Sukses

Teori-Teori Temuan Stephen Hawking Semasa Hidup

Liputan6.com, Jakarta  Stephen Hawking sang ilmuwan jenius di bidang fisika dan kosmologi asal Inggris meninggal dunia di usia 76. Walau sudah meninggal, namanya membekas di dunia berkat berbagai penemuan hebat semasa hidup.

Berikut penemuan teori dan karya hebat Stephen Hawking semasa hidup mengutip Telegraph, Rabu (14/3/2018).

1966 - Meraih gelar doktor dan mendapatkan fellowship di Gonville and Caius College, Cambridge. Saat itu dia sudah mempelajari singularitas dari teori relativitas umum dan mengaplikasikan ide-idenya dalam studi tentang lubang hitam (black holes).

1970 - Dengan teori quantum dan teori relativitas umum dia bisa memperlihatkan bahwa lubang hitam bisa memancarkan radiasi.

 

Saksikan juga video menarik berikut:

 

 

1 dari 2 halaman

Teori lubang hitam

1973 - Dia mulai bergabung di jurusan matematika terapan dan teori fisika di Cambridge. Di tahun ini juga dia menemukan bahwa lubang hitam bisa bocor energinya dan melemparkan partikel itu ke luar angkasa, bahkan bisa meledak. Teori ini dipublikasikan dalam jurnal Nature setahun kemudian yang kemudian dikenal sebagai Teori Radiasi Hawking

1976 - Menghitung bahwa lubang itu itu memancarkan energi dan mulai kehilangan massa.

1988 - Mempublikasikan A Brief History of Time: From the Big Bang to Black Holes. Buku ini ludes terjual di seluruh dunia.

1993 - Mempublikasikan Black Holes and Baby Universes dan esai-esai lainnya yang berisi artikel-artikel ilmiah bahwa semesta diatur.

1998 - Mempublikasikan Stephen Hawking's Universe: The Cosmos Explained, sebuah buku tentang basis eksistensi semesta.

2002 - The Theory of Everything: The Origin and Fate of the Universe diluncurkan. Ini berisi tentang teori-teori fisika kompleks dulu dan sekarang.

2004 -  Sekitar 30 tahun berargumen lubang hitam bisa menghancurkan apa pun di dalamnya. Namun, Stephen Hawking menemukan cara untuk melarikan diri dari lubang hitam.

Artikel Selanjutnya
Rahasia Stephen Hawking Bertahan Hidup Sampai Usia 76 Tahun
Artikel Selanjutnya
Kelumpuhan Stephen Hawking Menjadikannya Fisikawan yang Lebih Cemerlang