Sukses

Kolesterol Tinggi Bisa Jadi Sahabat Anak Zaman Now

Liputan6.com, Jakarta Buang jauh-jauh pemahaman Anda bahwa kolesterol tinggi hanya bersahabat pada orang dewasa saja. Anak Anda yang lucu dan menggemaskan itu, bisa lho mengalami kondisi ini. 

Perilaku sedentary dan pola makan yang tidak sehat semakin memudahkan si Kecil terkena kolesterol tinggi. Maka, berpikirlah untuk segera mengubah kebiasaan buah hati tercinta.

Pada umumnya, penyakit kolesterol tinggi memang tidak memiliki gejala yang khas. Meski demikian, Anda boleh curiga anak mempunyai kolesterol tinggi jika ia makan dalam porsi yang besar.

Apalagi jika makanan yang sering ia konsumsi tergolong makanan berlemak, makanan yang digoreng, makanan cepat saji alias junk food, serta makanan dan minuman yang manis.

Anak juga patut dicurigai memiliki kolesterol tinggi apabila di dalam keluarga juga terdapat masalah dengan kolesterol tinggi, atau penyakit jantung pada usia muda (di bawah 55 tahun). Jika orang tua, kakek, nenek, atau saudara kandung mengalami kondisi tersebut, kondisi anak harus dijaga.

Risiko seorang anak untuk mengalami kolesterol tinggi juga akan meningkat jika ia jarang berolahraga, kegemukan, menderita kencing manis, darah tinggi, penyakit ginjal, hati, kelainan hormonal, atau merokok.

 

2 dari 2 halaman

Konfirmasi kecurigaan lewat pemeriksaan darah

Diagnosis pasti kolesterol tinggi hanya bisa dibuktikan melalui pemeriksaan darah. Menjelang pemeriksaan darah, anak tak perlu mengubah pola makannya menjadi lebih sedikit atau diet.

Bagaimanapun juga tujuan dari pemeriksaan lemak darah ini adalah untuk mengetahui kadar kolesterol yang sebenarnya.

Meskipun demikian, anak perlu berpuasa selama 12 jam sebelum pemeriksaan dilakukan. Hal ini dapat disiasati dengan mengatur jadwal makan malam dengan waktu pemeriksaan kolesterol.

Misalkan anak makan malam terakhir pukul 8 malam, maka pemeriksaan kolesterol dapat dilakukan pada pukul 8 pagi.

Berikut adalah panduan kadar kolesterol bagi anak (di bawah usia 20 tahun)

Parameter Kadar yang diinginkan (mg/dl) Perbatasan (mg/dl) Kadar yang tidak diinginkan (mg/dl) Kolesterol total 170 170-199 ≥200 Trigliserida <125 ≥125 HDL >45 35-45 <35 LDL <110 110-129 ≥130T

rigliserida kurang lebih menggambarkan jumlah lemak yang anak konsumsi lewat makanan yang dikonsumsinya sehari-hari. LDL adalah kolesterol jahat yang dapat meningkatkan risiko penyakit jantung, sementara HDL adalah kolesterol baik yang membuang kolesterol jahat keluar dari tubuh.

Penulis : dr. Karin Wiradarma / Klik Dokter