Kemenparekraf hingga Kemenperin Dukung Penyelenggaraan Perdana Pameran Interzum Jakarta

Untuk pertama kalinya, Jakarta menjadi tuan rumah penyelenggaraan perdana interzum Jakarta.

Diperbarui 17 September 2025, 00:19 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta - Untuk pertama kalinya, Jakarta menjadi tuan rumah penyelenggaraan perdana interzum Jakarta, The Premier Gateway to Indonesia’s Furniture Innovation and Supply Industry serta International Hardware Fair Indonesia – Crafting the Future of Hardware and DIY.

Kedua pameran ini digelar bersamaan dengan International Furniture Manufacturing Components Exhibition (IFMAC) dan International Woodworking Machinery Exhibition (WOODMAC) yang telah berlangsung lama.

"Kombinasi ini menghadirkan platform terintegrasi terbesar bagi industri furnitur, desain interior, perangkat keras (hardware), dan permesinan kayu yang pernah diadakan di Indonesia," ujar Managing Director & Vice President Asia Pacific Koelnmesse Pte Ltd Mathias Kuepper melalui keterangan tertulis, Senin (15/9/2025).

Dia menjabarkan, acara diselenggarakan pada 24-27 September 2025 di JIExpo, Kemayoran, Jakarta. Ketiga pameran ini, lanjut Mathias, akan menghadirkan lebih dari 380 peserta pameran internasional dari Jerman, Tiongkok, Swiss, India, Korea Selatan, dan negara lainnya, dengan luas area lebih dari 17.850 m².

"Kehadiran diprakirakan ada 15.000 pengunjung bisnis dari Indonesia dan kawasan Asia Pasifik, termasuk pembeli utama, distributor, serta pengambil keputusan senior yang mencari peluang untuk memperkuat rantai pasok manufaktur," ucap dia.

Menurut Mathias, peluncuran interzum Jakarta dan International Hardware Fair Indonesia menandai tonggak penting bagi peran Indonesia yang semakin berkembang sebagai pusat regional untuk produksi furnitur dan inovasi perangkat keras.

"Peluncuran interzum Jakarta bersama International Hardware Fair Indonesia membuka babak baru yang menarik bagi industri di Asia Tenggara. Bersama IFMAC & WOODMAC yang sudah mapan, kami bangga menghadirkan platform tak tertandingi yang menjembatani pemasok global dengan pasar Indonesia yang berkembang pesat," terang dia.

"Dengan lebih dari 380 peserta pameran dan proyeksi 15.000 pengunjung bisnis dalam edisi perdana ini, kami sedang membangun fondasi yang kuat untuk pertumbuhan dan inovasi berkelanjutan di tahun-tahun mendatang," sambung Mathias.

 

Bisa Perkuat Industri di Indonesia

Kemudian, Project Director PT Amara Pameran Internasional (Traya) Etty Anggraeni menambahkan, sinergi antara interzum Jakarta, International Hardware Fair Indonesia, dan IFMAC WOODMAC diharapkan memperkuat industri furnitur dan permesinan kayu Indonesia.

"Melalui kolaborasi ini, interzum jakarta akan memberikan akses bagi pelaku industri terhadap tren global, material baru, dan inovasi desain," kata dia.

Sementara itu, lanjut Etty, International Hardware Fair Indonesia menghadirkan platform khusus bagi produsen dan profesional perangkat keras untuk memperluas jaringan, menampilkan inovasi, serta membangun kemitraan strategis.

"Selain itu, pameran ini didukung oleh Eisenwarenmesse, pameran dagang internasional terbesar di dunia untuk perangkat keras, bahan bangunan, dan industri DIY (do-it-yourself)," ucap Etty.

 

Dukungan Pemerintah dan Industri

Pameran ini juga mendapat dukungan kuat dari Kementerian Perindustrian, Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, serta berbagai asosiasi industri, termasuk Himpunan Desainer Interior Indonesia (HDII), Asia-Pacific Space Designers Association (APSDA), Himpunan Desainer Mebel Indonesia (HDMI), dan Asosiasi Panel Kayu Indonesia (APKINDO), Aliansi Desainer Produk Industri Indonesia (ADPII).

Lalu Himpunan Teknik Iluminasi Indonesia (HTII), Asosiasi Penggergajian Kayu dan Pengolahan Kayu Indonesia (ISWA), Asosiasi Pengecoran dan Penempaan Indonesia (APLINDO), Asosiasi Industri Mesin Perkakas Indonesia (ASIMPI), serta Federasi Industri Logam dan Mesin Indonesia (GAMMA).

Kemudian, dengan satu tiket, pengunjung dapat mengakses ketiga pameran dari 24–27 September 2025 secara gratis.

Untuk diketahui, kolaborasi dengan IFMAC & WOODMAC semakin memperkuat pameran ini. Pada edisi 2023, IFMAC & WOODMAC berhasil menghadirkan 225 peserta pameran dan lebih dari 12.150 pengunjung.

Penyelenggaraan bersama pada tahun 2025 diproyeksikan akan melampaui capaian tersebut, dengan jangkauan dan kedalaman yang lebih luas bagi seluruh peserta.

Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6