadiredja, menyampaikan apresiasi atas kontribusi generasi muda dalam melestarikan budaya jamu.
"Saya ingin menyampaikan apresiasi kepada para anak muda yang telah menunjukkan semangat dalam melestarikan tradisi melalui cara-cara yang kreatif dan relevan dengan zaman," ujar Dita.
Jamu Warisan Budaya Bangsa
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5233016/original/044238700_1748259968-ryu.jpg)
Jamu merupakan obat tradisional yang terbuat dari ramuan tumbuhan, hewan, atau mineral. Penggunaan jamu telah turun-temurun di Indonesia, terutama di Pulau Jawa, dan telah diajukan sebagai Warisan Budaya Tak Benda (WBTB) kepada UNESCO pada 7 April 2022.
Jamu memiliki beragam manfaat, mulai dari pencegahan penyakit hingga pemeliharaan kesehatan, pemulihan, kebugaran, dan kecantikan. "Jamu bukan sekadar warisan masa lalu, tapi bisa menjadi gaya hidup masa kini dan masa depan," kata Dita dalam kesempatan berbeda, Minggu (25/5), dikutip ANTARA.
Terkait Hari Jamu Nasional, Dita menegaskan bahwa obat tradisional kini dapat digunakan secara mandiri oleh masyarakat. Kemenkes juga telah memulai pelayanan klinis dengan obat bahan alam serta mendorong pengembangan wisata kebugaran berbasis produk alami.
Advertisement
Pentingnya Edukasi dan Pelatihan
Kemenkes menekankan pentingnya edukasi dan pelatihan kepada tenaga medis dan tenaga kesehatan dalam pemanfaatan jamu. Hal ini bertujuan untuk mendukung keberlanjutan upaya pelestarian jamu sebagai warisan budaya.
"Kami berharap Perkumpulan Dokter Pengembang Obat Tradisional dan Jamu Indonesia (PDPOTJI) bisa menjadi garda terdepan dalam mereplikasi inovasi ini di rumah sakit lainnya," ujar Dita. Edukasi yang tepat akan membantu masyarakat memahami manfaat jamu secara lebih baik.
Gerakan Bugar dengan Jamu (Bude Jamu) yang telah dicanangkan sejak 2015 pun terus digalakkan. Hal ini menunjukkan komitmen pemerintah dalam mempromosikan jamu sebagai bagian dari gaya hidup sehat.
Potensi Ekonomi Jamu
Jamu tidak hanya memiliki nilai budaya, tetapi juga potensi ekonomi yang besar. Dita menyampaikan bahwa jamu dapat menjadi produk yang bernilai ekonomi tinggi, memberikan manfaat dan menjadi kebanggaan sebagai bagian dari identitas bangsa.
Indonesia sebagai negara dengan keanekaragaman hayati terbesar di dunia memiliki potensi besar untuk mengembangkan obat berbasis bahan alam. Salah satu contohnya adalah temulawak yang kini menjadi Tanaman Obat Indonesia Unggulan (TOIU).
Menurut Dita, Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2023 tentang Kesehatan dan Peraturan Pemerintah Nomor 28 Tahun 2024 telah membuka peluang lebih luas untuk pemanfaatan dan pengembangan obat bahan alam dalam sistem pelayanan kesehatan nasional.
Advertisement
Perayaan Hari Jamu Nasional
Peringatan Hari Jamu Nasional melibatkan berbagai pihak, termasuk pemerintah, lembaga terkait, dan masyarakat umum. Perayaan ini seringkali diramaikan dengan berbagai kegiatan, seperti pameran, seminar, dan promosi jamu.
Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya jamu sebagai bagian dari gaya hidup sehat. Dengan melibatkan generasi muda, diharapkan warisan budaya ini dapat terus dilestarikan untuk generasi mendatang.
Hari Jamu Nasional menjadi momentum penting untuk mengingatkan masyarakat akan nilai dan manfaat jamu. Dengan kolaborasi semua pihak, jamu dapat terus berkembang dan menjadi bagian integral dari kesehatan masyarakat.
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8336960/original/043977000_1782207955-cek_fakta_-_bibit_Ikan_lele.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8968722/original/090452400_1782980277-cek_fakta_-_tenaga_pendamping_masyarakat.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5562012/original/067915900_1776772441-Cek_fakta_Anies_baswedan.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8810983/original/080616100_1782907341-cek_fakta_-_bibit_ayam_dan_ikan.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3057585/original/010200000_1582356963-7ead6fd1-f08e-4b7d-a8d5-0c8281fcbb44.jpg)

:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8256534/original/027399300_1781161052-Vertical_500x656_-_Pentas_Bola_Dunia_2026__3_.png)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8369442/original/037177900_1782246021-Portugal_s_Cristiano_Ronaldo.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8397156/original/089293200_1782278283-AP26174690236290.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8442423/original/051297200_1782335693-063_2283164257.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9076838/original/076638200_1783028282-000_B8H386V.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9072363/original/048211400_1783026161-000_B9476UW.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9072362/original/069449700_1783026157-000_B94788B.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8411138/original/071923000_1782295017-leao.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8264052/original/051981800_1782069590-Spain_s_Lamine.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8260345/original/097053600_1781587471-spanyol.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8261027/original/025366000_1781675161-AP26168084988387.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8264053/original/051807800_1782069676-Spain_s_Lamine_Yamal.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3609095/original/017722100_1634813440-20211021-Ekspor-Batu-Bara-6.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8710406/original/041079300_1782790600-WhatsApp_Image_2026-06-30_at_10.00.12__2_.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8259258/original/056986600_1781493541-3549582318816429688.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4658385/original/082893300_1700632786-towfiqu-barbhuiya-jpqyfK7GB4w-unsplash.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8593110/original/089156300_1782561611-44838.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5540886/original/036683800_1774840988-3.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3285859/original/062073000_1604404965-20201103-pembebasan-tarif-bea-masuk-permudah-umkm-ekspor-produk-ke-AS-ANGGA-1.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5567485/original/057350700_1777282818-IMG_2719.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/804912/original/080833100_1422933463-Ilustrasi-Pajak-150203-andri.jpg)