Sukses

Raih Manfaat Meditasi 20 Menit Saat Hari Raya Nyepi

Liputan6.com, Jakarta Umat Hindu di Indonesia tengah memperingati Hari Raya Nyepi, yang tahun ini jatuh pada 17 Maret 2018. Memperingati hari tersebut, umat hindu tidak melakukan aktivitas apapun dan berdiam di dalam rumah. Salah satu yang dapat dilakukan saat berdiam di dalam rumah adalah meditasi.

Dilansir Huffington Post, Sabtu (17/3/2018), seorang guru meditasi dari Art of Living Center di District of Columbia, Shrimati Bhanu Narasimhan mengajarkan jenis meditasi bernama Sahaj. Meditasi dapat Anda lakukan dua kali sehari selama 20 menit.

Meski terbilang singkat, meditasi ini dipercaya mampu membawa delapan manfaat pada diri Anda. Apa sajakah itu? Berikut ulasannya.

1. Meditasi mengurangi stres

Ketika seseorang mulai merasa tertekan atau stres, obat anti-kecemasan menjadi salah satu pilihan. Padahal, dengan melakukan meditasi, Anda dapat bertanggungjawab atas emosi yang dirasakan. Hal ini diungkapkan oleh peneliti dari Universitas Stanford, Emma Seppala.

"Studi menunjukkan meditasi dapat meningkatkan kemampuan untuk mengelola emosi di otak," ujar Seppala, mengutip dari Huffington Post.

2. Meditasi dapat meningkatkan konsentrasi

Salah satu manfaat dari meditasi yang bisa Anda rasakan dari meditasi adalah menjadi lebih mudah untuk berkonsentrasi. Seorang peserta pelatihan meditasi dari Indianapolis, Sara Robinson mengaku dirinya menjadi lebih fokus pada semua yang dilakukannya usai mengikuti latihan.

Terkait dengan hal tersebut, Seppala mengatakan ada penelitian yang mengaitkan meditasi dengan kemampuan otak yang dapat membuat seseorang menjadi lebih fokus. Hasil penelitian menunjukkan mereka yang melakukan meditasi justru memiliki kemampuan multitasking yang baik.

 

Saksikan juga video berikut ini :

2 dari 3 halaman

3. Meditasi dapat mendorong Anda untuk hidup sehat

Manfaat lainnya dari meditasi adalah mampu membuat Anda untuk hidup lebih sehat. Robinson mengaku dirinya kini lebih banyak mengonsumsi makanan sehat, serta berhenti mengonsumsi minuman beralkohol dan merokok.

Peserta latihan meditasi lainnya, Susan Braden mengungkapkan dirinya dapat menghentikan kecanduan kopi usai melakukannya. Kini, dia menggantikannya dengan minum teh.

4. Meditasi meningkatkan kesadaran diri

Bagi Anda yang merasa kesulitan untuk mengendalikan diri, sebaiknya berpikirlah untuk melakukan meditasi. Salah seorang warga Columbia, Zaccai Free, mengikuti pelatihan meditasi selama dua dekade. Sebelum melakukannya, Free adalah seorang pemarah yang sulit untuk mengendalikan dirinya.

Setelah mencoba untuk bermeditasi, Free dapat mengenali kemarahannya dan mampu untuk menyingkirkannya. Dia mengaku meditasi dapat membersihkan dan menenangkan pikirannya.

5. Meditasi mampu meningkatkan kebahagiaan

Jika Anda merasa hidup kurang membahagiakan, cobalah untuk melakukan meditasi. Direktur Promosi Penelitian dan Kesehatan Art of Living Foundation, Ronnie Newman, mengungkapkan meditasi dapat menjadi jalan pintas bagi Anda untuk mencapai kebahagiaan.

Newman menjelaskan sebuah studi yang menunjukkan sinyal pada sisi kiri korteks prefrontal di bagian otak dapat meningkat, di mana hal ini berperan besar dalam memunculkan emosi positif pada diri Anda.

3 dari 3 halaman

6. Meditasi dapat meningkatkan penerimaan terhadap kondisi fisik

Ketika terserang penyakit, Anda sering tidak dapat menerima kenyataan akan situasi tersebut. Pengalaman ini dirasakan oleh Braden yang menderita gangguan pada sistem saraf pusat. Setelah melakukan meditasi, dia mengaku dapat menerima kenyataan dirinya menderita penyakit tersebut setelah melakukan meditasi.

7. Meditasi dapat memperlambat penuaan

Jika ingin awet muda, sebaiknya Anda dapat mulai untuk melakukan meditasi. Hal ini karena meditasi dipercaya dapat mengubah fisiologi otak untuk memperlambat penuaan. Hal ini diungkapkan oleh peneliti dari Universitas Harvard, Sara Lazar.

Rekan penelitian Lazar, Elizabeth Hoge mengatakan meditasi dapat mengurangi stres, dan hal tersebut mungkin berpengaruh pada kondisi fisik.

8. Meditasi dapat meningkatkan kardiovaskular dan kekebalan tubuh

Tak hanya bagi kesehatan mental, rupanya meditasi pun bermanfaat bagi tubuh. Sebuah studi yang diterbitkan pada Jurnal mengenai pengobatan alternatif pada tahun 2008 menunjukkan sebanyak 40 dari 60 pasien tekanan darah tinggi berhenti mengonsumsi obat setelah melakukan meditasi.

Tak hanya itu, Robinson pun mengaku dirinya memiliki sistem kekebalan tubuh yang kuat usai melakukan meditasi. Dia mengatakan dirinya hampir tidak pernah mengalami sakit lagi.

Saksikan Video Pilihan di Bawah Ini

Tutup Video
Artikel Selanjutnya
Menkominfo Turut Ucapkan Selamat Hari Raya Nyepi
Artikel Selanjutnya
Pelaksanaan Hari Raya Nyepi di Bali Berlangsung Khusuk