Sukses

Cegah Penularan Virus, Tenaga Medis Ganti Baju Saat Pulang ke Rumah

Liputan6.com, Jakarta Di tengah wabah Corona COVID-19, para tenaga medis yang sehari-hari bekerja di fasilitas kesehatan dapat berganti baju terlebih dahulu tatkala pulang ke rumah. Meski tidak secara langsung menangani pasien COVID-19, berganti baju saat pulang ke rumah dianjurkan dilakukan.

Ketua Kolegium Urologi Indonesia Akmal Taher menyebut, cara di atas untuk mencegah penularan virus. Apalagi tenaga medis termasuk kategori berisiko tinggi terjangkit COVID-19.

"Kalau kita pulang ke rumah, ya ganti baju dulu. Bukan mengenakan pakaian kerja yang biasa dipakai saat di rumah sakit. Paling setidaknya, bawa dua baju. Baju dari rumah dan baju untuk bekerja," ujar Akmal dalam sesi diskusi daring, Kamis (9/4/2020).

"Ya, dalam keadaan wabah Corona harus ekstra hati-hati."

Ganti baju adalah cara paling bagus dan ideal. Terlebih lagi tenaga medis yang bekerja di kamar operasi dan ruangan, yang mana tingkat terpapar infeksi virus cukup tinggi.

 

**Ayo berdonasi untuk perlengkapan medis tenaga kesehatan melawan Virus Corona COVID-19 dengan klik tautan ini.

2 dari 3 halaman

Cara Melepas APD

Akmal menambahkan, tidak hanya persoalan ganti baju untuk mengantisipasi penularan virus. Para tenaga medis yang bertugas menangani pasien COVID-19 harus memerhatikan cara melepas alat pelindung diri (APD).

"Ada penelitian yang memperlihatkan, kenapa angka kematian di kalangan dokter cukup tinggi. Salah satu sumber penularan virus adalah kamar ganti baju. Jadi, perlu dipatuhi bagaimana tata cara melepas APD, masker dan sebagainya," tambahnya.

Adapun tata cara melepaskan APD, sebagai berikut:

Langkah pertama: melepas sarung tangan dan jubah tanpa menyentuh bagian luarnya.hal ini harus dilakukan karena alat tersebut dianggap telah terkontaminasi, setelah pemakai melakukan kontak fisik dengan pasien yang terinfeksi.

Langkah kedua: APD harus dilepas dengan cara digulung ke bawah dari ujung ke ujung. Setelah itu pengguna baru boleh melepas Self Contains Breathing Apparatus (SCBA).

Bagian depan respirator tidak boleh disentuh dan tangan harus dicuci. Hindari menyentuh wajah, batasi permukaan yang tersentuh, ganti sarung tangan saat rusak atau terkontaminasi serta jaga higienitas tangan.

3 dari 3 halaman

Simak Video Menarik Berikut Ini: